Showing posts with label personal experience. Show all posts
Showing posts with label personal experience. Show all posts

Wednesday, April 6, 2022

(FIRST IMPRESSION + REVIEW) A'PIEU PURE BLOCK DAILY SUN CREAM BAHASA INDONESIA

 Hellooo guyss, sudah lama sekali tidak up blog ini, karena emang aku akhir-akhir ini sibuk dan lebih banyak update di instagram/tiktok. Tapi jangan khawatir karena aku nggak akan menutup blog ini dan akan masih terus sempetin update!

Nah kali ini aku mau ngebahas soal sunscreen, kalau dibilang obsessed, iya aku obsessed sama sunscreen akhir-akhir ini, apalagi setelah tahu SS itu dapat mencegah kerutan dan penuaan dini, aku yang udah diatas 2 langsung nyetok banyak SS berbagai merk hahaha. Sebagai pembuka review SS ku aku bakal ngebahas SS Korsel pertama yang aku punya, yaitu A'pieu Pure Block Daily Sun Cream! Langsung aja yuk baca terus reviewku.


Jadi A'pieu Pure Block Daily Sun Cream ini memiliki SPF 4 PA+++, cukup tinggi dan cocok untuk dipakai di daerah tropis seperti Indonesia. Sebenarnya ada beberapa macam varian Pure Block Sun Cream dari A'pieu, tetapi yang aku coba yang warna kuning untuk daily.

Komposisi :

Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate (Octinoxate), Ethylhexyl Salicylate, Butylene Glycol, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid (Ensulizole), Caprylic/Capric Triglyceride, Butyl Methoxydibenzoylmethane (Avobenzone), Bis-ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine (Tinosorb S), Methyl Methacrylate Crosspolymer, Glyceryl Stearate, Cirtus Aurantifolia, Cetearyl Olivate, Adansonia Digitata Seed Extract, Prunus Persica Flower Extract, Cetearyl Alcohol, Nylon-12, Sorbitan Olivate, Sodium Hydroxide, Pyrus Malus, Dimethicone, Polyacrylate-13, Panthenol, Polyisobutene, PEG-100 Stearate, Tocopheryl Acetate, Punica Granatum Flower Extract, Sorbitan Stearate, Oryza Sativa, Malpighia Emarginata, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Eucalyptus Globulus Leaf Extract, Rosa Centifolia Flower Water, Prunus Avium, Citurs Aurantium Dulcis, Citrullus Lanatus Fruit Extract, Sorbitan Isostearate, Polysorbate 20, BHT, Disodium EDTA, 1,2-Hexanediol, Ethylhexylglycerin, Caprylyl Glycol, Flavor/Fragrance

Seperti yang dilihat, terdapat kandungan Butyl Methoxydibenzoylmethane dan Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine yang berarti sunscreen ini jenisnya chemical, chemical SS (Sunscreen) sendiri berarti tidak meninggalkan whitecast dan tidak membuat wajah jadi lebih cerah, sayangnya ada kandungan fragrance, acid dan alcohol sehingga kurang cocok bagi pemilik kulit sensitif.

Packaging :



Packagingnya menurutku eye catching dan gemes, tubenya simple dengan tutup ulir, warna tube oranye membuatnya pop out, dibagian depan terdapat nama produk, klaim spf sedangkan di bagian belakang terdapat keterangan, komposisi dan cara pakai dengan hangul dan bahasa Inggris.

Formulasi

Untuk formulasinya sendiri sun cream ini teksturnya agak thick dengan wangi citrus, tetapi masih mudah diblend dan butuh sekitar 2 menit untuk menyerap dengan sempurna. Berikut adalah hasil swatch di tanganku :

sebelum di blend

setelah di blend


Finishnya sendiri agak dewy, jadi setelah meresap dia membuat kulit agak glossy tetapi tidak lengket. Sayangnya, kalau menurutku downside sun cream ini dia wangi citrusnya agak kuat dan setelah meresap pun kadang masih tercium samar , aku sendiri sudah parno saat tahu wangi citrus ini karena wajahku alergi dengan kandungan vitamin c apalagi yang terbuat dari bahan jeruk, lemon, dan sebangsanya. Tetapi setelah kucoba di wajah tidak terasa tanda iritasi! Jadi kurasa wangi citrus itu pure parfum bukan dari kandungan aktifnya.

