Sunday, May 28, 2017

Unboxing + Review Perfectbeauty Beauty Box

Haii semua!!


Kali ini aku mau membahas tentang kesempatanku unboxing beauty box yang baru aku dapatkan dari Perfecbeauty.id, penasaran kan isinya, cek yuk!.


Mungkin hampir semua ciwi-ciwi tau kalau Perfectbeauty.id adalah portal belanja untuk kebutuhan wajah dan tubuh wanita, mulai dari skincare, body care, sampai suplemen semua ada disini. Saat aku dapet beauty box ini aku langsung excited banget karena boxnya cantik sekali. Ukurannya lumayan besar dengan warna utama pink. Di depannya ada logo Perfectbeauty dengan tulisan "Your Online Beauty Solution" besera link medsos mereka. Nah ini adalah isi dari beauty box nya :
Tadaaa

So Cuteee
Di dalam beauty box kali ini aku mendapatkan produk-produk dari La Rose. Apa itu La Rose? La Rose adalah brand yang khusus untuk menjawab kebutuhan rambut wanita terutama rambut yang rusak,  kering dan bercabang. Aku mendapatkan La Rose Rouge Shampoo and Conditioner Set beserta La Rose Rouge Cherubim Sisir Anti Kusut.

La Rose Rouge Shampoo and Conditioner Set

La Rose Rouge Shampoo and Conditioner Set packagingnya lucuu banget, dengan warna hot pink sebagai main color, desain dan font yang girly bikin cocok banget buat kamu yang suka dengan hal girlish, aku sendiri orangnya agak tomboi tapi kalau udah kena packaging selucu ini I can't help but squel in excitement.

bagian belakang
Kalau di bagian depan ada nama produk, logo, dan keterangan website di bagian belakang ada info tentang komposisi, nama perusahaan dan distributor, netto, dan keterangan cara pakai. Ternyata Perfect beauty ini distributor Indonesia resmi dari La Rose!.

La Rose Rouge Shampoo dan Conditioner mengatasi rambut yang rusak, kering, bercabang dan ngembang. Banyak wanita saat ini terekspos dengan berbagai bahan kimia baik itu dari hair coloring, smoothing, bonding, dan lainnya. La Rose merestorasi rambut yang telah rusak menjadi sehat kembali, bahkan memberikan tampilan jatuh dan lurus seperti di smoothing setelah pemakaian rutin.

Hal ini dimungkinkan karena Shampoo La Rose menggunakan kadar deterjen yang sangat rendah. Deterjen memang dapat menciptakan busa yang banyak, namun sebenarnya deterjen berlebih tidaklah baik untuk rambut kita karena dapat menjadikan rambut kusam, kering dan ngembang. Walaupun kadar deterjen rendah, La Rose mengandung de-ionized water, keratine dan nutrisi vitamin lainnya yang membersihkan dan menyegarkan rambut namun ramah dan tidak merusak kutikula rambut.

Conditioner La Rose dilain sisi adalah produk yang menutrisi rambut yang telah rusak agar dapat menjadi halus dan lembut kembali.. Lihat perubahan rambut anda dari pemakaian pertama menggunakan La Rose, gunakan secara berkala untuk hasil yang terbaik. Aku pribadi memiliki rambut rusak, kering, dan bercabang, mainly karena bleaching, karena itu aku excited banget ingin segera mencoba produk dari La Rose ini.

Konsistensinya
Shampoo nya sendiri lebih cair dan bening daripada kondisionernya, which is fine karena memang kebanyakan juga shampoo lebih ringan teksturnya sedangkan conditioner lebih berat karena conditioner mengandung lebih banyak kandungan untuk merawat rambut. Baunya harum banget, seperti harumnya bunga, jadi kalau pakai ini aku selalu cium-cium rambutku karena harumnya. Tetapi meskipun sekilas sama dengan merk-merk lain, La Rose ini busanya tidak begitu banyak, hal ini mungkin karena kandungan detergen La Rose lebih sedikit, menurutku sih bagus, karena jika terlalu banyak detergen rambut akan semakin kering, apalagi untuk rambut yang diwarnai, it's no no.


