Saturday, January 14, 2017

(REVIEW) NB Silk Pack Essence Mask

HAII SEMUAA....

Bagaimana kabarnya? Entah mengapa masih terasa baru kemarin tahun baru tapi sekarang udah memasuki pertengahan bulan Januari, time goes fast!

Kali ini saya akan mereview tentang sheet mask, yep I'm in love with these masks now. Make nya gampang dan hasilnya keliatan, meskipun ngga permanen, tapi kalau misal besok ada acara yang membutuhkan penampilan prima malamnya pakai sheet mask, pasti wajah tambah segar dan cantik besoknya.

Yuk, sekarang cek reviewku soal NB Silk Pack Essence Mask.

tampak depan
Saya tahu dan beli masker ini di L*tte Mart, pas waktu itu ada harga spesial 12 ribu an. Pertama bolak-balik maskernya sih mikir ini produk Indonesia, tapi ternyata merk ini diproduksi di Korea loh, yaitu dari Seoul Cosmetic. Saya membeli 3 buah, yaitu varian Snail, VItamin, dan Aloe Vera, cuman yang Aloe Vera ngga saya masukkan disini karena pas pulang langsung saya coba, penasaran banget sih.

Klaim dari yang vitamin adalah mencerahkan, anti wrinkle, dan melembabkan, sedangkan yang snail mengklaim dapat melembabkan, anti wrinkle, dan elastisitas kulit.

Tampak belakang
Packagingnya sama seperti sheet mask biasanya, pada bagian depan ada gambar kandungan essence nya, kalau vitamin pakai gambar jeruk dan kalau snail pakai gambar siput, latar warnanya juga menyesuaikan dengan jenis maskernya, sorry to say, tapi menurutku packagingnya kurang menarik. 

Pada bagian belakang terdapat cara pakai, komposisi, serta nama produsen, terdapat juga keterangan nama importir dan distributor Indonesia yang ditempelkan di bagian keterangan hangul nya. Kalau saya perhatiin sih essence yang jadi temanya diletakkan di bagian paling bawah dari komposisi, yang mana kandungannya paling sedikit dari kandungan yang lain, hmm, masker ini ngaruh ga ya sama wajahku, kita lihat aja :).

The mask

Saat saya sobek bungkusnya dan saya keluarkan maskernya, yang saya perhatikan cairan essence nya ngga terlalu banyak sampai tumpeh-tumpeh seperti merk Korea lain. Warnanya essencenya juga bening dan cair, mask sheet nya sendiri dari bahan katun berwarna putih dan gede ukurannya.

Me using NB mask
Yang saya suka dari mask sheet ini adalah penutup matanya, soalnya saya kadang mikir, semua bagian wajah kena kecuali mata, ngga kena nutrisinya dong, nah dengan masker ini seluruh wajah termasuk mata bisa kena essencenya (except bibir loh ya). Kalau pakai ini saya biasanya bawa tiduran, terasa rileks banget, dan wangi dari masker ini sesuai dengan variannya, yang vitamin baunya seperti jeruk, sedangkan yang snail baunya floral.

after using NB mask
Saya membiarkan masker ini selama 15-20 menit, masker ini terbilang cukup cepat kering. Hasil setelah memakai yang vitamin, wajah saya terasa cerah dan segar, sedangkan yang snail wajah saya terasa lembab dan kenyal. Untuk fungsi anti wrinkle saya kurang ngerasain, karena umur saya masih 20-an awal.

Dan untungnya sih ketika saya pakai pas jerawatan, ngga bikin jerawat saya iritasi. Tapi yah kalau pakai sheet mask itu mesti besoknya ada kayak beruntusan gitu, maybe karena wajahku udah berminyak malah dikasi yang buat moisturizing, jadinya gitu deh :(.