Untuk kenyamanan, wajahku saat memakai sun cream ini tidak terasa berat meski kalau kena panas kadang agak 'lengket' dan setelah 4 jam wajahku terasa berminyak dan butuh cuci muka, dan untuk makeup aku sarankan memakai makeup yang ringan dengan produk bb cream/foundation yang ngga thick karena bisa menggumpal saat diratakan, kalau bisa dengan finish matte karena saat memakai base/complexion velvet atau dewy malah tambah terasa berat dan makeup jadi agak geser. 

What I like about this product:
- Great Spf & PA
- Good packaging
- Not drying or heavy on skin
- Make a healthy glow on skin

What I don't like about this product:
- Hard to find in Indonesia
- Kinda thick texture
- Make makeup kinda gready and heavy
- For several hours make my skin oily

Overal : 3.5/5
Repurchase? No.

Aku sendiri merekomendasikan sunscreen ini bagi pemilik kulit kombinasi atau kering karena finishnya yang semi dewy dan melembabkan kulit, dan menurutku bagi pemilik kulit berminyak sepertiku, saat memakai A'peiu Pure Block Daily Sun Cream ini lebih baik tidak dilayer dengan makeup dengan velvet atau dewy finish, malah lebih baik kalau cuma pakai sun creamnya aja sehari-hari karena healthy glownya sudah cakep banget menurutku. Price point sendiri standarnya sunblock Korea, masih di atas 100 ribu dan sayangnya agak susah didapat di Indonesia, aku sendiri ngarep kalau A'peu bakal buka tokonya sendiri di Indonesia karena banyak banget produk A'pieu yang bagus dengan harga terjangkau.

Thanks for sticking up with my review, comment, like, or share below so I'll know what you think, see you~

Sunday, January 23, 2022

(REVIEW) Dasique Soft Velvet Lipstick Review

 

Dasique soft velvet lipstick review

Hello guys! Sudah tidak terasa kita berada di tahun 2022, aku merasa kalau perjalanan ku dengan blog ini sudah cukup lama, sudah dari tahun 2016 sejak postingan pertamaku, dan aku berterima kasih terhadap semua orang yang sampai sekarang masih membaca, dan mendukungku baik di real maupun di online, I'll still here reviewing! promise!.

Sekarang aku bakal membahas makeup, lebih tepatnya lipstick! Yay! Yuk langsung aja baca terus reviewku tentang Dasique Soft Velvet Lipstick!.

Dasique Soft Velvet Lipstick review

Dasique sendiri merupakan merk asal Korea Selatan yang selalu konsisten membuat berbagai macam produk makeup, aku sendiri selain memiliki lipsticknya juga punya lip tint dan mascara, kapan-kapan akan aku update di blog. 

Klaim :

Those who want to create lip makeup with a fluffy finish

Ada dua shade di seri velvet lipstick ini yaitu :

1. Nudy Pecan (Nudy Coral Color)

2. Maple Latte (Maple Rose Color)

Ingredients :

Nudy pecan : 