Cara pakai:
Shampoo - Gunakan shampoo La Rose setiap hari, aman digunakan karena kandungan deterjen yang rendah tadi. Pijat kulit kepala dan remas-remas rambut dengan Shampoo La Rose untuk hasil maksimal.
Conditioner - Gunakan conditioner La Rose setiap 2 atau 3 hari sekali, namun untuk rambut rusak parah bisa gunakan sehari sekali. Gunakan setelah shampoo-an dan gunakan hanya pada bagian rambut (jangan terkena kulit kepala). Remas-remas dan massage ringan rambut anda dengan Conditioner La Rose, diamkan beberapa menit dan kemudian bilas.

Hasilnya? Rambutku lebih halus, mudah disisir, dan tidak sekaku kalau pakai produk lain yang biasanya aku pakai, apalagi dengan baunya yang harum, jatuh cinta banget jadinya.

What I like :
- Cute design
- Smells good
- Rambut jadi lembut, halus, dan mudah disisir
- Dapat merawat rambut rusak bekas diwarnai

What I like :
- Actual price is pricey (@Rp. 75.000)


Cherubim Sisir anti Kusut
Sekarang ke sisirnya, Cherubim ini klaimnya menguraikan rambut yang kusut. Menguraikan tiap helai rambut dengan mudah dan menjadikan rambut halus dan jatuh. Jadi sesudah pakai shampoo dan conditioner lebih afdol pakai sisir ini supaya rambut yang masih ada kusut-kusutnya sehabis di keramasi jadi terurai dan halus. Desainnya bagus banget dengan sayap malaikatnya, kebetulan aku dapat yang warna hitam dengan mata sisir berwarna pink, it's cuuteee!.
Mata sisirnya


Before

After
 Awal-awal aku agak skeptis dengan sisirnya karena aku tidak pernah memakai gigi sisir yang besar dan tebel tapi setelah aku coba rambutku bisa diatur dengan mudah dan hasilnya sama seperti kalau aku pakai sisirku yang biasanya. Which is good, tapi aku tidak menemukan keistimewaan lebih dari sisir ini, yah memang fungsinya hanya untuk mengurai rambut yang kusut dan mereka telah melakukan sesuai dengan klaimnya.

What I like :
- Cute Design 
- Rambut mudah diatur
- Mudah pemakaiannya

What I don't like :
- Nothing really special
- Actual Price is pricey (Rp. 135.000)

Kesimpulannya sih aku suka banget dengan rangkaian produk La Rose ini, aku merekomendasikan buat kalian yang punya rambut rusak karena diwarnai, kusam, kering dan bercabang. Kalian bisa mendapatkan rangkaian perawatan rambut dari La Rose di Perfecbeauty dan terdapat banyak brand lain yang juga berguna untuk solusi rambut kering, jadi cek aja di link yang aku sertain.

Terima kasih untuk perfect beauty telah memberi kesempatan untuk mencoba produk-produk yang kece ini.  And thanks for sticking up with my post guys, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~


Thursday, May 25, 2017

(REVIEW) NYX Lip Lingerie Liquid Lipstick New Shade in Seduction

HAIII SEMUA....

Minggu ini aku akan mereview tentang sebuah lip product yang pernah membuat heboh dunia per-makeup-an, yaitu NYX Lip Lingerie Liquid Lipstick! Nah, aku dulu perhatiin kalau shade dari Lip Lingerie ini terbilang hampir semuanya warna nude dan mirip-mirip, makanya aku nggak tertarik untuk beli. Tapi di awal tahun 2017 kemarin NYX menambah new shades yang menurutku lebih bervariasi dan lebih bold, dan kebetulan ada shade yang nyantol di aku, yaitu shade Seduction, jadilah aku beli gincu matte ini.

