Showing posts with label wash off mask. Show all posts
Showing posts with label wash off mask. Show all posts

Wednesday, October 14, 2020

(REVIEW) Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition

Masker merupakan kebutuhan primer pada rangkaian perawatan wajahku, aku sendiri memiliki banyak stok sheet mask, wash off mask, dan peeling mask saking sukanya pakai masker. Mungkin ada dari kalian yang notice juga kalau reviewku di blog ini kebanyakan masker, huhu pls jangan bosen yah, karena kali ini aku bakal mereview masker lagi, yaitu Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition. Yuk, langsung aja scroll terus ke bawah untuk membaca reviewnya!.


Sebenarnya masker ini bukan barang baru, karena Pinklab.co telah memproduksi masker ini sejak beberapa tahun yang lalu, dan juga pernah ngehits karena banyaknya endorse artis dan selebgram tentang masker ini, tetapi aku sendiri baru tahu dan mencoba masker ini barusan, maklum aku ngga terlalu suka ngescroll insta artis/selebgram. Pinklab. sendiri merupakan brand asli Indonesia spesialis skincare terutama masker, ada beberapa varian masker Pinklab.co ini, yaitu yang original, chocolate, sama dazzling bling mask.

Klaim :
  • Dapat mengurangi dan mengangkat jerawat dan komedo
  • Mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan (wrinkle)
  • Mengecilkan pori-pori dan meningkatkan ketebalan kulit sehat secara keseluruhan
  • Dibuat dengan bahan bahan alami dan aman untuk di gunakan pada wajah dan tubuh
  • Dead sea mask pinklab kami diyakini menyehatkan dan mendetoksifikask kulit dan bahkan terdapat kompleks yang bisa menghapuskan strect mark dan selulit.
  • Kandungan chocolatenya memiliki antioksidan sebagai UV protection pada kulit
  • Menghidrasi dan ketebalan kulit sehingga kulit lembab dan lebih muda
Banyak banget kan klaimnya? Aku sendiri sempet skeptis karena klaimnya wow banget,takutnya ngga sesuai ekspektasi, tapi karena ada varian chocolate dan aku suka wangi coklaaat... jadilan langsung cobain yang varian chocolate, padahal biasanya buat yang pertama kali disarankan cobain yang ori dulu, haha.

Packaging :



Untuk packaging menurutku lucuuu banget, karena jar dan dusnya memiliki warna pink dan coklat sebagai main theme nya, lada gambar cewek dengan tulisan 'I love chocolate', gemes deh pokoknya, untuk ukuran produk menurutku dengan harga 160 ribu dengan isi 100gr cukup mahal, apalagi model masker gini itu harus dihabiskan paling tidak 2 bulan sejak dibuka, karena kalau tidak maskernya bakal mengeras dan tidak bisa dipakai lagi.

Formula :


Masker coklat ini memiliki konsistensi yang cukup thick dan memiliki warna coklat keabuan seperti clay mask, hal yang sangat aku sukai adalah wanginya! Betulan berasa banget wangi coklatnya  apalagi wangi coklatnya itu bukan coklat yang murahan gitu membuatku jadi laper malam-malam.  Berikut ini adalah swatch maskernya di tanganku :



Bisa dilihat kalau mirip banget sama coklat, sayang di foto maskernya sudah agak kering padahal 3x seminggu aku pakai tapi memang awet banget loh, satu jar berasa puas banget. 

Impression :
Setelah memakai Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition aku merasa kalau wajahku jadi jauh lebih halus, lembut, dan beruntusan hilang! Selain itu wajahku juga terasa lebih cerah dan kenyal seolah wajahku lebih muda beberapa tahun. Aku sendiri amazed sama hasilnya karena yang diklaimkan itu bener, apalagi masker ini tidak membuat wajahku ketarik, kering ataupun iritasi (wajahku berminyak jadi aku gabisa klaim apapun bagi pemilik kulit kering). 
Sayangnya, masker ini efeknya ngga permanen, jadi misalkan maskeran malamnya, pagi bangun tidur masih terasa efeknya sampai siang, tetapi setelah itu wajah terasa balik lagi ke awal, jadi harus dipakai terus kalau mau efeknya tidak hilang (yang mana ngga aku rekomendasikan). Selain itu aku tidak merasakan efek calming yang berarti bagi jerawat di wajahku, mungkin kalau jerawat kecil bisa lebih kalem, tetapi untuk jerawat yang merah/bernanah ngga terlalu pengaruh, aku juga tidak bisa memberi komentar untuk efek perlindungan UV nya karena aku pakainya malam hari.