What I like :
- Cheap
- Nice scent
- Ada perubahan sesuai dengan klaim
- Mudah ditemukan di Indonesia

What I don't like :
- Packaging
- Nggak terlalu ampuh
- Essence nya sedikit dan maskernya cepat kering

Overal : 3/5
Repurchase? Maybe

Saya merekomendasikan produk ini bagi yang ingin mencoba mask sheet dengan harga hemat, tapi harga asli produk ini sekitar 18 ribu rupiah, kalau nggak diskon saya ngga bakal beli sih. Sekian review dari saya, leave like, share, comment below so I'll know what you think, and if you want please follow me on gfc, instagram, or bloglovin, thanks for sticking up with my review, see you~

Sunday, January 8, 2017

(REVIEW) The Face Shop X Disney Mono Pop Eyes in Pooh

HAII SEMUA, kembali dengan saya di sini!!.

Ini adalah postingan pertama saya di tahun ini, semoga semakin banyak kebaikan yang terjadi di tahun ini. Nah sekarang saya akan mereview sebuah produk yang sudah lama saya incar, yaitu The Face Shop x Disney Mono Pop Eyes! *sfx:horrayy*.

Yuk, langsung cek aja reviewnya!.

tadaa!
Mono pop eyes, adalah seri eyeshadow yang dikeluarkan oleh The Face Shop, Korsel, yang sering banget ngadain kolaborasi dengan karakter lucu. Setelah berkolaborasi dengan Kakao Friends (yang saya ngga sempet dapet) Face Shop mengeluarkan mono pop eyes versi Disney di pertengahan tahun 2016 kemarin.

Saya pengen produk ini pertama sih karena packagingnya yang lucuuu, karton luarnya termasuk simpel, cuma karton kayak bahan kardus akua dengan gambar karakter dan nama produk di depannya, saya memilih karakter Pooh, partly because I grew up reading Winnie The Pooh's stories and partly because the shades.

bagian belakang karton
Di balik kartonnya ada keterangan produk yang mengklaim bahwa palette ini adalah "Ultra wear neutral nude eye shadows in one palette" yang bisa digunakan untuk berbagai skintone, how to use,  caution (sayang pakai hangul), dan keterangan perusahaan. DI bagian kanan bawah terdapat juga keterangan bahwa palette ini bisa dipakai sampai dengan 24 bulan setelah dibuka, dan ada logo Walt Disney nya supaya terlihat ini produk asli dan kolaborasi ini memang official dari Disney nya :).

palette packaging

the back
Saat dibuka muncullah palette dengan ukuran lumayan kecil tapi juga standar lah dengan eyeshadow palette yang biasa dikeluarin dari Korea Selatan. Dengan warna serba kuning, terdapat gambar Pooh di bagian depan tutup palette dengan nama produk, hampir persis seperti di kartonnya. Sedangkan di bagian belakang terdapat keterangan nama produk, perusahaan, dan exp date.

ooo honey?
Saat dibuka hal pertama yang saya perhatikan adalah, ada ilustrasi dripping honey pada plastik separatornya! Detail yang lucu banget, jadi beneran kayak di dunia Winnie The Pooh haha. 


Foto diatas adalah close up dari shades yang ditawarkan oleh palette ini, produk ini shadenya lumayan banyak daripada palette Korea lain, yaitu 8 shade, saya memilih Pooh juga karena shadenya yang bertema pink-neutral brown, jadi biar bisa dipakai untuk berbagai acara. Pas pertama saya liat sih ada shade yang shimmer, glitter, dan matte.


the faceshop x disney mono pop eyes pooh review
swatch time!



Shade dari kiri-kanan :
1. Skull White (semi matte)
2. Champagne (glitter)
3. Rose-pink (glitter)
4. Light pink (shimmer)
5. Red-pink (glitter)
6. Burgundy-brown (glitter)
7. Light brown (semi matte)
8. Khaki brown (shimmer)

Pigmentasi dari palette ini lumayan nampak ya, tapi ada beberapa shade yang sheer banget buat skintone aku yang nggak putih, terutama yang no 2 dari kiri, di poto maybe terlihat seperti putih, tapi di real warnanya champagne. Warna-warna cokelatnya juga lebih ngga keliatan daripada yang pink,  Alangkah terkejutnya saya ternyata semua shadenya ada bling-bling nya! Warna-warna seperti putih di ujung kiri dan no 2 dari kanan berwarna cokelat muda yang saya kira matte ternyata juga ada shimmernya meskipun sedikit, jadi yah semi-matte gitu.

free aplicator
Palette ini juga menyediakan dual ended aplikator, yang satu untuk blending dan yang lebih runcing untuk crease. Personally saya suka dengan aplikatornya karena membuat eye shadownya lebih mudah digunakan daripada saya pakai brush saya sendiri.