Dimethicone, Butylene Glycol Dicaprylate/Dicaprate, Diethylhexyl Carbonate, Isoeicosane Phenyl Trimethicone, Diisostearyl Malate, Titanium Dioxide (CI 77891 ), Polymethylsilsesquioxane, Polyglyceryl-2 Triisostearate, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Synthetic Wax, Synthetic Fluorphlogopite, Vinyl Dimethicone/Methicone Silsesquioxane Crosspolymer, Euphorbia Cerifera (Candelilla) Wax, Silica, Polyethylene, Dimethicone Crosspolymer, Iron Oxide Red (CI 77491 ), Ethylhexyl Hydroxystearate, Copernicia Cerifera (Carnauba) Wax, Dicalcium Phosphate Diglyceryl Sebacate/Isopalmitate, Polyhydroxystearic Acid, Ethylhexyl Palmitate, Isopropyl Myristate, Isostearic Acid, Lecithin, Triethoxycaprylylsilane, Polyglyceryl-3 Polyricinoleate, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Caprylyl Glycol, Glyceryl Caprylate, Pentaerythrityl Tetra-di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamate, Iron Oxide Yellow (CI 77492 ), Quinoline Yellow WS (CI 19140 ), Iron Oxide Black (CI 77499 ), Fast Acid Magenta (CI 15850 : 1 )

Maple Latte :

Dimethicone, Butylene Glycol Dicaprylate/Dicaprate, Diethylhexyl Carbonate, Isoeicosane Phenyl Trimethicone, Diisostearyl Malate, Titanium Dioxide (CI 77891 ), Polyglyceryl-2 Triisostearate, Polymethylsilsesquioxane, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Synthetic Wax, Synthetic Fluorphlogopite, Vinyl Dimethicone/Methicone Silsesquioxane Crosspolymer, Iron Oxide Red (CI 77491 ), Euphorbia Cerifera (Candelilla) Wax, Silica, Polyethylene, Dimethicone Crosspolymer, Quinoline Yellow WS (CI 19140 ), Ethylhexyl Hydroxystearate, Copernicia Cerifera (Carnauba) Wax, Dicalcium Phosphate Diglyceryl Sebacate/Isopalmitate, Polyhydroxystearic Acid, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Ethylhexyl Palmitate, Isopropyl Myristate, Isostearic Acid, Lecithin, Triethoxycaprylylsilane, Polyglyceryl-3 Polyricinoleate, Caprylyl Glycol, Glyceryl Caprylate, Pentaerythrityl Tetra-di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamate, Lithol Rubine BCA (CI 15850 ), Iron Oxide Black (CI 77499 ), Brilliant Blue FCF (CI 42090 )


Packaging :


Packagingnya menurutku benar-benar mengusung tema nude, dengan tutup dan bungkus berwarna krem muda berbentuk persegi panjang memberikan kesan mewah, selain itu apabila dibuka tutupnya dan diputar, lipsticknya memiliki grafir 'Dasique' yang bener-bener wow, selain itu bahan maupun berat packagingnya jauh sekali dari kata murah. meski begitu minus dari packaging nude adalah dia mudah sekali kotor, sehingga kita harus hati-hati, selain itu lipstik putar juga rawan patah atau mengenai bagian atas tutup, tapi tetep aja sih aku personally suka banget sama packagingnya.
 
Formulasi :
Dasique Soft Velvet Lipstick Review  ini memiliki tekstur yang sangat soft, dan mudah sekali diratakan, wanginya sendiri juga soft bahkan hampir tidak tercium,  Berikut adalah swatch di tanganku :
Dasique Soft Velvet Lipstick swatch


Untuk yang warna nudy pecan ini peachy nude tetapi ngga bikin kulit jadi washed out, menurutku cocok untuk dipakai yang kulitnya putih sampai medium, sedangkan yang  maple latte ini universal cocok dipakai segala jenis kulit, personally aku lebih suka yang no.02 Maple latte karena kulitku itu sawo matang dan jadi lebih bersih kalau pakai shade ini, sedangkan yang no.01 Nudy Pecan biasanya aku jadikan base ombre, oh iya kedua shade ini juga cakep loh kalau dicampur jadi ombre!.