What I like about this product:
  • Chocolate theme
  • Chocolate scent
  • Membuat kulit halus kenyal dan cerah
  • Tidak membuat kulit kering ataupun iritasi
  • menghilangkan beruntusan atau jerawat kecil
  • Isinya lumayan banyak
What I don't like about this product :
  • Kinda expensive
  • Maskernya mudah kering
  • Efeknya tidak permanen/tahan lama
Overall : 4.5/5
Repurchase? Maybeeee

Aku merekomendasikan Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition bagi kalian yang ingin memiliki kulit halus, kenyal, cerah dan tampak lebih muda, terlebih bagi yang memiliki acara penting besoknya bisa pakai masker ini. Meskipun klaimnya cocok untuk semua jenis kulit, aku tidak tahu apakah efek melembabkannya bakal ampuh bagi pemilik kulit kering, tetapi kalau di wajahku yang berminyak terasa sih wajahku tidak tertarik ataupun kering setelah memakai. Alasanku tidak mengiyakan repurchase karena menurutku harganya cenderung terlalu mahal buat kantongku, isinya juga harus cepat dihabiskan, which is kinda hard for me karena stok maskerku banyak, jadi gatau deh bisa habisin sebelum kering atau tidak.
Thanks for sticking up with my review, comment, share, or react below so I'll know what you think! See you~

Tuesday, July 23, 2019

(First Impression + Review) Gizi Beauty Active Acne Series & Gizi Beauty Mask

HALOOO SEMUAA!!!
Kembali lagi dengan postingan perbeauty-an ku, kali ini aku akan membahas tentang rangkaian skincare terbaru dan merk lokal yang udah lama banget berkecimpung di dunia kecantikan, yaitu Gizi. Kalian pasti udah pernah lihat krim wajahnya Gizi yang berwarna ijo legendaris, nah sekarang Gizi ngeluarin rangkaian produk Acne Seriesnya, langsung aja baca terus reviewku yuk!.


Rangkaian produk Gizi yang aku dapat adalah :

- Gizi Beauty Active Lotus Essence Facial Wash
- Gizi Beauty Active Lotus Essence Cream
- Gizi Beauty Mask Cucumber
- Gizi Beauty Mask Bengkoang

Semua produk Gizi ini terbuat dari kandungan alami, dan sebenarnya aku excited banget sama yang rangkaian acne carenya, karena belom pernah aku melihat kandungan acne dari lotus essence. Nah Sekarang aku bakal membahas satu-satu produknya.

Gizi Beauty Active Lotus Essence Facial Wash


Klaim : 
"Pembersih wajah yang mengandung ekstrak bunga Lotus berfungsi membantu dan melawan bakteri P-acne penyebab timbulnya jerawat pada kulit wajah. Gizi Beauty Active Lotus Essence Facial Wash juga membantu membersihkan kotoran akibat makeup pada wajah dan mengangkat minyak berlebih pada wajah."

Packaging :


Packaging dari Facial wash ini menurutku sederhana, yaitu latarnya putih dan biru sebagai warna tema acne series mereka. Pada bagian tube depan terdapat gambar lotus, logo Gizi, serta nama produk. personally aku kurang suka sama pemilihan desainnya karena menurutku terlalu ramai dan agak mirip produk lama jaman dulu. Bentuk mulut tubenya itu flip cap jadi praktis banget dan ngga perlu takut capnya jatoh dan ilang, minus dari glip cap buat facial wash itu kadang copot dan juga produk bisa meleber keluar.

Formula :


Tekstur dari Gizi facial wash ini enak banget, yaitu modelnya creamy dan sedikit seperti ada scrubnya tapi masih terbilang halus, saat dioles ke muka dan dicampur air busanya mayan banyak dan nyaman banget dipakai. Wanginya juga enak dan ngga terlalu menyengat, tapi entah kalau buat yang hidungnya sensitif, karena hidungku ngga terbilang sensi soal bau-bauan.

Impression :

Setelah aku membilas wajahku dari Gizi Beauty Active Lotus Essence Facial Wash, aku merasa kalau wajahku terasa bersih tapi ngga sampai ngerasa kesat, selain itu aku rasa untuk membersihkan makeup yang belom bisa keangkat produk ini ampuh juga. Karena aku barusan memakai rangkaian produk Gizi aku masih belom merasakan efek jangka panjang seperti mengangkat minyak, tapi untuk jerawat menurutku sih biasa aja ngga terlalu ngefek.


Gizi Beauty Active Lotus Essence Cream

Klaim :


"Cream anti acne membantu melawan bakteri p-acne, bakteri p-acne merupakan bakteri yang menimbulkan jerawat. Pemakaian  Gizi Beauty Active Day/Night membantu mengurangi jerawat pada wajah dan menyamarkan noda-noda bekas jerawat. Gizi  Gizi Beauty Active mengandung ekstrak dari bahan-bahan alami seperti bunga lotus, ekstrak bawang, dan ekstrak daun teh hijau."



Packaging :

Sama seperti yang facial washnya, desain dari Gizi face cream ini menggunakan latar putih dan warna biru sebagai penanda acne series. Untuk krim-nya ini packagingnya terdiri dari box luar dan juga tube, tubenya lebih kecil dari facial washnya tetapi sama-sama flip cap. 