Ini adalah hasil kreasi saya menggunakan eye palette ini :

red-pink theme

neutral brown theme
Pada look pertama saya menggunakan no 1-5 dari kiri, dengan mencampur warna-warna pink. Sedangkan pada look kedua (maafkan wajah saya yang lelah), saya menggunakan no 1, untuk bagian brow bone, dan mencampur warna-warna cokelat dari no 6-8.

Yang saya ngga suka sih selain ada beberapa warna yang ngga keliatan di kelopak mata saya (ngga pakai primer saya biasanya), warna yang semi matte lebih patchy daripada yang shimmer dan glitter, tapi anehnya yang no 2 dari kiri, warna champagne JAUH lebih patchy daripada yang semi matte dan falls out nya paling banyak. 

Ketahanan eyeshadow lumayan sih, sekitar 3-4 jam warna-warna yang lebih bold jadi ngga keliatan, kadang ninggalin warna shimmer putih di mata dan ngga enaknya meskipun udah dihapus kadang mata masih ada bling-blingnya, dan pas pakai kadang sampai ke tangan juga.

What I like : 

- Cute packaging
- Lumayan pigmented
- Lumayan mudah di blend
- Warna-warnanya cocok buat berbagai acara
- Aplikatornya bagus

What I don't like :

- All of them have glittery effect
- Patchy di beberapa shade
- Warna-warna muda dan cokelat lebih sheer
- Limited edition (sekarang sudah ngga ada katanya)

Overal : 3,5/5
Repurchase? No, mau nyoba yang lain

Eyeshadow palette ini cocok buat kamu yang suka packaging lucu, dan penggemar eye shadow Korea yang terkenal lebih natural dari eye shadow western. Sayangnya shade-shade warna muda selalu ngga keliatan dan patchy, harga eye shadow palette Korea juga lebih mahal daripada western menurutku, maybe aku bakal nyobain yang produk western karena selama ini ngga pernah punya eyeshadow palette, saya sendiri juga jarang pakai eye shadow.

Thanks for sticking up with my review, comment, like, share below so I'll know what you think! If you want please subscribe to my sidebar, and see you around~

Friday, December 30, 2016

Kulit Sehat dan Lembut dengan REDWIN Sorbolene Moisturiser

Haii semua!!!
Kembali dengan saya disini, tidak terasa sudah dipenghujung tahun, sebentar lagi tahun baru, mari membuka lembaran baru dengan penuh semangat~ ^_^

Kali ini saya akan membahas sebuah produk yang bermanfaat banget buat kamu yang punya kulit kering, yaitu REDWIN Sorbolene Moisturiser!.


Saya sendiri selama ini terganggu banget dengan keadaan kulit kering saya, karena mungkin saya kurang vitamin E, dan juga karena saya orangnya nggak suka makan sayur, maunya makanan ringan dan junkfood (makanya badan melar dan jerawatan). Sebenarnya ada keinginan di hati ini untuk merubah pola hidup tapi yah susahhh sekali, tapi untung saya orangnya suka minum air putih, ngga suka minum minuman bersoda, teh, apalagi kopi jadi ada sesuatu untuk dibanggakan kan? haha.

Makanya itu kebayang kan betapa bahagianya saya ketika mendapatkan produk ini? Serasa dapet Holy Grail gitu, karena selama ini produk pelembab badan maupun body lotion yang saya pakai nggak memunculkan hasil yang memuaskan, meskipun melembabkan juga cuma untuk beberapa jam, setelah itu kulit tambah kering bahkan bersisik.

