Sunday, June 18, 2017

(REVIEW) Purbasari Hi Matte Lip Cream Hydra Series in No.2 Azalea & No.3 Lantana

HAIII SEMUA...

Dalam Postingan kali ini aku akan membahas produk yang sudah ngehits banget di dunia pergincuan, maybe semua orang sudah tau dan blogger lain sudah mereview (Yup telat deh). But Still, aku tetap posting because maybee you guys wanna know about my opinion. No one? Well, okay lol.

Produk yang akan dibahas yaitu Purbasari Hi Matte Hydra Series in No.2 Azalea & No.3 Lantana. We all know gincu Purbasari color matte yang sampai sekarang masih dicari orang nah sekarang Purbasari bikin versi lip creamnya. Apakah kualitasnya juga sama bagus atau lebih bagus daripada yang versi lipstik tradisionalnya? Yuk baca terus.


Aku membeli produk ini di Shopee dengan harga 39.000 rupiah, tapi di toko-toko kosmetik , konter Purbasari bahkan Guardian dapat ditemukan lip cream ini dengan harga 40.000-50.000.

Bagian depan box 

Samping

Samping
Lip cream ini memiliki box berwarna hitam dengan bahan doff yang simpel banget, personally aku lihat sih kurang menarik desainnya. Mirip dengan yang seri Color Lipstick dan menurutku sih untuk seri yang Color Lipstick juga kurang menarik sih, terlihat cheap aja.

Pada bagian samping dan belakang ditulis informasi tentang produk, caution, komposisi, barcode, nama dan alamat produksi. Aku sendiri ga bisa nemuin klaim produk dari boxnya, tapi yang jelas Lip cream ini memiliki kandungan Vit. E dan UV Filter. 

Keterangan shade
Di bagian bawah dusnya terdapat stiker dengan warna dan nama shadenya, aku pilih No. 2 dan No. 3 karena menurutku warnanya cocok kupakai, dan aku bukan tipe-tipe beli semua shade hanya untuk review meskipun aku tau pasti ga bakal cocok, jadi aku selalu pilih beberapa shade aja daripada nanti nganggur di ga dipake.

The tube

Ket. shade
Nah tubenya sendiri berbentuk persegi panjang dengan potongan runcing, mirip seperti Lip cream Rollover Reaction. Aku sendiri punya RR shade Livv, but it's another story, kapan-kapan bikin reviewnya. DIbandingkan dengan RR sih tubenya Purbasari ngga frosted, jadi bening dan bukan berbahan glass, tapi plastic, jadi ringan banget. Aku suka dengan tubenya, apalagi di leher tube ada gold lining yang bikin terlihat mewah, seandainya botolnya lebih berat sama seperti RR, pasti perfect.

Di bagian bawah tube ada keterangan dan No. shade beserta netto, isinya lumayan banyak loh, 6.5 gram, dengan harga dibawah 50.000 rupiah menurutku worth it banget.

Aplikator

Aplikator dari samping
Aplikatornya berbentuk doe foot dengan potongan yang tidak terlalu tajam, jadi bantet tapi panjang sesuai dengan tubenya. Dan mulut tubenya sendiri keciiilll banget, jadi kalau misal ngeluarin aplikatornya pasti 100% produk akan belepotan di tube. Mungkin ini bertujuan supaya produknya tersaring jadi ngga terlalu boros, dan juga kalau kita penasaran produk ini baru atau nggak tinggal liat mulut tubenya aja, karena ga mungkin lip creamnya ga bakal bekas di mulutnya kalau aplikatornya di keluarin.

Kiri : Indoor, Kanan : Outdoor
Saat aku swatch di tangan aku perhatiin baunya seger gitu, kalau lip cream lain memilih floral-sweet scent Purbasari ini lebih seperti fruity, tapi masih ada hint floralnya. Sayangnya saat aku oles, kok coveragenya agak sheer ya, di gambar diatas adalah swatch saat di Indoor dan outdoor, masih terlihat sedikit warna kulitku.
Bare lips

No.2 Azalea

Gambar di paling atas adalah bare lipsku, maaf buram karena susah banget fokusinnya, tapi bibirku memiliki garis hitam di bagian bawah dan di atas bibir. Sedangkan yang gambar dibawah adalah aku saat memakai No. 2 Azalea di bibirku. Meskipun agak sheer, tapi lip cream ini masih dapat menutupi warna asli bibirku ternyata, meskipun harus dua kali supaya bener-bener cantik seperti di gambar. Teksturnya creamy banget, hampir susah diratakan karena ngga ada cair-cairnya sama sekali.