Yuk sekarang langsung cek aja pendapatku tentang produk ini!.

Nyx lip lingerie
Dari segi packaging, sebenarnya produk ini terbilang standard karena bentuknya tube panjang dengan keterangan di bagian badan tube sama seperti liquid lipstick merk lainnya, yang berbeda hanya font NYX dan Lingerie-nya yang khas banget, jadi kita bisa tahu "Oh itu pasti produk Nyx lingerie" dengan hanya melihat packagingnya. Bagian tutupnya jua berwarna hitam sama dengan font.

Keterangan produk

komposisi

keterangan lainnya
Selain nama produk dan brand, di bagian sekeliling tube terdapat juga keterangan seperti komposisi, berat bersih, masa kedaluwarsa, dan peringatan. Kalau kurang jelas tentang komposisinya di bawah ini aku copas kan dari web official NYX :

Isododecane, Mineral Oil/Paraffinum Liquidum/Huile Minérale, Pentaerythrityl Tetraisostearate, Disteardimonium Hectorite, Polycyclopentadiene, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Tocopherol, Tocopheryl Acetate, Barium Sulfate (CI 77120), Phenoxyethanol. MAY CONTAIN / PEUT CONTENIR (+/-): Titanium Dioxide (CI 77891), Iron Oxides (CI 77491, CI 77492, CI 77499), Blue 1 Lake (CI 42090), Red 6 (CI 15850), Red 7 (CI 15850).

Liquid lipstick ini tidak memiliki box, jadi hanya dibalut dengan plastik bening, hal ini lumrah banget untuk liquid lipstick drugstore. Dan meskipun tubenya panjang ternyata isi nya lumayan sedikit, yaitu 4ml, kalau dilihat dari harganya di Indonesia yang sekitaran 120.000 - 140.000 aku rasa agak mahal dengan isi segitu. But then again, ada beberapa high end brand yang harganya 2x lipat lebih mahal dari NYX tapi isinya lebih sedikit (Like ABH Liquid Lipstick).

Barcode 
Pada bagian tutup terdapat barcode beserta kode produk, dan saat aku putar tutupnya aku cukup kaget dengan bagian mulut tube yang kalau kita mau ngeluarin aplikator, dibuat keciiill banget mungkin hal ini dimaksudkan supaya produk yang nempel di aplikator ngga keluar terlalu banyak, jadi yang gak perlu-perlu bakal tersaring dan jatoh lagi ke dalam tube. This is quiet clever, karena memang ak kesel banget kalau ngeluarin aplikator dan produknya banyak banget yang keluar, alhasil bukannya nempel di bibirku malah nempel di sekeliling mulut tube.

After pumped
Foto diatas adalah kondisi mulut tube setelah aku coba ngeluarin aplikator satu kali, terlihat kan produk yang tidak dipakai bakal tersaring dan ngga bisa belepotan keluar tube, kenapa aku buat such a big fuss about this? Karena menurutku inovasi ini unik banget dan juga cerdas, aku harap sih merk lain juga bisa mengeluarkan inovasi seperti ini, biar ga ada produk yang mubazir.

Aplikator
Aplikatornya, aku mengakui kalau aku bukan fans terberat dari aplikator model panjang begini, karena menurutku kurang baik buat ngolesin liquid lipstick di bagian cupid bow. Tapi si NYX ini meskipun aplikatornya panjang tapi sedikit miring di bagian ujung mungkin untuk memudahkan cara penggunaan, tapi aku tetep lebih suka model doe foot buat aplikator liquid lipstick.
Seduction in my arm
Yuk sekarang waktunya swaaatch! Hal pertama yang aku tahu saat coba nge-swatch adalah teksturnya yang moussy banget, hampir seret buat diratakan. Bisa dilihat swatch di tanganku agak streaky karena memang membaurkannya cukup susah karena terlalu kental. Baunya hampir tidak ada, cuma agak ada sedikit bau chemical tapi tidak terlalu kuat, warnanya pigmented dan shade Seduction ini deskripsinya Reddish brown nude, hampir seperti terracotta, yang mana shade favorit ku bangeet. Kalau di foto swatch mungkin nggak terlalu kelihatan ya reddish brown nya tapi nyatanya terlihat banget kok.