Maybe ada yang belum ngeh dengan brand REDWIN maupun moisturiser ini, karena REDWIN sendiri masih terbilang pendatang baru di Indonesia, tapi jangan salah, di negara asalnya, Australia, REDWIN merupakan salah satu brand yang telah terkenal akan produk-produk perawatan tubuh yang aman untuk seluruh anggota keluarga.

Nah disini saya akan menceritakan review pribadiku tentang produk moisturiser dari REDWIN, moisturiser ini diklaim mengandung Sorbolene krim pelembab yang bersifat sederhana, mengandung vitamin E, tidak memiliki pewangi, pewarna dan parabene. REDWIN mengangkat motto “Nothing but goodness for sensitive skin" dan telah mendapat rekomendasi dari para dermatologis untuk menjaga kelembaban kulit dan mengatasi masalah kulit sensitif, pecah-pecah, kering, kasar, dan rusak. Oh ya, karena kandungannya juga terbukti aman untuk bayi dan balita, jadi bisa digunakan untuk seluruh keluarga.

packaging + flyer
Saat saya dikirimi produk ini saya agak kaget ternyata di dalamnya juga diselipin flyer tentang pengertian apa itu sorbolene, dan kegunaan apa saja yang bisa didapatkan dari produk ini, meskipun dari Australia, REDWIN telah mengantongi sertifikat halal dari AFIC (Australian Federation of Islamic Council), yah semacam MUI kalau di Indonesia. Dan tidak hanya melembabkan kulit, tapi katanya sih dapat mengembalikan elastisitas kulit dengan kandungan vitamin E, produk ini dapat dibeli di Guardian, Carrefour, AEON, Lotte Mart, Century, dan drugstore maupun hypermart lainnya dengan harga sekitaran 60-75 ribu rupiah. Untuk keterangan lebih lanjut coba aja cek di Official Fan Pagenya~.

bagian belakang
Packagingnya sederhana banget, dengan latar putih dan font berwarna biru, produk ini bentuknya tube dengan flip cap. Di bagian belakang tube terdapat kegunaan, manfaat, komposisi, dan alamat produsen. Dari keterangan di belakang saya tahu penggunaan moisturisernya sedikit aja bisa buat satu area.

Komposisi :
Water (aqua), Glycerin, Sorbitol, Stearic acid, Mineral Oil, Cetearyl Alcohol, Triticum Vulgare (wheat) Germ Oil, Tetrasodium EDTA, PPG-2 Methyl Ether, Triethanolamine, Imidazolidinyl Urea, Chloroacetamide, p-Chloro-m-Cresol, Sodium Benzoate, Linalool.

Hmm, kalau dilihat dari komposisinya sih beneran ngga ada kandungan pewarna, pewangi, dan juga paraben, dan dibandingkan dengan hand body atau pelembab lain yang selama ini saya gunakan komposisi produk ini jauh lebih sederhana loh. Dan mohon diperhatikan produk ini digunakan untuk tubuh ya bukan wajah, REDWIN sendiri tidak merekomendasikan untuk wajah.


seal

Eiits saat pertama kali pakai jangan lupa untuk mencopot tutupnya dulu, karena di bagian mulut tube terdapat segel supaya isinya terjamin utuh dan tidak bocor.  Cara mengeluarkan produknya cukup dengan memencet tubenya, dan mnurutku sih pelembab ini ngga gampang 'meluncur' dari tubenya, yah bagus sih jadi kejadian bocor bisa ngga terjadi, tapi harus perlu tenaga ekstra untuk mengeluarkannya.


sebelum dibaurkan

Pelembab ini berwarna putih, dan sekilas tidak berbau, tapi lama-kelamaan saya mengangkap bau antiseptik seperti betadine. Agak mengganggu sih menurut saya, semoga saja REDWIN memperbaiki baunya, meskipun tanpa parfum tapi setidaknya tidak berbau apapun sudah cukup. 

Teksturnya kental dan agak padat, secara pribadi saya rasa agak susah untuk membaurkannya, jadi ngga bisa mulus gitu dikulit. Terkadang saya harus mengambil ekstra supaya bagian tangan dan kaki bisa tercukupi.


setelah dibaurkan


Gif




Setelah diratakan, bau antiseptik jadi berukurang dan akhirnya hilang, kulit langsung halus dan lembut! Rasanya juga nggak lengket, tapi kalau kebanyakan ya pastilah ada rasa nggak nyaman jadi secukupnya saja kalau neken. 

