Wednesday, August 16, 2017

(Makeup Tutorial) BEAUTIESQUAD Challenge Merdeka Makeup Look



Hai semua, kali ini postingannya akan sedikit berbeda dari postingan review yang biasa aku buat. Kali ini aku akan memberikan tutorial soal makeup look yang aku buat untuk kolaborasi bersama BEAUTIESQUAD yang bertema Merdeka. Ini adalah makeup yang aku gunakan untuk look kali ini :



1. Etude House Perfect Fit BB cream No.23
2. Viva cosmetic Perfect Shape Matic Eyeliner shade White
3 . Viva Eyebrow Pencil in Brown
4. Etude House AC Clean up Concealer
5. Missha 4D Mascara
6. Silkygirl Matte Fever shade 04 Siren
7. Just Miss Flick it Eyeliner 
8. Viva cosmetic Eyeshadow Cream Silver & Merah
9. Inez Blush on in 04 Autumn Rose


Cukup sederhana kan? Tidak memerlukan face/body paint dan hampir semuanya lokal, aku sendiri agak minder juga ikut collab ini karena yang lain hasilnya pasti lebih bagus dari aku, but still, seru banget loh bermain makeup fantasi.

Ini adalah step-by-stepnya :


Berikut adalah sebelum memakai apapun, wajah polosku seperti ini 


Setelah itu mulailah aku pakai EH BB cream, sebenarnya lebih baik kalau pakai foundation full coverage, tapi produk paling mengcover wajahku ya sih Etude BB cream ini, jadi aku pakai. Kemudian pakai concealer untuk bawah mata maupun noda yang ingin ditutupi.


Langkah berikutnya membuat alis, aku memakai Viva eyebrow pencil warna brown karena rambutku disemir cokelat dan pink.


Kemudian aku memakai eyeshadow cream merah dari Viva di bagian kelopak mata.


Lalu aku memakai eye hadow cream warna silver dari Viva pada bagian pangkal dan blend dengan eyeshadow merah.


Setelah itu aku pakai lipstick dari Silkygirl shade 04 Siren yaitu merah untuk membuat eyeshadow di bagian luar yang aku tarik ke belakang membentuk seperti cat eyeliner. Jangan lupa di blend dengan bagian eyeshadow merah dan silver.


Kemudian di bagian bawah cat eyeliner merah aku pakai Viva Eyeliner pen warna putih yang aku pakai di bagian bawah mata dan mengikuti garis dari yang merah. Kemudian terakhir aku memakai mascara untuk bulu mataku.


Nah setelah mata aku membuat garis dari pipi ke bagian atas telinga dengan membuat aksen seperti bendera yang berkibar (fail ya XD) dengan eyeliner putih, kemudian bagian atas yang sudah digaris tersebut aku ratakan dengan warna merah dari blush on Inez, it's such a blessing Inez blush on pigmented baget, dan juga aku campur dengan lipstick dari silkygirl warna merah. Ratakan ke seluruh bagian atas jangan sampai terkena bagian mata yang udah cape-cape dibikin ya (pengalaman ini) sampai merahnya sesuai dengan keinginan, aku sendiri ngga sampai merah banget karena nanti eye looknya kurang terlihat.



Setelah puas dengan hasilnya aku memakai lipstick Silkygirl di bibirku dengan 'lip liner' putih dari matic eyelinernya Viva. 



Terakhir supaya pipi ngga terasa kosong aku bentuk sayap Garuda dengan warna merah putih seperti bendera Indonesia, lalu aku bingkai dengan eyeliner hitam dari Just Miss, sebenarnya sih mau ngukir sayap Garudanya dengan lebih detail tapi eyelinernya kurang runcing jadi susah, lain kali aku harus invest eyeliner hitam yang lebih bagus nih.

Dan beginilah hasil akhirnya :



Nah begitulah tutorial untuk Red-White Independence Day Makeup Look! Aku seneng banget dapat berkolaborasi dengan BEAUTIESQUAD untuk merayakan kemerdekaan negara tercinta ku ini.