Before

After
Foto pertama adalah sebelum aku memakai NYX Lip Lingerie, bisa terlihat bibir aku ada garis hitamnya jadi kalau pakai lipstick aku harus pilih yang pigmented supaya tertutupi, dan di foto kedua bibirku memakai NYX Lip Lingerie, produk ini dapat menurupi garis hitam bibir ku dengan bagus, nggak crack, sifatnya velvet matte, dan warna Seduction ini baguuus banget, cocok buat kulitku yang nggak putih.

Me using NYX Lip Lingerie in Seduction


Minusnya adalah membuat garis bibir semakin terlihat dan harus hati-hati meratakannya karena formulanya terlalu kental, jadi kalau nggak rata bakal terlihat streaky.  Produk ini tidak membuat bibir aku kering, cuma ya karena sifatnya yang nempel banget di bibir jadi aku sarankan produk ini tidak cocok untuk bibir yang kering dan pecah-pecah, atau paling tidak harus di exfoliasi dulu bibirnya dan dikasi lip balm. 

Ketahanannya cukup bagus 4-5 jam warna sudah mulai memudar jadi nude banget hampir setara warna bibirku yang asli cuma ngga ada garis hitamnya, dibuat makan dan minum dia juga masih nempel, dan sedikit nempel di sedotan atau tisu kalau habis makan,  untungnya NYX ini ngga bolong-bolong, we know kalau kita cewek kesel banget sama liquid lipstick yang bolong-bolong kalau dipake makan. Untuk menghilangkannya lumayan alot, jadi harus pakai makeup remover.

What I like :
- Good shade
- Pigmented
- Velvety matte
- Long lasting
- Kissproof

What I don't like :
- Terlalu kental dan agak seret diratakan
- Product netto's too small
- Susah dihapus
- Accentuated lip lines
- Nggak cocok untuk bibir kering

Overal : 3/5
Repurchase? Ya untuk shade lain.

Aku merekomendasikan NYX Lip Lingerie ini buat yang memiliki bibir nggak kering, dan ingin mencoba lip cream nude shade, tapi menurutku sih nggak ada yang begitu spesial dari NYX Lip Lingerie kecuali konsepnya yang nude dan nama produknya yang sedikit provokatif "Lingerie" dengan nama shade yang unik-unik, contoh : Seduction, Embellishment, Beauty mark, dll. Aku pribadi ingin beli shade Exotic yaitu warna mahogany red sama Dusk to dawn, warm beige nude karena warnanya jarang ditemukan di pasaran.

Thanks for sticking up with my review, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~ 


Saturday, May 13, 2017

(REVIEW) Etude House AC Clean Up Mild Concealer Indonesia

HAAIII SEMUA!

Kali ini aku kembali dengan membawakan review untuk pembaca blogku yang setia! Aku sadar kalau minggu kemaren ngga update blog, jadi maafkeun ya :(.

Nah kali ini aku akan membahas tentang produk kecantikan yang bisa jadi skincare? Yaitu Etude House  AC Clean Up Mild Concealer, produk ini mengklaim selain bisa menjadi concealer dengan menutupi beragam dosa  (baca = jerawat, bekas jerawat) juga bisa membuat jerawat yang aktif jadi mengempes dan hilang. Penasaran kan? Yuk cek reviewku di bawah ini.