Kulit saya sendiri sensitif dan kering, jadi kalau pakai lotion atau pelembab yang ada kandungan agak keras dikit aja udah alergi, tapi setelah saya pakai produk ini kira-kira dua minggu tidak ada tanda-tanda alergi, jadi menurut saya produk ini cocok untuk yang punya kulit sensitif seperti saya. Sayangnya kalau kena air cepat luntur, dan ngga ada kandungan spfnya, jadi kalau mau keluar ruangan harus pakai spf lagi.

Tapi keseluruhannya saya suka sekali dengan produk ini, karena berhasil melembabkan dan melembutkan kulit tanpa menggunakan bahan-bahan yang keras dan tidak membuat saya alergi. Holy Grail saya? Saat ini iya, karena selama saya mencoba produk body lotion atau pelembab belum ada yang sebagus REDWIN. Kalau misal habis sih saya ingin beli sendiri hehe~.

What I like :
- Mudah didapat
- Melembutkan
- Melembabkan
- Kandungan alami
- Tidak membuat kulit terasa lengket

What I don't like :
- Ada bau antiseptik (?)
- Teksturnya cukup kental jadi harus ambil lebih banyak supaya rata

Overal : 4,5/5

Thanks for sticking up with my review, komen, like, atau share dengan mencet tombol di bawah ini, dan jangan lupa follow IG, GFC, dan Bloglovinku ya supaya ngga ketinggalan update dari blog saya. See you~



Sunday, December 18, 2016

(REVIEW) Half Moon Eyes Pink Fruity Mask (English)

Hiii Guys...!

Back with me, how's your year now? Actually I can't belive if we now in the middle of December, it feels like still January to me haha. Ok, in this post I will review a product that I got from Althea Korea.

Behold.... HALF MOON EYES PINK FRUITY!

tadaa!!
If you guys still don't familiar with brand Half Moon Eyes, It's actually a South Korean indie brand, the owner is Lee Cheng Xian (Click to know her IG). I think this brand yet to announce other product beside this wash off pink fruity mask, which is understandable because this brand is quiet new. I bought this item from Althea Korea for free because this was giveaway item from Althea. But you guys can get it from Althea for 2-3 dollars, very cheap.

cute right?
The Packaging is very cute! It comes with green and pink theme, the main ingredient of this product is Dragon fruit, a popular fruit you can stumble on some parts of Asia. Soo you can see on the side of the sturdy plastic box ilustration of dragon fruits The box consists about three cups of mask in 10ml products that you can use several times per cup.

the information on the back

Hangul explanation, sorry can't translate
This product claims can tighten your skin, pore tightening, and cooling effect when it's applied. I really excited to try this because of the design and packaging, but I think HME changed the packaging recently so I'm sorry if my box is different from yours guys.




Look at that cutie capsules
The cups too consist of pink and green theme, with teardrop shape, when you open the lid you will find a pink mask inside with little green capsules. The texture surprisingly kinda dry and tacky. 

I notice the instruction for this mask is quiet unusual because you must put your toner first, and then put the mask all over your face, feel the cooling and tightening effect for 10 minutes and then you use lukewarm water to pop the Hylocereus Undatus (Dragon Fruit) capsules. So I think the mask suppose to blend with the toner which is make sense if it's dry.

The scent is sweet, not too overpowering but I do catch some floral but kinda fruity smell, I'm sorry I can't pinpoint what's the scent is but it's not troubled me.

tried it on my hand
When I first swatch it on my hand it IS very dry, I don't know how to blend it correctly and it ended up with dry paste like texture it's really not comfortable. And when I tried it on my face, it is 10 times worse. Yes I used moisturizing toner first, I even put some of it on the cup, stir it, and after it kinda mix together I put it on my face. But yeah... still felt tacky and too dry, it didn't want to spread on my skin!.