No.2 Azalea ini warnanya pinky nude yang MLBB banget, cocok buat semua skintone, dan aku rasa ini adalah warna aman yang bakal jadi best seller.

No. 3 Lantana
Sedangkan No. 3 Lantana lebih pigmented, tapi tetap memerlukan dua kali oles baru hasilnya bisa seperti gambar di atas. Shade ini pink tua dan agak ngejreng, tapi masih cantik buat daily. Shade ini cocok buat yang ga pengen dandan tapi wajah terlihat segar dan pop up, diantara kedua shade ini aku lebih suka yang No.3.

Me using Purbasari Hi Matte No. 2 Azalea

Me using Purbasari Hi Matte No.3 Lantana
Untuk ketahanan sekitar 4-5 jam sampai lip cream ini cracked di tengah bibir, aku kecewa sih karena modelnya kayak ngelupas gitu, jadi bukan tipe lip cream yang memudar. Tapi uniknya kalau misal kita buat makan berat, lip cream ini ngga bakal hilang di tengah, tapi meninggalkan stain pink yang cakep, ini mengingatkanku dengan formula lip cream Mineral Botanica yang lama, tapi lebih tahan lama dan kissproof an Purbasari.Aku tidak menemukan bibirku kering saat memakai lip cream ini karena kandungan Vit, E nya, rasanya juga ringan sekali seperti ga pakai lip cream dan nggak perlu nunggu lama buat ngeset matte.

Lip cream ini terbilang susah dihapus, apalagi yang no.3 Lantana, meskipun aku pakai makeup remover bibirku selalu ada stain pinknya, dan setelah aku pakai facial foam baru hilang meskipun tidak seluruhnya.

What I Like :
- Cheap
- Good tube design
- Nice Scent
- Beautiful shades
- Lightweight
- Cepat ngeset jadi matte
- Kissproof
- Not drying
- Stain

What I don't like :
- Box looks cheap
- Kinda sheer
- Cracked after several hours
- Hard to erase (specially no.3)

Overal 4/5
Repurchase? Yes, pengen nyobain shade lainnya.

Lip cream ini aku rekomendasikan buat yang ingin punya lip cream dengan budget dibawah 50,000 rupiah. Memang ada minusnya tapi menurutku plusnya lebih banyak dan in the end, this lip cream is really worth to buy!

Thanks for sticking up to my review, leave like, comment or share below so I'll know what you think. You can subscribe to my gfc, ig, or blog lovin so you won't miss my next post, see you~ 

Sunday, June 11, 2017

(REVIEW + COMPARISON) Wardah Everyday BB Cream Vs Wardah Lightening BB Cream

Haii semua!

Postingan kali ini akan membahas tentang BB Cream yang aku lagi sukain banget, karena selama ini aku agak skeptis sama produk BB Cream atau Foundation lokal, tapi setelah pakai dua produk ini aku jadi harus merubah pandanganku. Dua produk yang akan aku bahas adalah Wardah Everyday BB Cream & Wardah Lightening BB Cream, dannn karena kedua produk ini mirip-mirip jadi aku sekalian bikin perbandingan/comparison, yuk cek pendapatku tentang kedua BB cream ini!.

Wardah Everyday BB Cream & Wardah Lightening BB Cream vs

Maybe aku telat banget reviewnya, karena sepengetahuanku sih Wardah telah mengeluarkan dua varian BB cream ini kira-kira tahun 2014, dan sudah banyaak sekali yang membandingkan kelebihkan dan kekurangan dari dua produk ini, but still, aku baru tertarik soal BB cream lokal baru-baru ini setelah memakai BB Cream dari Etude serta BB Cushion-BB Cushion dari berbagai merk Korea Selatan dan kesal karena hampir semua shade Korea terlalu putih buat kulitku.