Formula :

Gizi face cream ini warnanya putih dengan tekstur yang tidak terlalu thick dan mudah untuk diratakan, menurutku teksturnya ini memang pas dengan cara penggunannya yang bisa dibuat krim pagi dan krim malam, yep, jadi kalian bisa menghemat banget kalau pakai ini ngga perlu 2 krim lagi tapi udah 2 in 1. Wanginya hampir sama seperti yang facial washnya, wangi bunga powdery tapi ngga terlalu menyengat. 

Impression :

Menurutku setelah aku memakai Gizi Acne Series Cream ini wajahku jadi lebih matte berbeda dengan efek setelah pakai skincare Korea yang dewy dan lembab, tetapi krimnya ngga berat di wajah meskipun aku masih bisa merasakan kalau ada "krim" di wajahku. Aku sendiri ngga menyarankan kalian kalau pakai produk ini keluar rumah tanpa pakai sunblock, karena produk ini pure skincare jadi ngga mengandung SPF, jadi kalau buat keluar bare face selain wajah kalian ngga terlindungi dari sinar matahari, pasti nanti keringetan krimnya luntur dan terasa lengket, jadi aku sarankan kalau mau pakai buat keluar rumah ditambahi sunblock dan set dengan bedak.

Gizi Beauty Mask Cucumber & Bengkoang

Klaim : 

"Gizi Beauty Mask Cucumber : Membantu membersihkan dan mengangkat sel kulit mati. Cucumber yang terdapat pada Gizi Beauty Mask with Cucumber mengandung kadar air yang tinggi, vitamin, dan mineral yang sangat baik untuk membantu menghidrasi kulit. Penggunaan Gizi Beauty Mask with Cucumber akan membantu kekencangan dan elastisitas kulit.

Gizi Beauty Mask Bengkoang : Membantu membersihkan dan mengangkat sel kulit mati. Bengkoang yang terdapat pada Gizi Beauty Mask with Bengkoang memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan diperkaya dengan vitamin B dan C yang membantu mencerahkan ajah. Penggunaan produk Gizi Beauty Mask with Bengkoang akan membantu merawat kekencangan dan elastisitas kulit wajah."





Packaging :


Gizi Beauty Mask ini memiliki packaging yang simpel, yaitu sachet plastik dengan ukuran yang lumayan besar dengan bagian depan terdapat gambar masing-masing variannya, nama produk, logo Gizi dan kegunaan. Sedangkan pada bagian belakang terdapat klaim kegunaan, komposisi, cara pakai, serta keterangan perusahaan. Personally, sama seperti rangkaian acne-nya, aku kurang suka sama packagingnya karena terlihat kurang kekinian dan masih tradisional, sebenernya bukan cuma Gizi tetapi brand jadul seperti mustika rat*, V*va, dll juga packagingnya model begini. I hope they release much modern packaging.

Formula : 

Awalnya aku mengira kalau maskernya itu berbentuk bubuk dan aku harus mencampur sendiri di wadah pake aer mawar, ternyata saat aku buka maskernya berbentuk pasta dan udah tinggal dioles aja ke wajah! Betapa bahagianya dong, karena aku orangnya tipe yang ngga suka ribet jadi daripada masker bentuk bubuk lebih suka yang instan. Teksturnya kental mirip pasta gigi apalagi warnanya putih juga, mudah diratakan dan wanginya sih tergantung variannya, kalau yang cucumber wanginya seger kalau yang bengkoang wanginya bengkoang campur floral.

Impression :

Setelah aku memakai masker Gizi ini, aku merasa wajahku jadi lebih segar dan bersih. Selain itu aku juga merasa kalau wajahku jadi lebih cerah, sayangnya wajahku jadi agak kesat sehingga terasa kering dan gatal. Satu sachet Gizi Beauty Mask ini bisa dipakai sebanyak 2x jadi menurutki praktis dan hemat banget.

Final Verdict :

Aku merekomendasikan rangkaian perawatan Gizi Beauty Lotus Essence bagi kalian yang memiliki kulit acne prone seperti aku karena kandungannya yang terbuat dari bahan alami dan juga tidak membuat jerawat tambah parah. Selain itu creamnya bisa buat pagi dan malam jadi praktis banget, dan aku merekomen Gizi Beauty Mask bagi kalian yang lagi mencari masker dengan harga terjangkau tetapi terbuat dari bahan alami dan aman digunakan. Thank you buat Beauty Secret Squad dan Gizi telah memberiku kesempatan untuk mencoba rangkaian produk terbaru mereka!

Thanks for sticking up with my review, comment, share, or react below so I'll know what you think, see you~

Saturday, May 25, 2019

(REVIEW) Fiory Organic Face Mask

Haiii semuuaa!!! Kembali lagi pada postinganku, kali ini aku mau ngereview masker lagi, yaitu masker organik dari Fiore! Fiore sendiri adalah brand lokal yang udah terkenal dengan masker nya, jadi yuk baca terus pendapatku tentang produk ini.