Untuk ketahanannya aku merasa lumayan lama, karena finishnya velvet jadi masih menempel di gelas maupun tisu setelah makan berat aku merasa kalau lipstiknya itu dah ngga se-on awal pertama, tetapi masih terlihat shadenya meski agak blentong-blentong apalagi kalau buat makan berminyak, jadi aku sarankan membawa lipstiknya untuk touch up saat di luar. Selain ketahanan kurasa Dasique Soft Velvet Lipstick ini beneran bagus, mulai dari teksturnya yang fluffy dan lembut, ringan dipakai, dan juga pigmentasinya langsung keluar sekali swipe dan juga tidak streaky meskipun di shade yang nude. 

What I like about this product :
- Classy packaging
- Beautiful Shades
- Fluffy and soft texture
- Good pigmentation
- Not streaky

What I don't like about this product:
- Kinda pricey

Overall : 4/5
Repurchase? Yes, for other shades

Aku merekomendasikan Dasique Soft Velvet Lipstick ini bagi kalian yang sedang mencari lipstik nude ataupun yang suka memakai lipstik bentuk stick dengan finish velvet.

Untuk dapetinnya kalian bisa coba ke Charis ada diskon spesial yang sedang berlangsung saat ini : https://hicharis.net/flowrindesu/1Ek4

Tuesday, December 7, 2021

(REVIEW) DERMALUZ Hydrate Glow Face Wash & DERMALUZ Hydrate Glow Face Toner

Sebagai pejuang skincare ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih kandungan produk, salah satunya adalah kandungan acid atau kandungan untuk hydrating. Kalau kita mau, sebaiknya kita memiliki keduanya jadi dipakai gantian, untuk yang acid dipakai 2-3x seminggu sedangkan yang hydrating dipakai untuk hari lainnya, tetapi kalau aku sih baisanya diseling, jadi habis pakai produk acid aku beri produk melembabkan supaya balance, salah satu produk hydrating yang menurutku bagus adalah rangkaian Hydrate Glow dari DERMALUZ.


DERMALUZ sendiri adalah brand lokal yang telah meluncurkan berbagai macam kebutuhan skincare, tapi baru kali ini aku akhirnya bisa mencoba, maklum ngabisin stok skincare seabrek. Ada dua produk  di sini, yaitu :

  • DERMALUZ Hydrate Glow Face Wash
  • DERMALUZ Hydrate Glow Face Toner
Seperti biasa, aku bakal ngebahas kedua produk ini sendiri-sendiri.

1. DERMALUZ Hydrate Glow Face Wash


Klaim :

"Sabun wajah yang membantu membersihkan kulit dari kotoran dan sisa make up. Mengandung bahan aktif lightening yang menjadikan kulit tampak lebih cerah dan bersih."

Komposisi :

"Aqua, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Methyil Cocoyil Taurate, Sodium Cocoamphoacetate, PEG-200 Hydrogenated Glyceryl Palmate, Coco-Glucoside, Glycol Distearate,Niacinamide, PEG-7 Glyceryl Cocoate, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Citric Acid, Phenoxyethanol, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Galactomyces Ferment Filtrate, Tranexamic Acid, Dmdm Hydantoin, Glycolic Acid, Lactic Acid."

Formulasi :
Sebagai pemilik kulit berminyak, aku seneng banget sama teksturnya face wash DERMALUZ ini, karena creamy tetapi tidak terlalu berat, warnanya putih susu dan tidak berbau. Untuk busanya agak seperti sabun, jadi bukan whip cream gitu jadi berbusa biasa dan cukup cair sehingga agak hati-hati kalau memberi air jangan terlalu banyak.




Impression :
Setelah memakai DERMALUZ Hydrate Glow Face Wash ini aku merasa kalau wajahku jadi jauh lebih bersih dan kesat, untuk menghapus sisa makeup ini bagus, tetapi kalau untuk yang waterproof kurang bisa mengangkat.