Pertama aku mengetahui produk ini dari online shop, biasanya aku pakai Pond's pimple cover concealer, dan berhubung sudah mau habis akhirnya aku berusaha cari lagi dan ternyata sudah DISCONTINUED. Sedih karena ga ngerti merk concealer lain yang juga berfungsi sebagai pengempes jerawat akhirnya bertualanglah aku ke online shop kesayangan yaitu Sh*pee, sampai akhirnya nemu produk Etude House ini.Harganya memang lebih mahal daripada Pond's aku jadi penasaran apakah concealer ini memang bagus seperti klaimnya.

Packaging, kemasannya sih berbentuk seperti spidol papan tulis cuma lebih ramping, seperti produk line AC Clean up lainnya, nuansa packingnya berwarna krem dan hijau tua. Menurutku sih line AC ini warnanya matching dan sesuai dengan fungsinya yaitu menyembuhkan jerawat, meskipun yah seperti rumah sakit banget warna hijaunya. 

Di bagian tengah nya terdapat berbagai informasi seperti nama produk, nama brand, logo, klaim kegunaan, nama perusahaan, dan alamat perusahaan. Tulisannya campur antara hangul dan bahasa. Produk ini mengklaim dapat menutupi, merawat jerawat dan tidak membuat kulit berkomedo.

seal dan barcode
Pada bagian tutupnya terdapat barcode beserta seal, jadi kalau sudah pernah dibuka dapat dilihat dari sealnya rusak atau tidak.

kalau dibuka tutupnya
Kalau dibuka terlihat seperti tube lagi yang dibuat untuk wadah produk, aku sendiri berekspektasi kalau produknya bakal banyak sehingga wadahnya panjang. 

banyak nya produk
Tapi ternyata saat aku putar sampai mentok, ternyata lebih panjang Pond's yang biasa aku pakai daripada ini, huhu. Berasa kayak false advertisement apalagi packingnya fancy banget ternyata isinya dikit, but okay deh, mungkin di Indonesia harganya memang agak pricey tapi kalau di Koreanya pasti sebenarnya murah jadi ya ngga bisa dibilang mahal juga.

Untuk wangi nya menurutku wanginya standar produk khusus jerawat, bau seperti obat gitu, dan bau khas kosmetik. 

arm swatch

setelah di blend

Saat diaplikasikan ke kulit rasanya concealer ini creamy tapi mudah diratakan, nggak seret dan ternyata bisa menyatu dengan kulit padahal produk ini cuma ada satu shade dan biasanya yang cuma ada satu shade itu terlalu putih untuk kulit orang Indonesia.

saat dipakai di wajah
Concealer ini mampu menutupi noda bekas jerawat yang tidak terlalu parah,jerawat kecil, dan menutupi kemerahan. Kalau untuk jerawat besar apalagi yang ada matanya masih terlihat tapi agak mengecil. Untuk fungsinya mengempeskan sih menurutku tidak terlalu terasa, cuma enaknya produk ini tidak membuat jerawatku semakin iritasi dan membengkak, sehingga aku pakai kadang sesudah primer dan sebelum bb cream/foundie, jadi berfungsi sebagai pelindung supaya jerawat tidak membesar diberi makeup. Senengnya lagi produk ini tidak membuat kulitku berkomedo, jadi aku tidak perlu khawatir lagi kalau pakai ini setiap hari.

Untuk staying power aku tidak berharap banyak, tapi lumayan dia bisa mengcover wajahku 4-5 jam kalau kondisi tidak sedang panas dan berkeringat, dia juga tidak membuat wajahku tambah kusam setelah beberapa ja dipakai.