Thanks for sticking up with my tutorial, leave like, comment, or share below so I'll know what you think! If you like my blog you can also subscribe to my Bloglovin, follow my Instagram and Google+. Psst you can find it at right sidebar.

Selain aku, hasil karya temenku Nia juga keren loh. Nih hasilnya :


 Niaa
Click!

Kalau mau tahu tutorial dari dia dan juga makna kemerdekaannya langsung klik aja gambar di atas, hasilnya bagus banget kan.

Dan intip Instagram BEAUTIESQUAD untuk keseruan yang lainnya.


 ig


BEAUTIESQUAD FB : https://www.facebook.com/Beautiesquad/
BEAUTIESQUAD IG : https://www.instagram.com/beautiesquad/






Sunday, August 6, 2017

REVIEW : Okalan Glowing Palette Shimmers Kit (ABH Moonchild DUPE)

Haiii semuaa!!

Kali ini aku akan mereview tentang highlighter palette yang dibilang sebagai dupenya Anastasia Beverly Hills Moonchild Palette. You guys know how famous that palette right? Sayang aku sebagai budgeted blogger ga mampu beli ABH yang harganya 700 ribuan itu huhu, makanya aku excited banget nyobain highlighter palette dari Okalan ini, yuk cek reviewku sampai abis.


Okalan sendiri adalah drugstore brand dari US yang diproduksi di China seperti LA Girl, LA Colors, Beauty Creations, dkk sehingga harganya sangat murah, tapi bukan berarti brand abal ya. Pertama bahas packagingnya, packaging palette ini standar yaitu berbentuk persegi panjang dari bahan karton tebaldengan background warna hijau toska, hijau muda, dan kuning telur asin. Pada bagian depan terdapan nama brand, serta nama produk.

komposisi, click to zoom

Di bagian belakang ada keterangan komposisi, nama dan alamat brand, net weight, serta keterangan daur ulang, barcode dan masa pemakaian.Tidak tertulis klaim maupun kegunaan pada packagingnya sehingga nggak akan aku tulis di sini dan untuk komposisi bisa di klik di gambarnya supaya lebih jelas, yang pasti tidak mengandung paraben which is plus from me!.

Setelah packaging luarnya, packaging palettenya sendiri sama persis dengan dus luarnya, mulai dari background warna sampai keterangan, I think they're too lazy to make different one lol, aku juga sebenernya ngga suka sama warna dan desainnya karena terlalu berkesan cheap, tapi yah dilihat dari harganya sih aku ngga terlalu protes.


Yup, one broke :'(

Saat produk ini baru sampai ke rumahku dan aku semangat banget buka, sedih banget pas liat ternyata salah satu shadenya ada yang pecah huhuhu. Entah ini karena kesalahan kurir atau dari seller, karena aku lihat dibungkus tebel bangett pake bubble wrap jadi seharusnya ngga bakal pecah kecuali kena barang berat, yang mana seharusnya packing luarnya ada yang penyok atau menekuk. Bisa juga memang highlighternya rawan pecah, karena selain satu shade yang pecah itu, SEMUA shade lain ada retakannya.


nama-nama dan penampakan masing-masing shade
Packingan Okalan Glowing Palette ini terbuat dari karton yang tebal sehingga terasa kokoh untuk dipegang, saat dibuka terlihat cermin di bagian atas dengan ukuran lumayan tidak besar tapi juga ngga kecil banget, sedangkan highlighternya sendiri ada 6 dengan shade yang berbeda, berikut adalah list shadenya, oh iya ini aku tentuin sendiri ya jadi bukan official penjelasan shadenya tapi menurut pengamatanku aja :

Glam & Bright : Purple with blue undertone
Magic Heaven : Gold with green undertone
Star Dust : White with blue undertone
Diamond shine : Pink Cool undertone
Royal Crown : Green with warm undertone
Precious : Crystal White with warm undertone.