Klaim :

Total ada 6 varian masker, yaitu : Turmeric, Beetroot, Chocolate, Coffee, Green Tea, Charcoal dan semuanya memiliki kegunaan masing-masing, karena itu klaimnya pun berbeda beda, garis besar klaim fungsinya :

Greentea : meredakan jerawat 
Coffee : memudarkan bekas jerawat 
Chocolate : mengecilkan pori-pori 
Beetroot : memudarkan flek hitam 
Charcoal : mengeluarkan racun dari kulit 
Turmeric : mencerahkan & mengatasi jerawat 


Packaging :

Pertama aku bakal bahas packagingnya, menurutku untuk packaging sih standar masker bentuk bubuk, kesannya simpel tapi bisa terlihat masing-masing fungsi dan keunikan jenis maskernya. Pada bagian depan terdapat logo merk dan varian. 


Pada bagian belakang terdapat klaim fungsi, komposisi, dan keterangan perusahaan, fungsi yang disebut di bagian belakang berbeda-beda sesuai dengan variannya, tapi kalau dilihat dari klaimnya sih aku paling cocok yang varian Turmeric, Green Tea, dan Coffee karena kulitku berminyak, mudah berjerawat, dan memiliki banyak bekas jerawat.

Formula :

Karena masker ini organik aku tidak melihat ada komposisi yang kimia, jadi bubuknya bener-bener seperti base ingredient yang dihancurkan terus dijadikan bubuk. Warna tiap variannya berbeda, seperti contoh varian Green Tea berwarna hijau,  Turmeric kuning, Beetroot, pink keunguan dll. Cara pemakaiannya cukup standar masker bubuk :

1. Buka kemasan dan tuangkan bubuk ke wadah masker
2. Beri air dan aduk sampai berbentuk pasta
3. Oleskan di wajah dan tunggu sampai 10-15 menit
4. Bilas wajah dengan air

Karena variannya yang banyak, sampe sakarang aku masih pakai yang varian Coffee dan Turmeric, karena Coffee ampuh untuk mencerahkan wajah dan memudarkan bekas jerawat sedangkan Turmeric untuk mengeringkan dan mengempeskan jerawat.

Berikut adalah foto saat aku memakai masker varian coffee :


Impression :

Saat aku memakai yang varian Coffee aku melihat kalau ada scrub kopinya, mungkin ini berfungsi sebagai skin peeling supaya memudarkan bekas jerawat dan mencerahkan wajah. Sayangnya, saat aku pakai aku merasa kalau keringnya cepet banget 5 menit aja dan wajahku terasa gatal serta ketarik, apalagi pas dibilas wajahku terasa perih karena scrubnya terlalu keras. Sedangkan untuk yang Turmeric aku ngerasa juga keringnya cepet dan juga gatal, cuma ngga terasa perih seperti pakai yang varian Coffee. 

Meskipun gak nyaman, tapi aku ngerasa wajahku jadi lebih cerah, bersih dan halus setelah memakai masker Fiory ini. Selain itu aku merasa setelah pakai yang varian Turmeric keesokan harinya jerawat yang merah (ngga ada matanya) jadi kempes beneran! Kalau untuk yang Coffee aku belom ngelihat perubahan signifikan, mungkin karena baru pakai satu kali aja.

Overall : 3/5
Repurchase? Maybe

Aku merekomendasikan masker ini bagi yang mencari masker dengan bahan organik,  karena memiliki berbagai varian jadi menurutku bakal bisa memenuhi kebutuhan wajah yang berbeda beda, tetapi aku ngga rekomen bagi yang memiliki kulit kering atau sensitif, karena saat maskernya kering wajah akan terasa kering banget dan gatal.


Tertarik dengan Fiory Organic Face Mask?
Langsung aja ke Instagram officialnya:


Untuk varian ini harganya hemat banget cuma Rp.5000 aja


Thank you for sticking up with my review, leave a comment, react, or share below so I'll know what you think! See you~

Sunday, October 21, 2018

(REVIEW) The Bath Box Scary Face Charcoal Face Cleanser & Berry Mint Refreshing Facial Mask


Haiii semuaaa!!! Kali ini aku kembali dengan review dari salah satu brand lokal favoritku, yaitu The Bath Box. The Bath Box atau disingkan Tbb ini adalah sebuah brand indie yang menjual produk berbahan dasar natural dan organik, biasanya mereka menjual produknya lewat website atau e-commerce, tapi terkadang Tbb ini bisa didapetin di beauty fair loh. Nah, produk yang mau review ini adalah Scary Face Charcoal Face Cleanser & Berry Mint Refreshing Facial Mask, ayok baca terus pendapatku tentang duet maut ini!.

Packaging :

Packaging dari kedua item ini sederhana tetapi terlihat bersih dan elegan, dengan latar hitam dan font putih. Pada bagian depan terdapat nama produk, nama brand, serta klaim. Sedangkan pada bagian belakang terdapat barcode, nama perusahaan, no batch dan tanggal kedaluwarsa.