What I like :
- Cute packaging
- Tidak membuat jerawat ataupun kulit iritasi
- Tidak membuat jerawat tambah membesar
- Creamy dan mudah diratakan
- Lumayan awet
- Tidak membuat wajah berkomedo
- Tidak oxy (membuat wajah kusam setelah beberapa jam)

What I don't like :
- Tidak bisa menutupi bekas jerawat hitam atau jerawat besar
- Untuk fungsi mengempeskan tidak terlalu kelihatan
- Lumayan pricey

Overal : 4/5
Repurchase? Yes

Aku merekomendasikan concealer ini untuk para pemilik jerawat yang bingung mencari concealer apa untuk mengcover sekaligus membuat jerawatnya tidak tambah besar, aku sendiri senang banget karena nemuin makeup yang juga sekaligus merawat jerawat, karena susah banget mencari makeup yang 'friendly' dengan wajah ketika lagi banyak dosa. Apalagi tidak menyumbat pori sehingga tidak membuat kulit berkomedo, it's a plus!.

Thanks for sticking up with my review, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~ 

Saturday, April 29, 2017

(REVIEW) Elizavecca Milky Piggy Carbonated Bubble Clay Mask

HAIII Semua...

Kembali lagi dengan aku disini, dan kali ini aku mau membahas tentang masker (again) dari Korea Selatan!! *Hurray!!*

Tapiii, berbeda dengan masker yang biasa kita tahu di toko kosmetik maupun supermarket, masker wash off ini bisa mengeluarkan gelembung-gelembung sesaat setelah dioleskan, karena dengan teknologi Carbonated nya, yuk sekarang cek pendapatku tentang Elizavecca Milky Piggy Carbonated Bubble Clay Mask.

Elizavecca carbonated bubble clay mask
Jadi, aku mengenal brand Elizavecca ini dari Althea Korea. Pertama sih karena produk pig collagen gel nya, tapi karena kulitku berminyak aku kira produk soothing gel tidak akan terlalu berguna buat aku, jadi aku eye-ing bubble clay masknya saja. Packaging, hal yang aku liat jelas kotaknya, menyesuaikan dengan tema clay, kotaknya berwarna abu-abu lumpur dengan logo Elizavecca di bagian atas, nama produk dan ilustrasi babi memakai masker di bagian depan (How cute!). Tidak terlalu girly tapi aku rasa kita semua setuju kalau ini kotaknya lucu banget.

keterangan dan stiker original
di bagian belakang dan samping aku menemukan keterangannya semua pakai hangul, dan yah karena aku cuma bisa baca hangul tapi ga ngerti artinya jadi maafkan saya tidak bisa menginformasikan apa-apa aja yang ditulis di kotaknya, tapi yang jelas sih nama perusahaan produksi, nama brand, komposisi, serta ada stiker Elizavecca yang menandakan produk ini original. Klaim produk ini untuk merawat pori-pori, mengurangi iritasi pada wajah (redness), soothing acne, mengencangkan dan membuat kulit terasa segar. Cukup menggiurkan, karena hampir semua kebutuhan kulit ada di dalam produk ini.

Cuteee
Nah saat aku membuka kotaknya, yang aku lihat wadah maskernya terbilang besar, dengan netto 100gr, membuatku berpikir kalau masker ini akan awet untuk beberapa bulan, di bagian dalam tutup kotaknya terdapat logo Elizavecca dengan warna emas, sedangkan di bagian tutup maupun di sekelilingnya wadah masker (jar)  memiliki stiker dengan gambar yang sama dengan bagian depan box nya.

tadaaa~
Bau yang cukup menyengat menusuk hidung saat aku membuka tutupnya, baunya seperti clay, alkohol, dan entah seperti... pengawet? Pokoknya susah dijelaskan, yang pasti baunya cukup keras, membuatku agak takut kalau produk ini terlalu keras dengan wajah sensitifku. Maskernya sendiri berwarna abu-abu lumpur, untungnya disediakan spatula kecil yang dapat diletakkan di separator produknya, another point plus bahwa masker ini pas dibuka nggak langsung "maskernya", tapi ada pemisahnya gitu biar tidak tumpah.