Keterangan di kotaknya
Pertama aku bahas packagingnya, Wardah Everyday BB Cream ini kotaknya berwarna hijau toska dengan gradasi cokelat muda di bagian bawah, sedangkan untuk yang Wardah Lightening BB Cream warnanya lebih gelap yaitu biru tua dengan gradasi cokelat lebih tua daripada yang Everyday. 
Untuk memperjelas klik gambar


Wardah Everyday memilih menggunakan warna hitam sebagai warna font di kotaknya, sedangkan yang Wardah Lightening memilih warna putih sebagai warna font, menurutku sih dalam pemilihan warna yang Everyday lebih bagus karena perpaduan warnanya pas, dan tulisannya lebih mudah dibaca daripa yang Lightening. Di bagian samping terdapat klaim produk, komposisi, barcode, yang dibagian belakang ada klaim yang ditulis dengan bahasa Indonesia dan Inggris, dan di bawah kotak dua produk ini sama-sama memiliki kode produksi dan exp date.

Kiri Wardah Lightening, kanan Wardah Everyday
Pada tube warna desainnya sama seperti di kotak dusnya, dan tetep sih aku personally lebih suka warna yang seri Everyday nya. Perbedaan klaim dari seri Everyday dan Lightening menurutku tidak terlalu berbeda, yang Everyday mengklaim dengan teknologi water bank membuat kesegaran saat aplikasi, dapat menutup pori-pori, ol control, dan melembabkan wajah sehingga wajah halus bercahaya. Sedangkan klaim dari seri Lightening adalah 10 manfaat yang mana hal paling beda adalah teknologi triple lightening yang membuat wajah tampak lebih cerah, perfume free dan formula BB cream lebih long lasting, yang seri Lightening memiliki spf lebih tinggi daripada Everyday, yaitu Spf 32, sedangkan yang Everyday 'hanya' Spf 30. Selebihnya fungsi Lightening sama dengan yang Everyday.

Wardah Everyday BB Cream & Wardah Lightening BB Cream swatch
Swatch di tangan, klik untuk memperbesar
Waktunya swatch sekarang, kedua seri BB cream ini hanya memiliki dua shade, yaitu light dan natural, aku pilih yang natural karena takut light terlalu terang untuk kulitku yang sawo matang. Meskipun sama-sama shade natural tetapi yang Wardah Lightening shadenya lebih terang daripada yang seri Everyday, untuk tekstur menurutku yang Seri Lightening lebih creamy sedangkan yang Everyday lebih watery sehingga lebih mudah diratakan yang seri Everyday, tetapi bukan berarti yang seri LIghtening seret ya, masih dalam tahap gampang di ratakan kok. 

Untuk bau yang seri Lightening hampir ga ada baunya cuma ada hint seperti bau bedak sedangkan yang seri Everyday baunya lebih kuat, yaitu bau segar seperti baunya Garnier.

Setelah diratakan
Meskipun tadi aku bilang kalau shade yang Wardah Lightening lebih terang daripada Wardah Everyday, tetapi setelah diratakan mereka sama-sama menyatu dengan kulit dan cerahnya alami, ngga cerah terlihat di dempul, bahkan kalau ga tau keduanya terlihat sama saja saat diratakan.
Using Wardah Lightening BB Cream

Using Wardah Everyday BB Cream

Pada gambar pertama adalah aku memakai Wardah Lightening BB Cream di bagian kiri wajah, BB cream ini dapat menutupi bekas jerawat minor, meratakan warna kulit, mencerahkan jelasnya, dan pori-pori terlihat lebih halus. Sedangkan yang gambar di bawahnya aku memakai Wardah Everyday BB Cream di bagian kanan wajah, BB cream yang ini juga sama dapat menutupi bekas jerawat minor, meratakan warna kulit, mencerahkan jelasnya, dan pori-pori terlihat lebih halus. Kalau dijejerkan sih hampir tidak terlihat bedanya, cuma menurutku kalau diperhatikan bagian yang seri Lightening lebih cerah daripada seri Everyday. Keduanya terasa ringan di wajah, tapi lebih ringan yang Everyday karena teksturnya yang watery.

No difference
Untuk ketahanannya, menurutku keduanya sama-sama memiliki oil control yang so-so. Kalau dipakai 3-4 jam wajah sudah terlihat mengkilap terutama di bagian T sudah berminyak banget. Kedua produk ini juga transfer, jadi kalau ngelap wajah pakai tisu BB creamnya juga akan menempel di tisu. Bedanya yang Lightening menurutku sedikit lebih matte finish daripada yang Everyday, dan terasa lebih 'berat' karena teksturnya yang lebih creamy. Sayangnya setelah beberapa jam dipakai kedua BB cream ini agak oxy, tapi ngga terlalu bikin wajah kumal, cuma tidak sama seperti pertama kali diaplikasikan.