Nah sekarang aku akan mereview satu-satu ya.

1. Scary Face Charcoal Face Cleanser



Scary face ini memiliki nama yang unik dan bikin penasaran, saat aku buka tutupnya aku jadi tahu kenapa, karena cleansernya berwarna hitam jadi kalau dipakai wajah kita jadi hitam dan terlihat serem, lucu juga ya haha. 

Klaim : 

"Pencuci wajah charcoal yang membersihkan pori-pori tersumbat dan minyak berlebih. Kami menambah gula sebagai scrub untuk mengangkat sel kulit mati, dan moroccan lava clay untuk mengangkat komedo dengan mudah. Kami mengkombinasikan Safflower Oil dengan Rosewood dan Geranium essential oil untuk menjaga keseimbangan kulit dengan aroma bunga dan kayu yang menenangkan."

Ini merupakan klaim yang aku temukan di samping packagingnya. Produk ini tergolong second cleanser, yaitu langkah selanjutnya setelah membersihkan wajah dengan milk cleanser, makeup wipes, atau micellar water, jadi tugas pokoknya adalah membersihkan sisa-sisa debu, makeup dan kotoran di wajah yang masih menempel setelah dibersihkan.

Tekstur dan aroma : 

Tekstur dari cleanser ini agak kasar karena scrub gulanya, tetapi mudah diratakan di wajah, terutama apabila dicampur dengan air sedikit. Aroma yang aku cium seperti charcoal yang dicampur dengan wangi bunga, agak nggak enak tetapi ini bisa aku tahan soalnya memang bahan dasarnya charcoal. Isi produk ini terbilang banyak, yaitu 50gr.

Impression :

me when using scary face cleanser


Saat aku pakai di wajah, cleanser ini mudah diratakan dan juga mudah kering, cara pakainya cukup selamat 2-3 menit saja terus dibilas dengan air. Hasil setelah memakai wajahku terasa kesat, bersih, dan halus. Aku merasa makeup maupun kotoran yang masih menempel hilang setelah memakai produk ini, meskipun memiliki scrub tapi scrubnya kecil-kecil dan tidak menimbulkan iritasi, tapi ini juga tergantung dari cara memijatnya, aku sarankan bagi yang kulitnya sensitif tidak terlalu keras saat memijat produk ini di wajah. Minusnya aku merasa terkadang wajahku jadi lebih kering setelah pakai cleanser ini, danwajah rasanya jadi ketarik, selain itu kalau awal-awal pake baunya kurang enak dan bikin ngga nyaman.

Overall : 4/5
Repurchase? Yes

Aku sangat suka dengan hasil bersihnya, cuma kadang kulit terasa terlalu kering setelah dipakai, jadi aku tidak merekomendasikan produk ini bagi yang memiliki kulit kering. Dengan harga sekitar 90rb aku merasa kalau produk ini lumayan sesuai dengan harganya dan aku bakal repurchase.


2. Berry Mint Refreshing Facial Mask


Berbeda dengan Scary Face, Berry Mint ini merupakan facial mask yang dipakai setelah memakai cleanser. Saat aku buka, ternyata masker ini berwarna hijau muda hampir seperti mud mask, isinya cukup banyak sekitar 70gr.

Klaim : 

"Masker dengan Peppermint essential oil yang memberikan sensasi dingin  yang menyegarkan. Mengandung scrub dari  Cranberry dan daun Tea Tree untuk mengangkat sel kulit mati, serta diperkaya dengan Honey, Green Tea dan ekstrak Edelweiss untuk menjaga kelembaban kulit. French Green Clay dan Kaolin Clay membersihkan pori-pori kulit wajah."

Tekstur dan aroma :

Teksturnya sedikit kasar karena scrubnya, tapi untungnya tidak terlalu kasar jadi masih terasa lembut saat dioleskan di kulit. Sayangnya masker ini terlalu cepat kering, jadi aku sarankan kalau pakai langsung cepat-cepat dioles, untuk meratakannya juga perlu tenaga ekstra supaya bisa rata. Aromanya enak banget, bau mint dengan hint wangi bunga yang menyegarkan.

Impression :

me when using berry mint mask

Kesanku saat memakai ini adalah betapa dinginnya saat dipakai di kulit, mungkin ekstrak peppermintnya sangat dominan jadi aku paling merasakan sensasi dingin, tapi sayang pas dekat mata jadi terasa panas dan pedes, bikin aku kesulitan membuka mata. Setelah didiamkan sekitar 10 menit, maskernya jadi kering dan harus segera di bilas, karena kalau dibiarkan lebih dari 10-15 menit wajah akan terasa kering dan gatal. 