Even after I used lukewarm water to pop the capsules I still felt uncomfortable and the capsules isn't pop. And for your information I can't feel any of the 'tightening' effect orf'cooling' feeling when I put on this mask. After I finally wash it completely I can't feel any better result for my skin. It's just like I wash my face with ordinary water, nothing change I think. Which a shame because I already like this product because of the design, but the performance isn't good.

What I like 
- Cheap
- Nice scent
- Cute packaging and design
- Can be used several times

What I don't like
- Too tacky and dry
- Can't blend to my face
- Can't feel any tightening effect
- Can't feel any cooling effect
- Must buy it online

Overal 1/5
Repurchase? No.

Okay maybe I'm being mean to rate it 1/5 stars but I already tried anything I can find to use this mask efficiently, and after I used it 1 time and keep the rest of the product for next time, when I use it tomorrow night the texture felt drier than yesterday, I can't even scoop some of it with my hand, I tried to mix it with toner again but this time it won't mix. So yeah, there's huge dissappointment with this product.

But let me hear what you think about this product, maybe they already fix their texture because I got the older version of this mask or something, please kindly share your thoughts on my comment, like , or share below, and please subscribe to my gfc, bloglovin, or instagram. You can find the link on the right sidebar. See you~

Sunday, December 11, 2016

(REVIEW) OST Original Pure Vitamin C20 Serum

HAIII SEMUAAA...

Kembali dengan saya disini, dan sudah terasa bulan Desember, sebentar lagi tahun baru! Oke, saya udah ngga ngeblog selama 10 harian dan rasanya lama banget.

Sebenarnya saya ingin ngasih postingan kayak tutorial tapii saya mikir karena selama ini tutorial yang saya tahu kebanyakan pada pakai softlens dan fake eyelashes. No hate, tapi saya ngga suka pakai gituan, bukan ngga bisa, justru dulu saya malah softlens dan fake eyelashes addict karena kebutuhan cosplay. Tapi rasanya beraat banget dan softlens bikin mata saya ngga nyaman sehingga saya cuma pakai eyeliner, maskara aja jarang. Kalau bikin tutorial takutnya ngga ada yang suka karena terlalu simpel :(.

Dan alasan kedua karena masih buanyak barang yang harus di review, saya akui saya masih bingung manage kapan harus mengepost terutama kalau ada produk limited atau produk baru, blogger-blogger lain pada rebutan review duluan dan kalau telat jadinya basi postingannya. Disisi lain saya ngga suka bikin konten blog yang orang sukain aja, saya juga ingin mencoba produk-produk yang sudah terkenal seperti MAC lipstick, The Balm Palette, Girlactik liquid lipstick tanpa harus khawatir soal kontennya sudah dibahas bejibun manusia lain. But hey, that's my problem, don't worry I think I will sort it out!

NAHH, sekarang cuss ke reviewnya aja yuk, kali ini saya akan mereview skincare dari Korea Selatan, yaitu OST Original Pure Vitamin C20 Serum.

Tada!!
 Why I buy this? Karena sejak saya lepas dari krim klinik kecantikan dan breakout nyobain Hadalabo, saya panik pengen ngilangin bekas jerawat maupun jerawat yang timbul di muka saya. Ngga banyak sih, cuma mereka milih tempat selalu di pipi, jadinya keliatan banget kan kalau membekas, huhu. 

belakang 
samping



samping
Serum ini mengklaim memiliki kandungan vitamin C murni yang dapat membuat kulit cerah, menghilangkan jerawat, oil control, memudarkan bekas jerawat dan bintik hitam, melembabkan kulit, merivitalisasi kulit, menghilangkan komedo, dan menghilangkan kulit mati.  Saya membeli produk ini secara online dengan harga 190 rb, lumayan mahal untuk ukuran botolnya yang kecil.

Dengan tema warna oranye dan font putih, menurut saya packagingnya terkesan biasa aja, di dalamnya terbagi menjadi dua bagian, yaitu botol + isinya 30ml, dan sebelahnya ada pipetnya, jadi kita nanti gantiin tutup botol tsb dengan pipet supaya mengambil serumnya jadi lebih mudah.