Comedogenic? Aku sendiri tidak bisa menjawab untuk yang Lightening karena jarang banget aku pakai, untuk ke kampus biasanya aku pakai yang seri Everyday karena ringan di wajah dan terlihat natural, tapi sayangnya kalau dipakai terus menerus hidungku jadi ada lebih banyak komedo, jadi ya ini comedogenic.

Overal kedua produk ini bagus untuk daily tapi nggak membuatku terkesan sampai jatuh cinta dengan keduanya, bagi yang suka finish natural dan ringan lebih cocok memakai yang seri Everyday, sedangkan yang ingin wajahnya terlihat cerah bisa memakai yang seri Lightening. Tapi kalau disuruh memilih aku lebih suka memakai yang Everyday karena ringan banget, tentu saja aku ga akan memakai BB cream ini untuk hangout atau ke acara-acara karena coverage nya yang kurang, jadi aku pakai untuk daily.

Repurchase? Ya untuk yang Everyday.

Thanks for sticking up with my review, comment, like, or share below so I'll know what you think. you can follow my bloglovin, instagram, or GFC, just check it out on the right sidebar and notify me if you want me to follow back. See you~


Saturday, June 3, 2017

(Makeup Tutorial) Simple and Natural Pink Makeup Look with Local Brand

Haiiii semua!

Balik lagi sama aku disini, kali ini postingan blognya agak sedikit berbeda dari biasanya, karena postingan ini bukan cuma membahas soal produk makeup tapi aku juga akan memberitahu tutorial makeup dengan warna yang paling bersahabat sama cewek, yaitu pink!.

Now, this is the products I'll use :
Tadaa

Jadi kali ini akuakan full memakai produk lokal, karena menurutku dunia per-makeup-an sekarang sudah cepet banget berubah, bahkan makeup lokal yang selama ini kita generasi muda selalu interpretasikan milik 'emak-emak' sekarang berlomba-lomba merangkul kalangan muda yang ditandai dengan banyaknya produk baru dengan tujuan remaja-dewasa muda, and surprisingly, banyak banget produk lokal yang bagus ngga kalah sama makeup Korea atau Western, nah makanya sekarang aku mau full pakai local brand.

Langkah-langkah.




1. Ini adalah bare face ku, karena kulitku berminyak, mudah berjerawat, serta pori- pori besar terlihat sekali kan jerawat dan kawan-kawannya, apalagi kalau sudah datang bulan, bikin pusing rasanya.





2. Jadi langkah pertama adalah pakai BB cream dulu, untuk BB Cream aku pakai BB cream dari wardah yang seri lightening, menurutku BB cream ini bagus banget karena mencerahkan kulit, menutupi pori, an tentu menutupi bekas dan jerawat di wajah dengan lumayan, harganya juga murah yaitu cuma sekitar 30 ribu untuk 15ml. Aku memakai shade No. 2 Natural.



3. Lalu biasanya setelah base aku mulai merangkai makeup mata, awalnya aku merapikan alis dengan sikat alis dan pensil alis favoritku adalah dari Viva warna coklat, kata sebagian sih pensil alis Viva terlalu merah, tapi untuk rambutku yang di bleaching dan berwarna coklat warna ini cocok buat rambutku, jadi ngga terlalu anjlok warnanya.


 4. Setelah alis aku lanjutkan dengan eyeshadow, tapi untuk tutorial ini aku pakai Blush dari Inez sebagai eyeshadow, karena blushnya Inez itu too pigmented buat blush, jadi bisa digunakan untuk pengganti eyeshadow. Blush Inez yang aku gunakan adalah no. 4 Autumn Rose, jadi warna pink tua yang cakep banget.




5. Setelah itu mulailah aku pakai eyeliner, aku memakai Pixy Gel Liner untuk makeup look ini, menurutku gel eyeliner cocok untuk bentuk garis yang tidak terlalu tipis dan bukan cat eye, karena aplikatornya terlalu tebal.