Hasilnya wajahku terasa kesat, bersih, dan juga segar, oh ya katanya sih masker ini juga ampuh buat mengkalemkan kulit yang berjerawat, dan benar saja aku merasa kalau jerawatan pakai ini esoknya jerawatku jadi tidak merah lagi dan mengecil sedikit. Sayangnya berry mint ini mudah sekali kering meskipun saat ditutup, aku sendiri mendapatkan info dari pihak Tbb kalau masker ini harus dihabiskan selama 2 minggu, dan aku coba pakai selama sebulan merasa kalau berry mint ini semakin kering dan akhirnya gak bisa dipake, jadi kalau pakai masker ini gak usah irit-irit ya.

Overal : 3/5 
Repurchase? Maybe

Aku sendiri merasakan efeknya yang membuat wajahku jadi bersih dan jerawat lebih kalem, sayang sekali formulanya mudah kering dan harus dihabiskan selama 2 minggu, dengan harganya yang sekitaran 90-110 rb menurutku masker ini terbilang cukup mahal. Mungkin aku baru akan repurchase kalau The Bath Box benerin formulanya jadi tidak mudah kering.

Thanks for sticking up with my review, comment, share, or react below so I'll know what you think! See you~

Wednesday, December 6, 2017

(Beauty Talk) Masker Wajah Terbaik di Bawah 50 ribu Rupiah

Haiii semuaa!!


Kali ini aku kembali dengan postingan  yang sedikit berbeda, aku akan menulis tentang masker wajah mana yang menurutku masker wajah terbaik yang pernah aku coba. Aku sendiri sebenarnya dulu tidak pernah memakai masker, mau itu wash off, peel off, atau mask sheet. Tetapi sejak menjadi beauty blogger, pengalaman memakai masker ku jadi mayan banyak, dan aku mau share produk masker yang paling aku suka.

Postingan kali ini aku berkolaborasi dengan Komunitas Beauty Blogger & Vlogger, they really have an amazing community! Bagi para blogger dan vlogger yang ingin bergabung membuat kolaborasi bersama bisa langsung klik di link atas.


Mau tau masker apa yang jadi favku? Baca terus postinganku sampai selesai :D.


Innisfree it's real squeeze mask

Masker pertama yang paling aku suka, adalah mask sheet dari Innisfree, siapa beauty enthusiast yang ngga kenal Innisfree? Merk dari Korea Selatan ini terkenal dengan produk mask sheetnya yang bernama It's real squeeze mask. Sering banget mask sheet ini seliweran di timeline sosmed atau juga online shop, awalnya aku skeptis sama masker ini dan kukira hasilnya bakal biasa aja sama seperti merk lain.





Tapi ternyata It's real squeeze mask ini enak banget di wajah, ukuran maskernya ngga terlalu lebar dan lubangnya juga ga terlau besar, essencenya banyak dan ngga bikin lengket, selain itu cepat menyerap sehingga wajahku yang berjerawat dan berminyak nyaman pakainya. Aku paling suka memakai varian bija, karena setelah memakai aku perhatikan jerawatku jadi lebih kalem dan mengecil! Saat digabungkan dengan skincare malam lain, keesokan harinya jerawatnya sudah kempes atau paling tidak, sudah tidak meradang lagi. Pokoknya love banget sama mask sheet ini!

Acnes Tea Tee Oil Clay Mask

Masker favorit lainnya adalah Acnes Tea Tree Oil Clay Mask. Masker ini adalah masker wash off, jadi sifatnya dioles setelah itu ditunggu selama 10-20 menit, kemudian dibilas dengan air. Masker ini merupakan salah satu rangkaian pengusir jerawat dari Acnes, Acnes sendiri adalah salah satu brand dari Mentholatum yang dikhususkan untuk kulit berminyak dan berjerawat, warna khasnya adala hijau putih seperti D*tol. 

Hal yang aku suka dari Acnes Tea Tree Oil Clay Mask adalah khasiatnya dalam mengobati jerawat. Setelah aku memakai masker ini aku memperhatikan jerawatku jadi mengempes dan keesokan harinya sudah tidak meradang. Dan entah mengapa masker ini meskipun harganya terjangkau (sekitar 30 ribuan) tapi tekstur claynya ngga murahan loh, jadi beneran clay dan rasa mentholnya terasa. Tapi sama seperti masker oles lain, jangan sampai kelamaan memakainya soalnya nanti wajah jadi merasa kering dan gatal. 

Itu adalah pendapatku soal masker wajah terbaik di bawah 50rb yang pernah aku gunakan! Aku sendiri akan mencoba masker-masker lainnya dan hopefully, menemukan masker yang lebih baik dan menjadi holy grailku. 

Selain aku, blogger cantik Rahma Brilianita juga membuat list masker kesukaannya, kalau mau tahu klik saja gambar di bawah ini :




Thanks untuk KBBV yang telah memberi kesempatan collab, dan for the readers for sticking up with my review, like, comment, or share below so I'll know what you think! See you~









Saturday, April 29, 2017

(REVIEW) Elizavecca Milky Piggy Carbonated Bubble Clay Mask

HAIII Semua...