Pada bagian dusnya kebanyakan keterangannya dengan tulisan hangul, tapi di bagian belakang ada keterangan cara pemakaian dalam bahasa Inggris, dan sayangnya saat saya melihat komposisinya, produk ini masih menggunakan paraben. Oh iya, sebelumnya nama produk ini adalah OST tapi sekarang berganti menjadi C20, don't ask me what is that because I dunna what's the difference.

the serum
Saat dikeluarkan pakai pipet, serumnya berwarna kuning emas, dan baunya jeruk banget, tapi pas rasanya tawar loh ya ngga kecut ngga manis. Konsistensinya ngga terlalu cair tapi juga ngga terlalu kental, pokoknya masih bisa netes dari tangan meskipun agak lama. Butuh sekitar 2 kali pump dari pipet untuk mengcover seluruh wajah, setelah memakai kulit saya tidak terasa lengket, yah cuma terasa kayak pakai serum tapi ngga mengganggu.


setelah dibaurkan

Setelah dibaurkan terlihat kulit jadi lebih glowing dan ada pantulan emasnya dikitt, kulit pun terasa lembab. Saya sarankan menggunakan serum ini pada malam hari sebelum tidur dannn jangan lupa setelah pertama dibuka langsung disimpan di lemari es, supaya vitamin C nya tetap ampuh, karena setelah saya browsing kalau ngga ditaruh kulkas produk ini ngga work lagi, dan kita harus menghabiskannya paling lama 3 bulan setelah dibuka, dengan kedaluwarsa 12 bulan, jadi kalau ada yang jual produksinya setahun lalu mending ngga usah karena sudah ngga bekerja lagi serumnya.

before
Foto di atas adalah kondisi kulit wajah saya sebelum memakai, tampak bekas jerawat yang keliatan banget, bahkan masih merah. Dan disekitaran pipi juga ada beruntusannya, kadang malah jadi jerawat baru, huhu.

Berikut adalah hasil setelah memakai 3 bulan :

after
Noda jerawat sudah pudar secara drastis! Ngga ada yang merah-merah lagi, beruntusan juga berkurang, tapi mohon abaikan jerawat baru di bagian bawah hidung pada gambar sebelah kanan, karena itu jerawat baru karena PMS. Kalau dipakai pas jerawatan juga membantu buat meredakan loh! Setidaknya ngga bikin jerawat tambah membesar apalagi memerah, tapi kadang tangan nakal jadinya suka megang dan akhirnya membesar juga :(.

Untuk mencerahkan, saat saya pakai dan bangun keesokan harinya saya jelas melihat wajah saya bertambah cerah setidaknya satu tingkat, tapi ngga permanen, jadi kalau besok kelupaan ngga pakai ya balik lagi skintonenya. Sedangkan mengecilkan pori-pori dan menghilangkan komedo, saya ngga merasakan efek tersebut, cuma kulit saya terasa kencang.

Bonus gif before-after:
GIF

What I like :
- Mengencangkan wajah
- Memudarkan bekas jerawat
- Merawat jerawat supaya tidak membesar
- Mencerahkan (meski hanya sementara)
- Tidak membuat alergi maupun iritasi
- Melembabkan kulit

What I don't like :
- Harganya lumayan mahal
- Isinya harus dihabiskan sebelum 3 bulan
- Harus disimpan di kulkas
- Tidak menghilangkan komedo maupun mengecilkan pori-pori

Overal : 4/5
Repurchase? No, mau coba produk lain ^_^

Meski ada beberapa kekurangan, tapi saya suka dengan produk ini! Saya merekomendasikan C20 ini untuk yang ingin merawat jerawat maupun bekasnya, atau yang ingin mencerahkan dan mengencangkan kulit. Tapi saya ngga repurchase karena mau coba produk lain, produk ini dapat dibeli di online shop.

Thanks for sticking up with my review, comment, share, or like below so I'll know what you think!

You can follow me in :
Twitter : @MaggieLovinna
Gfc : Margaretha Lovinna
Bloglovin : Flowrin's Note