Yep, I'm suck at determining shades. Dann katanya sih semua shade ini hampir sama dengan yang ada di palette ABH Moonchild, aku sendiri ngga punya palette itu jadi ngga bisa membandingkan. Nah berikut adalah saat di swatch di tangan aku.


Indoor

Outdoor
Aku sukaa banget sama pigmentasinya! Di swatch di atas memang aku pakai jariku dengan menekan secara nggak sebegitu napsu, jadi agak sheer, tapi aslinya pigmented banget loh. Tidak ada bau yang tercium juga dari palette ini, kan biasanya kalau merk drugstore ada bau chemical sedikit, tapi ini ngga ada. Dan semua shadenya memiliki shimmer jadi ngga ada yang matte.

Menurutku shadenya ada yang mirip seperti Glam & Bright dengan Star dust, tapi undertonenya beda. Kalau ke enamnya di mix hasilnya adalah seperti ini.


click to zoom
Terlihat seperti crystal white highlighter, karena palette ini pigmented banget aku sarankan kalau mau pakai mending pakai fan brush daripada nanti kebanyakan dan bling-bling seperti lampu disko, selain itu bagi pemilik pori-pori besar seperti aku kalau kebanyakan pori yang seharusnya disembunyikan akan semakin terlihat, begitu juga dengan noda bekas jerawat. Dan hebatnya meskipun drugstore brand, palette ini tidak meninggalkan falls out yang banyak, ga ada malahan.


Me using star dust on my cheeks

me using diamond shine on my nose, chin, and top of the lips

Seperti di gambar, aku memakai dua shade berbeda dan terlihat hampir sama hasilnya, kecuali kalau aku memakai shade yang warnanya sedikit beda seperti Glam & Bright yang hasilnya akan terlihat keunguan atau Royal Crown yang hasilnya akan terlihat sedikit olive. 

Highlighter palette ini ketahanannya bagus, karena setelah aku pakai selama 4-5 jam masih terlihat glowing wajahku meskipun campur minyak juga karena kulitku berminyak terutama di bagian hidung terlihat mengkilap banget.Yang nggak aku suka dari palette ini hampir tidak ada kecuali kalau misalnya nge-swatch ke tangan, highlighternya ngga semua transfer ke tangan, tapi ada residu yang tertinggal di jari jadi jariku semuanya bling-bling kena shimmernya.

What I like from this product :
- Cheap
- Ukurannya lumayan besar
- Pigmented
- Falls out nya tidak banyak
- Long lasting
- Bener-bener bikin glowing
- Tidak mengandung paraben
- Shadenya mirip dengan ABH Moonchild (katanya)

What I don't like from this product :
- Susah dicari di Indonesia
- Desainnya kurang menarik
- Rawan pecah
- Ada residu yang tertinggal kalau pakai jari

Overal : 4,5/5
Repurchase? Yes

Aku merekomendasikan palette ini bagi yang suka pakai highlighter saat dandan, atau yang lagi cari highlighter palette murah tapi hasilnya bagus, aku sendiri jarang menggunakannya karena hasilnya yang glowing banget, jadi kalau ada acara khusus saja. Untungnya kedaluwarsanya 24 bulan setelah dibuka jadi sekitar 2 tahun, jadi aku masih punya banyak waktu buat ngabisin.

Thanks for sticking up with my review, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think. Kalau berkenan subscribe ke bloglovinku, Instagram, atau google+ ku yaa, supaya ngga ketinggalan kalau ada postingan baru. See you~

Saturday, July 29, 2017

(REVIEW) Dearpacker Jeju Flower Mask Sheet

Haiii semuaa! 