Cara pakai masker ini cukup sederhana :
1. Oles dan ratakan maskernya di wajah
2. Diamkan selama 5 menit
3. Di sini 'magicnya' muncul, masker yang berwarna abu-abu tadi akan mengeluarkan busa
4. Hancurkan busanya dan pijat masker keseluruh wajah
5. Tunggu 10-15 menit kemudian bilas dengan air.

me using Elizavecca bubble clay pack
Keunikan masker ini ada pada kata "Carbonated"nya, dimana maskernya akan teroksidasi dengan udara dalam beberapa menit dan mengeluarkan busa, klaimnya sih busa ini yang membuat semua khasiat masuk ke dalam wajah, tetapi setelah busanya dihancurkan dan wajah dipijat-pijat warna maskernya jadi kembali ke abu-abu tetapi lebih tua. Geli sih saat busanya muncul, dan agak sakit saat maskernya mengering, aku takut masker ini beneran terlalu keras buatku tapi saat dibilas untungna wajah ngga merah-merah ataupun ada jerawat baru.

Wajahku terasa bersih, halus, dan lembut setelah maskernya dibilas, untuk pori-pori aku merasa kalau poriku jadi terlihat lebih kecil! Dan jerawatku ngga iritasi dan bahkan besoknya sudah agak "jinak". Aku senang sekali dengan hasilnya sehingga kadang menunggu-nunggu kapan waktunya pakai masker lagi, karena prosesnya asik dan hasilnya bagus. Sayangnya sih meskipun isinya banyak tapi kalau dipakai rutin paling lama akan habis dalam 2 bulan, karena memang dalam satu pemakaian harus agak banyak supaya rata, ngeratain masker ini susah lo, apalagi spatulanya juga keciil.

Dan saranku sih kalau tidak dipakai jangan sampai tutupnya kebuka, karena kalau sudah kena oksigen masker ini nggak akan mengeluarkan busa lagi saat dioles di wajah, jadi harus mengambil secukupnya kemudian segera ditutup.

What I like :
- Desainnya bagus
- Isinya banyak
- Maskernya unik
- Wajah terasa halus, lembut dan bersih
- Pori-pori lebih bersih dan terlihat mengecil 
- Tidak membuat iritasi dan merawat jerawat

 What I don't like :
- Susah didapat 
- Baunya terlalu keras
- Saat masker kering terasa gatal
- Spatulanya kecil
- Susah diratakan

Overal : 4/5
Repurchase? Yes

Aku merekomendasikan masker ini untuk yang ingin merawat pori-porinya yang gede seperti aku, merawat jerawat, menghaluskan wajah, serta yang lelah dengan wajah terasa "kotor" padahal sudah pakai masker. Sementara aku cuma bisa menemukan produk ini di Althea dengan harga 139 ribu, tapi di online shop seperti tokped dkk ada juga yang menjual produk ini dengan varian harga bermacam-macam. 

Oh ya banyak yang bertanya-tanya apakah produk ini mengandung babi? Well, I don't know, produk yang dikonfirm sama Elizavecca mengandung babi hanya Pig collagen gel nya aja, untuk produk ini tidak ada kata mengandung babi, jadi kita-kita ini hanya bisa berspekulasi, jadi bagi yang ingin mencoba mohon cari tahu lebih dalam lagi ya.

Thanks for sticking up with my review, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~

Sunday, April 23, 2017

(REVIEW) Mineral Botanica Acne Masque

HAIII Semuaaa!!!

Kali ini aku akan mereview tentang produk lokal yang sukain nih, namanya Mineral Botanica, seperti yang sering aku bilang kalau kulitku ini sensitif, berminyak, dan jerawatan, pusing banget gimana caranya menghilangkan jerawat apalagi kalau mau datang bulan, sampai akhirnya aku lagi browsing di e-commerce favku dan nemuin produk Mineral Botanica Acne Masque, harganya murah cuma sekitar 20-25 rb an dengan klaim masker khusus untuk jerawat, akhirnya aku beli deh. 