Kembali lagi dengan aku disini, dan kali ini aku mau membahas tentang masker (again) dari Korea Selatan!! *Hurray!!*

Tapiii, berbeda dengan masker yang biasa kita tahu di toko kosmetik maupun supermarket, masker wash off ini bisa mengeluarkan gelembung-gelembung sesaat setelah dioleskan, karena dengan teknologi Carbonated nya, yuk sekarang cek pendapatku tentang Elizavecca Milky Piggy Carbonated Bubble Clay Mask.

Elizavecca carbonated bubble clay mask
Jadi, aku mengenal brand Elizavecca ini dari Althea Korea. Pertama sih karena produk pig collagen gel nya, tapi karena kulitku berminyak aku kira produk soothing gel tidak akan terlalu berguna buat aku, jadi aku eye-ing bubble clay masknya saja. Packaging, hal yang aku liat jelas kotaknya, menyesuaikan dengan tema clay, kotaknya berwarna abu-abu lumpur dengan logo Elizavecca di bagian atas, nama produk dan ilustrasi babi memakai masker di bagian depan (How cute!). Tidak terlalu girly tapi aku rasa kita semua setuju kalau ini kotaknya lucu banget.

keterangan dan stiker original
di bagian belakang dan samping aku menemukan keterangannya semua pakai hangul, dan yah karena aku cuma bisa baca hangul tapi ga ngerti artinya jadi maafkan saya tidak bisa menginformasikan apa-apa aja yang ditulis di kotaknya, tapi yang jelas sih nama perusahaan produksi, nama brand, komposisi, serta ada stiker Elizavecca yang menandakan produk ini original. Klaim produk ini untuk merawat pori-pori, mengurangi iritasi pada wajah (redness), soothing acne, mengencangkan dan membuat kulit terasa segar. Cukup menggiurkan, karena hampir semua kebutuhan kulit ada di dalam produk ini.

Cuteee
Nah saat aku membuka kotaknya, yang aku lihat wadah maskernya terbilang besar, dengan netto 100gr, membuatku berpikir kalau masker ini akan awet untuk beberapa bulan, di bagian dalam tutup kotaknya terdapat logo Elizavecca dengan warna emas, sedangkan di bagian tutup maupun di sekelilingnya wadah masker (jar)  memiliki stiker dengan gambar yang sama dengan bagian depan box nya.

tadaaa~
Bau yang cukup menyengat menusuk hidung saat aku membuka tutupnya, baunya seperti clay, alkohol, dan entah seperti... pengawet? Pokoknya susah dijelaskan, yang pasti baunya cukup keras, membuatku agak takut kalau produk ini terlalu keras dengan wajah sensitifku. Maskernya sendiri berwarna abu-abu lumpur, untungnya disediakan spatula kecil yang dapat diletakkan di separator produknya, another point plus bahwa masker ini pas dibuka nggak langsung "maskernya", tapi ada pemisahnya gitu biar tidak tumpah.

Cara pakai masker ini cukup sederhana :
1. Oles dan ratakan maskernya di wajah
2. Diamkan selama 5 menit
3. Di sini 'magicnya' muncul, masker yang berwarna abu-abu tadi akan mengeluarkan busa
4. Hancurkan busanya dan pijat masker keseluruh wajah
5. Tunggu 10-15 menit kemudian bilas dengan air.

me using Elizavecca bubble clay pack
Keunikan masker ini ada pada kata "Carbonated"nya, dimana maskernya akan teroksidasi dengan udara dalam beberapa menit dan mengeluarkan busa, klaimnya sih busa ini yang membuat semua khasiat masuk ke dalam wajah, tetapi setelah busanya dihancurkan dan wajah dipijat-pijat warna maskernya jadi kembali ke abu-abu tetapi lebih tua. Geli sih saat busanya muncul, dan agak sakit saat maskernya mengering, aku takut masker ini beneran terlalu keras buatku tapi saat dibilas untungna wajah ngga merah-merah ataupun ada jerawat baru.

Wajahku terasa bersih, halus, dan lembut setelah maskernya dibilas, untuk pori-pori aku merasa kalau poriku jadi terlihat lebih kecil! Dan jerawatku ngga iritasi dan bahkan besoknya sudah agak "jinak". Aku senang sekali dengan hasilnya sehingga kadang menunggu-nunggu kapan waktunya pakai masker lagi, karena prosesnya asik dan hasilnya bagus. Sayangnya sih meskipun isinya banyak tapi kalau dipakai rutin paling lama akan habis dalam 2 bulan, karena memang dalam satu pemakaian harus agak banyak supaya rata, ngeratain masker ini susah lo, apalagi spatulanya juga keciil.

Dan saranku sih kalau tidak dipakai jangan sampai tutupnya kebuka, karena kalau sudah kena oksigen masker ini nggak akan mengeluarkan busa lagi saat dioles di wajah, jadi harus mengambil secukupnya kemudian segera ditutup.