Kembali lagi denganku disini, kali ini kita akan membahas tentang mask sheet! *SFX:Hurray* As you know I love mask sheet, padahal sebelumnya aku kurang suka ide tentang nempelin kertas sekali pakai dengan harga yang lama-kelamaan berasa juga di kantong. Anyway, mask sheet yang kureview kali ini adalah Dearpacker Jeju Flower Mask Sheet, Dearpacker sendiri telah terkenal sebagai merk Korea Selatan yang konsisten mengeluarkan mask sheet premium dengan golongan harga menengah-keatas, seri Jeju Flower ini adalah seri menengahnya.

Dearpacker Jeju Flower Mask Sheet  review

Packaging, secara packaging aku rasa Dearpacker bener-bener bagus banget! Kalau biasanya packaging mask sheet berbentuk persegi panjang Dearpacker lebih ke arah setengah lingkaran seperti busur. Mask sheet ini memiliki desain dan warna sesuai dengan variannya, diantara 4 varian bunga yang tumbuh di Jeju aku memilih 2 yaitu Camellia dan Cherry Blossom.

Dearpacker Jeju Flower Mask Sheet camellia
Click to zoom
Pertama aku akan membahas yang Camellia, pada bagian depan ada print bunga camellia dengan tulisan Jeju Flower, dan nama brand di bagian bawahnya, sedangkan di bagian belakang menggunakan warna merah polos dengan keterangan manggunakan hangul. Aku sendiri ga ngerti artinya, satu-satunya yang masih bisa kubaca adalah komposisinya yang ditulis dengan huruf latin, juga gambar cara pemakaiannya. Varian Camellia ini klaimnya berfungsi untuk melembabkan dan mengencangkan wajah.

Dearpacker Jeju Flower Mask Sheet cherry blossom
click to zoom
Sedangkan untuk yang Cherry Blossom menggunakan pattern bunga Cherry Blossom di bagian depan dan warna putih di bagian belakangnya. Sama seperti yang varian Camellia, hampir semua keterangan menggunakan hangul kecuali komposisi, kalau ingin mengecek klik untuk zoom ya. Varian Cherry Blossom ini mengklaim untuk melembabkan dan mencerahkan wajah.
bentuk masker

Bentuk maskernya cukup besar sehingga dapat menutupi tipe wajah yang lebar, tetapi kalau buat aku masker ini masih kebesaran. Bentuknya juga tidak terlalu berbeda dengan mask sheet merk lain, tiak ada penutup mata di mask sheet ini. Wanginya enak sekali, aku perhatikan memang dasarnya wangi floral tetapi yang Camellia ada bau samar bunga camellia dan Cherry Blossom juga ada bau cherry blossomnya.

cairan masker
Berbeda dengan masker lain yang essence maskernya tidak dicampur apapun, Dearpacker ini essencenya ada campuran seperti ijo-ijo kecil mungkin maksudnya ekstrak bunganya. Hal ini nggak bikin mengganggu karena potongannya kecil dan tidak terlalu banyak.

Me using dearpacker mask

Saat aku memakai sheet mask ini aku ngga merasakan wajahku iritasi ataupun panas, malah adem dan nyaman dipakai meskipun kebesaran. Masker ini terbuat 100% cotton, cukup tebal dan tidak mudah sobek. Essencenya lumayan banyak jadi 30 menit pemakaian sheet mask masih terasa basah, biasanya sih setelah memakai aku menepuk nepuk wajahku agar essencenya meresap, lalu sisa essence yang menempel di sachetnya aku ambil dan taruh di wajah, leher, dan kalau masih sisa ke tangan. Hebatnya mask sheet ini nggak bikin wajah berminyakku jadi lebih berminyak dan jerawatan, besoknya sehabis tidur malah wajahku terasa fresh dan bebas minyak.

Aku tidak terlalu merasakan perubahan untuk yang Camellia, memang wajahku terasa kencang dan halus tetapi sayang nggak permanen. Untuk yang Cherry Blossom aku merasa wajahku jadi lebih cerah dan segar, noda bekas jerawat juga tersamarkan, tapi hasilnya juga nggak permanen which is fine karena semua produk mask sheet memang hasilnya ngga tahan lama, jadi harus rutin memakai baru terasa bedanya. Selain itu aku tidak bisa menemukan minusnya, kecuali barangnya yang susah didapat dan harganya lebih mahal dari masker merk Innisfree, Etude, dkk yaitu 16 ribu di olshop untuk satu sheet.