Yuk, sekarang cek reviewku tentang produk ini!.

Tadaa!
Dalam seri acne, Mineral Botanica atau Mica ini menggunakan tema warna pink, packagingnya mirip dengan produk Mica Acne Care Facial Foam, yaitu latar pink dengan tulisan hitam serta gambar logo Mica yaitu daun warna hijau, kesannya modern dan elegan. Bentuknya tube dengan netto 60gr, cukup banyak sih menurutku apalagi dengan harga segitu. Klaim dari produk adalah : Mengangkat kotoran di dalam kulit, mudah dikelupas, dan mengeringkan jerawat.

bagian belakang
Pada bagian belakang tube terdapat penjelasan produk, cara pakai, komposisi (untuk jelasnya di zoom ya), keterangan perusahaan dan barcode. Mica ini bisa di daur ulang dan tidak di test pada hewan. 

Tutup tubenya

Bagian mulut tube nya standar harus dipencet supaya produknya keluar, tapi pengalaman sih kadang kalau ngga ditutup nanti keluar terus dan meluber, dan setelah ditutup akan berkumpul pada mulut tubenya sehingga mengering dan susah dibuka. Gambar diatas adalah mulut tube setelah aku bersihiin.


Saat keluar produknya, menurutku teksturnya kental banget, dengan bau floral campur seperti.... bau karet? Pokoknya aku ngga suka sama baunya karena menyengat. Oh iya karena masker ini bertipe peel off jadi cara pakainya : Diratakan ke seluruh wajah, dibiarkan mengerin, lalu dikelupas, setelah itu basuh wajah dengan air supaya bersih.

Saat kering

Saat mengaplikasikan maskernya aku kesulitan meratakannya karena tekstur kentalnya itu, biasanya aku pakai kuas masker supaya tangan tidak lengket, ketika mengering wajah jadi terasa ketarik, dan muncul  putih-putih seperti kerak, kontras dengan saat basah warnanya bening mengkilat. Untuk peel maskernya juga susah banget, bahkan wajahku jadi merah-merah karena  berusaha ngelupas maskernya, menurutku sih masker ini harus ditebelin supaya lebih mudah ngambilnya, tapi semakin tebal wajah jadi semakin ketarik, jadi klaim mudah dikelupas ini ngga sama sekali.

berusaha ngelupas mempertahankan bentuk wajah, tapi gagal


Setelah memakai masker Mica ini, wajahku memang terasa bersih dan segar, dan tidak membuat jerawatku semakin membesar atau iritasi, memang tidak langsung terlihat hasilnya, tapi jerawat keesokan harinya mulai mengempes dan jika sudah bernanah akan mengering dalam waktu 2 hari! Wajahku juga jadi terkontrol minyaknya, meskipun besok sudah minyakan seperti biasa, tapi menurutku masker ini cocok untuk kulit berminyak, kalau kulit kering nanti semakin kering.

What I like :
- Cheap!
- Desainnya bagus
- Mengeringkan jerawat
- Kulit terasa bersih dan segar
- Oil Control

What I don't like :
- Susah diratakan
- Susah di kelupas
- Wajah terasa ditarik
- Baunya menyengat

Overal : 3/5
Repurchase? Maybe

Masker ini aku rekomendasikan untuk yang memiliki kulit wajah berminyak dan berjerawat sepertiku, harganya murah sehingga bisa buat coba-coba kalau tidak cocok jadi tidak terlalu rugi. Pribadi sih produk ini so-so, aku repurchase karena butuh mengeringkan jerawatnya, tapi kalau ada produk lebih baik aku akan lebih milih produk lain.

Thanks for sticking up with my review, leave comment, like, share below so I'll know what you think. If you like you can subscribe to my bloglovin, gfc, or IG, just lemme know if you wanna folback, see you~