What I like :
- Desainnya bagus
- Isinya banyak
- Maskernya unik
- Wajah terasa halus, lembut dan bersih
- Pori-pori lebih bersih dan terlihat mengecil 
- Tidak membuat iritasi dan merawat jerawat

 What I don't like :
- Susah didapat 
- Baunya terlalu keras
- Saat masker kering terasa gatal
- Spatulanya kecil
- Susah diratakan

Overal : 4/5
Repurchase? Yes

Aku merekomendasikan masker ini untuk yang ingin merawat pori-porinya yang gede seperti aku, merawat jerawat, menghaluskan wajah, serta yang lelah dengan wajah terasa "kotor" padahal sudah pakai masker. Sementara aku cuma bisa menemukan produk ini di Althea dengan harga 139 ribu, tapi di online shop seperti tokped dkk ada juga yang menjual produk ini dengan varian harga bermacam-macam. 

Oh ya banyak yang bertanya-tanya apakah produk ini mengandung babi? Well, I don't know, produk yang dikonfirm sama Elizavecca mengandung babi hanya Pig collagen gel nya aja, untuk produk ini tidak ada kata mengandung babi, jadi kita-kita ini hanya bisa berspekulasi, jadi bagi yang ingin mencoba mohon cari tahu lebih dalam lagi ya.

Thanks for sticking up with my review, leave a like, comment, or share below so I'll know what you think! And please subscribe to my gfc, instagram, and bloglovin so you won't miss my post, see you in the next post~

Sunday, December 18, 2016

(REVIEW) Half Moon Eyes Pink Fruity Mask (English)

Hiii Guys...!

Back with me, how's your year now? Actually I can't belive if we now in the middle of December, it feels like still January to me haha. Ok, in this post I will review a product that I got from Althea Korea.

Behold.... HALF MOON EYES PINK FRUITY!

tadaa!!
If you guys still don't familiar with brand Half Moon Eyes, It's actually a South Korean indie brand, the owner is Lee Cheng Xian (Click to know her IG). I think this brand yet to announce other product beside this wash off pink fruity mask, which is understandable because this brand is quiet new. I bought this item from Althea Korea for free because this was giveaway item from Althea. But you guys can get it from Althea for 2-3 dollars, very cheap.

cute right?
The Packaging is very cute! It comes with green and pink theme, the main ingredient of this product is Dragon fruit, a popular fruit you can stumble on some parts of Asia. Soo you can see on the side of the sturdy plastic box ilustration of dragon fruits The box consists about three cups of mask in 10ml products that you can use several times per cup.

the information on the back

Hangul explanation, sorry can't translate
This product claims can tighten your skin, pore tightening, and cooling effect when it's applied. I really excited to try this because of the design and packaging, but I think HME changed the packaging recently so I'm sorry if my box is different from yours guys.




Look at that cutie capsules
The cups too consist of pink and green theme, with teardrop shape, when you open the lid you will find a pink mask inside with little green capsules. The texture surprisingly kinda dry and tacky. 

I notice the instruction for this mask is quiet unusual because you must put your toner first, and then put the mask all over your face, feel the cooling and tightening effect for 10 minutes and then you use lukewarm water to pop the Hylocereus Undatus (Dragon Fruit) capsules. So I think the mask suppose to blend with the toner which is make sense if it's dry.

The scent is sweet, not too overpowering but I do catch some floral but kinda fruity smell, I'm sorry I can't pinpoint what's the scent is but it's not troubled me.

tried it on my hand
When I first swatch it on my hand it IS very dry, I don't know how to blend it correctly and it ended up with dry paste like texture it's really not comfortable. And when I tried it on my face, it is 10 times worse. Yes I used moisturizing toner first, I even put some of it on the cup, stir it, and after it kinda mix together I put it on my face. But yeah... still felt tacky and too dry, it didn't want to spread on my skin!.

Even after I used lukewarm water to pop the capsules I still felt uncomfortable and the capsules isn't pop. And for your information I can't feel any of the 'tightening' effect orf'cooling' feeling when I put on this mask. After I finally wash it completely I can't feel any better result for my skin. It's just like I wash my face with ordinary water, nothing change I think. Which a shame because I already like this product because of the design, but the performance isn't good.

What I like 
- Cheap
- Nice scent
- Cute packaging and design
- Can be used several times

What I don't like
- Too tacky and dry
- Can't blend to my face
- Can't feel any tightening effect
- Can't feel any cooling effect
- Must buy it online

Overal 1/5
Repurchase? No.

Okay maybe I'm being mean to rate it 1/5 stars but I already tried anything I can find to use this mask efficiently, and after I used it 1 time and keep the rest of the product for next time, when I use it tomorrow night the texture felt drier than yesterday, I can't even scoop some of it with my hand, I tried to mix it with toner again but this time it won't mix. So yeah, there's huge dissappointment with this product.

But let me hear what you think about this product, maybe they already fix their texture because I got the older version of this mask or something, please kindly share your thoughts on my comment, like , or share below, and please subscribe to my gfc, bloglovin, or instagram. You can find the link on the right sidebar. See you~