6. Terakhir aku sapukan maskara, maskara favoritku adalah QL Mascara karena sekali oles sudah bikin bulu mata terlihat tebal dan curling juga. Tapi sayang aku lupa memfoto maskaranya :(.




7. Setelah mata aku mulai meng contour dan highlight, biasanya aku pakai dari merk Pixy Highlight and Shading, karena selain harganya murah hasilnya juga natural jadi cocok untuk daily atau makeup natural. 


8. Aku tambahkan blush on dari Inez dengan warna sama dengan eyeshadow, untuk look ini aku sengaja agak banyakin blush onnya dan aku pulas tepat di apple of the cheek dan di set dengan loose powder dari Makeover dengan nomor 03 Beige. Hasilnya seperti bisa dilihat di foto atas.



9. Yang terakhir tentu saja olesan Lip cream! Aku pakai LIp cream dari Purbasari yang lagi happening banget No. 3 Lantana. Menurutku warna pinknya cantik banget dan cocok buat look kali ini. 

SELESAI, itulah tutorial Simple and Natural Pink Makeup look. Dandanan ini cocok untuk daily, hangout atau Sebentar lagi kan udah mau lebaran, jadi cocok juga buat kamu yang berkunjung ke sanak saudara karena dandanan ini nggak terlalu mencolok sampai keluarga protes "Ya ampun itu wajah atau tembok kok dempulnya tebel banget". 

Selain dandanan, sudah biasanya kan berburu baju baru buat lebaran, kamu bisa cek koleksi berburu baju baru di ZALORA yang sesuai dengan karakter dan gaya kamu.

thanks for sticking up with my post guys, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~

Sunday, May 28, 2017

Unboxing + Review Perfectbeauty Beauty Box

Haii semua!!


Kali ini aku mau membahas tentang kesempatanku unboxing beauty box yang baru aku dapatkan dari Perfecbeauty.id, penasaran kan isinya, cek yuk!.


Mungkin hampir semua ciwi-ciwi tau kalau Perfectbeauty.id adalah portal belanja untuk kebutuhan wajah dan tubuh wanita, mulai dari skincare, body care, sampai suplemen semua ada disini. Saat aku dapet beauty box ini aku langsung excited banget karena boxnya cantik sekali. Ukurannya lumayan besar dengan warna utama pink. Di depannya ada logo Perfectbeauty dengan tulisan "Your Online Beauty Solution" besera link medsos mereka. Nah ini adalah isi dari beauty box nya :
Tadaaa

So Cuteee
Di dalam beauty box kali ini aku mendapatkan produk-produk dari La Rose. Apa itu La Rose? La Rose adalah brand yang khusus untuk menjawab kebutuhan rambut wanita terutama rambut yang rusak,  kering dan bercabang. Aku mendapatkan La Rose Rouge Shampoo and Conditioner Set beserta La Rose Rouge Cherubim Sisir Anti Kusut.

La Rose Rouge Shampoo and Conditioner Set

La Rose Rouge Shampoo and Conditioner Set packagingnya lucuu banget, dengan warna hot pink sebagai main color, desain dan font yang girly bikin cocok banget buat kamu yang suka dengan hal girlish, aku sendiri orangnya agak tomboi tapi kalau udah kena packaging selucu ini I can't help but squel in excitement.

bagian belakang
Kalau di bagian depan ada nama produk, logo, dan keterangan website di bagian belakang ada info tentang komposisi, nama perusahaan dan distributor, netto, dan keterangan cara pakai. Ternyata Perfect beauty ini distributor Indonesia resmi dari La Rose!.

La Rose Rouge Shampoo dan Conditioner mengatasi rambut yang rusak, kering, bercabang dan ngembang. Banyak wanita saat ini terekspos dengan berbagai bahan kimia baik itu dari hair coloring, smoothing, bonding, dan lainnya. La Rose merestorasi rambut yang telah rusak menjadi sehat kembali, bahkan memberikan tampilan jatuh dan lurus seperti di smoothing setelah pemakaian rutin.

Hal ini dimungkinkan karena Shampoo La Rose menggunakan kadar deterjen yang sangat rendah. Deterjen memang dapat menciptakan busa yang banyak, namun sebenarnya deterjen berlebih tidaklah baik untuk rambut kita karena dapat menjadikan rambut kusam, kering dan ngembang. Walaupun kadar deterjen rendah, La Rose mengandung de-ionized water, keratine dan nutrisi vitamin lainnya yang membersihkan dan menyegarkan rambut namun ramah dan tidak merusak kutikula rambut.