What I like about this product :
- Good packaging
- Good scent
- Generous essence
- Not irritating
- Suitable for oily skin
- The size's quiet big

What I don't like about this product :
- Hard to find in Indonesia
- Kinda pricey
- Not so long lasting effects

Overal : 4,5/5
Repurchase? Yes

Aku merekomendasikan produk ini bagi yang suka dengan mask sheet Korea atau juga yang mau nyoba-nyoba mask sheet. Produk ini sayangnya jarang yang jual dan hanya dapat ditemukan di olshop.
Thanks for sticking up with my review, like, comment, or share below so I'll know what you think. If you want you can subscribe to my google+, instagram and bloglovin so you won't miss my next post! See you~

Sunday, July 23, 2017

(REVIEW + DUPE) 3CE X Lily Maymac Matte Lip Color

HAIII SEMUA!!

Kali ini aku mau review soal lipstick yang cakeupp banget dari brand 3ce, salah satu brand dari Korea Selatan yang terkenal sampai ke dunia internasional. Lipstick ini adalah special edition karena merupakan kolaborasi dengan selebgram Australia-Filipina Lily Maymac, baca reviewku tentang 3CE X Lily Maymac Matte Lip Color sampai habis ya karena  I got some interesting facts.

3CE X Lily Maymac Matte Lip Color
Aku sejak dulu selalu mantengin produk dari 3ce karena produknya yang terlihat catchy dan model-modelnya yang cantik, dan sekitar akhir tahun lalu 3ce mengeluarkan produk limitednya dengan Lily Maymac, aku jatuh cinta pada pandangan pertama dan akhirnya napsu banget pengen beli, setelah berbulan-bulan akhirnya dapet! Senengg banget meskipun yah harganya terbilang mayan mahal yaitu sekitar Rp.200.000 di online shop.


Klaim produk ini menurut website officialnya adalah : Creamy matte lipstick that adds tension on your lips. It stays on lips, as though you've applied lip primer, and maintains clean colored lips for a long time.

Hal yang bikin aku jatuh cinta adalah packagingnya, paling kena kalau udah lihat packaging bagus dan ini tuh buaguuuss banget, hayo siapa yang ga tertarik lihat desain rose goldnya. Dus dari lipstick ini terdiri dari karton yang dilapisi kertas glossy berwarna rose gold, fontnya sendiri berwarna hitam, logo 3ce, Stylenanda, dan Lily Maymac signature di bagian depan, nama shade di bagian atas, dan barcode di bagian bawah. 

bagian belakang


Di bagian belakang dus tertera informasi dengan tulisan hangul, serta sticker original dari 3ce.


Packaging
Tube lipsticknya sendiri berbentuk persegi panjang dengan ujung yang mayan lancip tapi ga sampai bikin sakit kalau gak sengaja nyenggol, karena ternyata terbuat dari plastik. Aku sih expect kalau bahannya terbuat dari kaca, biar tambah mewah, ternyata dari plastik dengan desain sama persis seperti dusnya. Sedikit kecewa sih iya, tapi untung lipstick ini gak enteng banget, jadi masih terasa berat jadi ngga terkesan murah.

Keterangan di bagian bawah

seal
Berbeda dengan dusnya tidak ada keterangan di bagian belakang tube, hanya terdapat keterangan shade, tanggal kedaluwarsa, kode produksi, dan info dari tulisan hangul yang saya ga ngerti :p. Terdapat stiker panjang yang berfungsi sebagai segel, keterangan tulisannya sih katanya, artinya tidak dapat dikembalikan kalau segel rusak.