Conditioner La Rose dilain sisi adalah produk yang menutrisi rambut yang telah rusak agar dapat menjadi halus dan lembut kembali.. Lihat perubahan rambut anda dari pemakaian pertama menggunakan La Rose, gunakan secara berkala untuk hasil yang terbaik. Aku pribadi memiliki rambut rusak, kering, dan bercabang, mainly karena bleaching, karena itu aku excited banget ingin segera mencoba produk dari La Rose ini.

Konsistensinya
Shampoo nya sendiri lebih cair dan bening daripada kondisionernya, which is fine karena memang kebanyakan juga shampoo lebih ringan teksturnya sedangkan conditioner lebih berat karena conditioner mengandung lebih banyak kandungan untuk merawat rambut. Baunya harum banget, seperti harumnya bunga, jadi kalau pakai ini aku selalu cium-cium rambutku karena harumnya. Tetapi meskipun sekilas sama dengan merk-merk lain, La Rose ini busanya tidak begitu banyak, hal ini mungkin karena kandungan detergen La Rose lebih sedikit, menurutku sih bagus, karena jika terlalu banyak detergen rambut akan semakin kering, apalagi untuk rambut yang diwarnai, it's no no.


Cara pakai:
Shampoo - Gunakan shampoo La Rose setiap hari, aman digunakan karena kandungan deterjen yang rendah tadi. Pijat kulit kepala dan remas-remas rambut dengan Shampoo La Rose untuk hasil maksimal.
Conditioner - Gunakan conditioner La Rose setiap 2 atau 3 hari sekali, namun untuk rambut rusak parah bisa gunakan sehari sekali. Gunakan setelah shampoo-an dan gunakan hanya pada bagian rambut (jangan terkena kulit kepala). Remas-remas dan massage ringan rambut anda dengan Conditioner La Rose, diamkan beberapa menit dan kemudian bilas.

Hasilnya? Rambutku lebih halus, mudah disisir, dan tidak sekaku kalau pakai produk lain yang biasanya aku pakai, apalagi dengan baunya yang harum, jatuh cinta banget jadinya.

What I like :
- Cute design
- Smells good
- Rambut jadi lembut, halus, dan mudah disisir
- Dapat merawat rambut rusak bekas diwarnai

What I like :
- Actual price is pricey (@Rp. 75.000)


Cherubim Sisir anti Kusut
Sekarang ke sisirnya, Cherubim ini klaimnya menguraikan rambut yang kusut. Menguraikan tiap helai rambut dengan mudah dan menjadikan rambut halus dan jatuh. Jadi sesudah pakai shampoo dan conditioner lebih afdol pakai sisir ini supaya rambut yang masih ada kusut-kusutnya sehabis di keramasi jadi terurai dan halus. Desainnya bagus banget dengan sayap malaikatnya, kebetulan aku dapat yang warna hitam dengan mata sisir berwarna pink, it's cuuteee!.
Mata sisirnya


Before

After
 Awal-awal aku agak skeptis dengan sisirnya karena aku tidak pernah memakai gigi sisir yang besar dan tebel tapi setelah aku coba rambutku bisa diatur dengan mudah dan hasilnya sama seperti kalau aku pakai sisirku yang biasanya. Which is good, tapi aku tidak menemukan keistimewaan lebih dari sisir ini, yah memang fungsinya hanya untuk mengurai rambut yang kusut dan mereka telah melakukan sesuai dengan klaimnya.

What I like :
- Cute Design 
- Rambut mudah diatur
- Mudah pemakaiannya

What I don't like :
- Nothing really special
- Actual Price is pricey (Rp. 135.000)

Kesimpulannya sih aku suka banget dengan rangkaian produk La Rose ini, aku merekomendasikan buat kalian yang punya rambut rusak karena diwarnai, kusam, kering dan bercabang. Kalian bisa mendapatkan rangkaian perawatan rambut dari La Rose di Perfecbeauty dan terdapat banyak brand lain yang juga berguna untuk solusi rambut kering, jadi cek aja di link yang aku sertain.

Terima kasih untuk perfect beauty telah memberi kesempatan untuk mencoba produk-produk yang kece ini.  And thanks for sticking up with my post guys, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~