Look at how gorgeous it is

Saat kubuka, lipstick ini sama seperti lipstick biasanya yang diputar supaya produknya muncul, dan isinya lumayan banyak, kalau di keterangan resminya sih 3,5 gram. Bagian ujung lipsticknya ngga runcing, jadi malah menumpul agak kedalem gitu. Now it's time to swatch!.

3CE X Lily Maymac Matte Lip Color review
Left :Indoor, right : outdoor
Aku memilih shade 908 Warm and Sweet, kolaborasi dengan Lily Maymac ini ada 3 shade, yang semuanya adalah warna MLBB, Lily sendiri terkenal dengan makeup nude dan lipstick MLBB jadi ga heran kalau ga ada warna ngejreng di collab ini. Shade Warm & Sweet ini dideskripsikan sebagai warna coral brown, kalau aku swatch terlihat seperti warna brown dengan campuran oranye. Warnanya mengingatkanku sama daun di musim gugur, cantik banget. Aku ngga mencium bau apapun dari lipstick ini.
3CE X Lily Maymac Matte Lip Color review
3CE X Lily Maymac Matte Lip Color warm & sweet
Saat aku pakai di bibirku ternyata cocok banget dengan kulitku yang nggak putih, warnanya ga terlalu pucat dan wajahku juga ngga terlihat kusam, natural banget. Jatuhnya di aku malah terlihat banyak oranye nya, tapi masih wearable buat sehari-hari. Lipstick ini hasilnya velvet matte yang ngga bikin bibir kering. Lipstick ini ngga transferproof, tahan sekitar 3-4 jam kalau tidak dibuat makan, kalau dibuat makan harus reapply lagi dan ga usah dihapus karena ngga bakal menggumpal kalau diapply lagi.

Minusnya lipstick ini agak seret saat di oles, jadi harus berkali kali supaya warnanya keluar. Jatuhnya juga ngga mulus, bisa kelihatan di arm swatch ku kalau olesannya seperti hasil air brush dan kalau dipakai di bibir garis bibir jadi terlihat. Dan setelah 3-4 jam warna lipstick ini memudar jadi nude brown, ngga secerah saat pertama. 

Nah aku sendiri kaget saat pertama kali oles lipsticknya karena warnanya miriiiip banget sama Purbasari lipstick color matte no.90 yang aku punya, ini adalah foto comparisonnya.


comparison indoor

comparison outdoor
Kedua warnanya hampir 100% sama, mungkin terlihat kalau yang 3ce lebih tua, tapi itu karena aku apply berkali-kali supaya keluar warnanya sedangkan yang Purbasari cuma sekali oles langsung keluar. Kalau dibandingin sih ya, aku lebih suka si Purbasari, karena selain pigmented, Purbasari lipsticknya creamy dan lembuut banget di bibir jadi lebih melembabkan juga, sama-sama ngga transferproof dan tahan 3-4 jam bedanya si Purbasari punya wangi bubblegum, personally sih aku ga sensitif soal wangi jadi ga begitu ngaruh juga. Jadi sebenernya nyesel beli 3ce ini, because what's good in this is just the packaging.

What I like about this product :
- Gorgeous packaging and design
- Beautiful color
- Valvet matte 
- Not drying
- Doesn't have any scent

What I don't like about this product :
- Expensive
- Not really pigmented
- Accentuated my lip lines
- Hard to get in Indonesia

Overal : 3,5/5
Repurchase? Hmm, maybe no

Aku merekomendasikan lipstick ini bagi para kolektor lipstick limited edition atau penggemarnya 3ce dan Lily Maymac. Aku sendiri merekomendasikan untuk lebih membeli dupenya, yaitu si Purbasari no.90 ini, meski harganya 30 ribuan tapi lebih bagus daripada 3ce. Oh ya seri ini juga telah discontinued tapi masih dijual di olshop. Banyak banget yang nawarin dengan harga dibawah 100ribu, dengan alasan dikirim langsung dari Korea. Menurutku sih itu fake, karena harga awal lipstick ini apabila di kurskan jadi 200ribu jadi ngga mungkin kalau dijual dengan harga murah. Apalagi seri ini juga sudah tidak diproduksi lagi, sehingga alasan pesan langsung dari Korea kelihatan boong.

Thanks for sticking up with my review, leave comment, like, or share below so I'll know what you think

Saturday, July 15, 2017

(REVIEW) QL Matte Lip Cream in No. 21 Peach Angel & No. 23 Shocking Pink

HAIIIIIIIIIIIIIIII Semuaa!!

Balik lagi dengan aku disini, kali ini aku mau membahas tentang Lip cream (again). Personally aku suka banget ngoleksi gincu terutama lip cream, dan selalu berusaha update soal brand-brand apa aja yang ngeluarin lip cream terbaru terutama brand lokal. Dan ya, QL cosmetic yang udah legendary di masyarakat Indonesia kali ini mengeluarkan produk Lip cream. Mau tau pendapatku tentang lip cream dari QL ini? Yuk baca sampe abis.

Ql lip cream matte
Aku pertama tau produk ini dari official Instagram Ql Cosmetic. Aku langsung excited banget karena selama ini aku tau QL produknya bagus-bagus tetapi murah banget, sayangnya begitu aku lihat shade yang tersedia langsung galau. Karena semua shade dari QL Matte Lip Cream ini terdiri dari pink dan red. Setelah bimbang mau pilih yang mana (I'm nude lipstick addict), akhirnya pilih yang No. 21 Peach Angel & No. 23 Shocking Pink. Aku beli lip cream ini dengan harga 32 ribu di online shop, itu juga ada diskon dari tokonya, kalau ga diskon mungkin sekitar 38-39 ribu.



 Pertama kita akan bahas packagingnya, packaging lip cream ini terbilang simple banget, yaitu tube berlatar warna hitam dengan bagian bawah masih terlihat isi produknya supaya memudahkan kita melihat varian shadenya. Warna fontnya biru muda, jadi kelihatan kontras banget dan sorry to say, terlihat murah dan norak. Lip cream ini tidak memiliki box jadi cuma dibalut plastik, dan di bagian belakang terdapat kertas tentang informasi komposisi. Sayangnya kertas ini ngga nempel di tubenya, jadi cuma kertas digunting terus ditaruh di bagian belakang, lalu dikasi plastik biar ga jatoh.  Dan parahnya lagi ukuran kertasnya berbeda, bisa dilihat di gambar atas, mungkin yang satunya belum digunting kali ya.

Aku pertama tau sih mikir, "Ini yakin bukan produk tester?" Karena yah, this is kinda unprofessional apalagi brand QL bukan brand indie atau brand kecil.

Aplicator
Aplikator QL Matte Lip Cream ini terbilang standarnya lip cream, panjang dan bentuknya doe foot. Aku rasa aplikator model gini bagus karena bisa menjangkau cupid bow, banyak brand lain yang mencoba memberi inovasi tentang aplikator lip cream dengan berbagai macam bentuk but you can never beat a classic :).

Sekarang hal yang biasanya ditunggu-tunggu... swatch time!.

Indoor

Outdoor

Diantara semua shade yang tersedia (ada 5 shade totalnya) kedua shade inilah yang ga ada unsur merahnya, sebelum membahas warna aku bakal bahas wanginya dulu deh. Wanginya kuat banget, seperti aroma fruity tapi di kuatin beberapa kali lipat, bikin pusing? Iya. Aku bukan orang yang pilih-pilih wangi kosmetik tapi ini baunya saking kuatnya sampe bikin aku pusing, bahkan ketika aku oles ke tangan ataupun bibir wanginya gak ilang-ilang, padahal kalau agak di kalemin dikit baunya enak.

Saat pertama aku swatch si No. 21 Peach Angel ini, aku kecewa, karena diliat dari namanya aku kira warnanya bakal kayak Wardah No 14 Peach Pink gitu, ternyata warnanya barbie pink saudara-saudara! Dan aku kira warna ini punya nya No. 23 Shocking Pink, karena di instagram QL cosmetic, swatch lip creamnya nggak dikasih nama jadi aku nebak-nebak swatchnya yang mana. Aku kira sih yang warna agak merah-oranye itu si No.21 Peach Angel ternyata shade lain (Flaming Rose).

Aku sendiri udah ga ekspektasi apa-apa karena yakin warna kayak gini gak bakal cocok buat kulitku, dan hasilnya bisa dilihat.

QL Matte Lip Cream No. 21 Peach Angel
Ngerasa mirip banget sama Nicki Minaj saat pakai shade ini hahaha. Mungkin kalau formulanya bagus aku bakal maafin warnanya yang light banget, tapi ternyata formulanya parah pemirsa. Streaky, gak bisa nutupin warna asli bibirku, kering, dan susah pakai banget biar hasilnya seperti di foto (itu aja masih belepotan). Butuh sekitar 4x celupan supaya nutup seperti di foto. Dan nge jreng banget hasilnya, aku sendiri merekomen warna ini buat yang kulitnya putih dengan cool undertone, sebenernya warna gini ini paling cocok buat bule, tapi entah kenapa QL menargetkan warna ini ke masyarakat Indonesia yang kebanyakan punya kulit cokelat, kuning dengan warm undertone.

QL Matte Lip Cream No. 23 Shocking Pink

Reaksi pertama saat aku swatch No. 23 Shocking pink ini... shock! And not in a good way. Karena pertama aku kira warnanya bakal pink seperti yang Peach Angel tapi lebih tua, ternyata warnanya  ungu. Kecewa, karena nama shade nya kok misleading banget, masa QL ga tau bedanya pink dan ungu, c'mon. Tapi dibanding dengan yang satunya formula shade ini JAUH lebih baik, nggak streaky, mudah diratakan, cepat kering tapi hasil mattenya masih melembabkan pokoknya bagus lah kecuali wanginya yang masih kecium. Shade ini juga cocok dengan kulitku yang sawo matang.

Ketahanan lip cream ini lumayan, sekitar 3-4 jam sebelum memudar, tipenya kissproof dengan hasil velvet matte, tapi kalau misal diusap masih nempel, jadi ngga smudgeproof. Nyaman dipakai dan ringaann banget, tetapi yang shade Peach Angel terasa lebih kering daripada yang Shocking pink. Lip cream ini mudah dihapus dan tidak meninggalkan stain di bibir.

What I like :
- Cheap
- Ringan dan nyaman dipakai
- Tidak membuat bibir kering
- Cepat ngeset jadi matte
- Good aplicator
- Mudah dihapus

What I like :
- Ada yang streaky dan susah diratakan
- Wanginya menyengat
- Ngga smudgeproof
- Warna yang muda terasa kering, dan tidak menutup warna asli bibir
- Nama shade dengan kenyataannya nggak sama
- Pilihan shade terbatas

Overal : 3/5
Repurchase? No

Aku rekomen lip cream ini buat yang ingin punya lip cream dibawah 40 ribu, tetapi aku bilang sih jauhin shade yang warnanya muda karena selain wash out juga formulanya lebih jelek daripada yang warna tua. Aku sendiri ngga repurchase karena ga ada shade lain yang menarik, mungkin di lain waktu QL cosmetic dapat menambah shade lain seperti mauve, brown, dan nude dengan wangi yang sedikit di kurangi. Aku sendiri berekspektasi besar dari QL and I hate to say something bad in my review, tapi aku harus jujur ya, I don't like this product. Review ini 100% asli dari aku sendiri, tidak ada sponsorship atau promosi, aku beli lip cream ini dengan kantong sendiri dan tidak ada unsur mau menjelekkan suatu brand atau produk :).

Thanks for sticking up with my review, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! See you~