2. DERMALUZ Hydrate Glow Face Toner



Klaim : 
"Toner penyegar wajah yang membantu menyempurnakan pembersihan kulit wajah dilengkapi dengan galactomyces ferment Filtrate yg membatu melembabkan memberikan nutrisi pada kulit wajah Serta kandungan tranexamic acid, lactic acid, niacinamide yang berfungsi mencerahkan kulit wajah sehingga wajah tampak bersi, cerah dan segar."

Komposisi :
"Aqua, Butylene Glycol, Glycerin, Propanediol, Niacinamide, Sodium PCA, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Phenoxyethanol, Galactomyces Ferment Filtrate, Tranexamic Acid, Chamomilla Recutita Extract, Dmdm Hydantoin, Glycolic Acid, Lactic Acid, Panthenol, (water base)."

Formulasi :
Tekstur dari toner DERMALUZ ini lumayan cair seperti air, bening, tidak berbau, dan juga cepat menyerap di kulit. Personally aku suka memakai toner ini pada saat pagi hari karena tidak terlalu berat sehingga overmoisturize, selain itu juga karena ringan, cocok untuk dilayer dengan skincare lain.



Impression :
Toner ini dipakai setelah Face Washnya,hasilnya kulitku jadi lebih lembut, halus dan juga glowing. Sifatnya dewy tetapi tidak membuat kulit lengket dan beneran membuat kulit glowing.

Overall kedua produk ini menurutku ngga terlalu neko-neko dalam klaim, dan memang sesuai, mereka menyajikan hasil yang cukup bagus di kulitku, setelah memakai keduanya kulitku jadi lebih lembut, halus dan lembab, sayang karena ada kandungan lactic acid jadi aku harus hati-hati dalam layering nya supaya kulitku tidak iritasi. 
Hydrate Glow Face Wash & DERMALUZ Hydrate Glow Face Toner cocok bagi yang sedang mencari skincare dengan fungsi mencerahkan dan melembabkan kulit, harganya juga terjangkau dan mudah didapatkan di Indonesia.

Thanks for sticking up with my review, comment, share or react below so I'll know what you think, see you~

Wednesday, March 17, 2021

(REVIEW) Cultusia Colour Cream Hair Colour Chestnut 3/2

Haii balik lagi dengan postingan review! Udah lama nih ngga bahas tentang produk rambut, aku sendiri suka banget mewarnai rambut, kalian bisa cek di sini untuk tahu my hair colouring journey. Yes, mungkin yang pernah baca bakal mikir, bukannya gamau ngecat rambut lagi? Well, namanya dah hobiii aku sampai sekarang masih ngecat rambutku, tapiii pakai warna yang daily friendly biasanya sih warna coklat karena aku juga kerja di tempat yang terbilang formal. Sebenarnya aku tergoda sih bikin postingan hair colour journey part 2, tapi kurasa bakal membosankan karena sekarang ga pernah ngecat rambut dengan warna ngejreng, makanya aku excited banget dengan postingan kali ini karena akhirnya aku bisa curhat/review masalah cat rambut lagi, so please bear with me.

Kalli ini cat rambut yang mau aku bahas adalah Cultusia Colour Cream, FYI, Cultusia ini merupakan brand lokal low end mirip Miranda, Felice, Feves, dll tapi akhir-akhir ini lagi naik daun karena katanya tidak sepanas merk lainnya dan hasilnya keluar meskipun tidak di bleach. langsung aja yuk baca pengalamanku memakai Cultusia Colour Cream ini!

Cultusia color cream chestnut


Packaging
Hampir mirip dengan semir rambut low end lainnya, Cultusia memiliki packaging yang cukup ngejreng, dengan wajah wanita cantik yang warna rambutnya berubah-ubah sesuai dengan varian warnanya, sebenarnya ada banyak pilihan warna dari Cultusia ini, mulai dari warna yang kalem seperti hitam, coklat, blue black, sampai yang cukup berani seperti hijau, pink, ungu, dan fiery red, tetapi dengan terpaksa aku pakai yang warna chestnut karena bisa dipakai untuk daily, warna chestnut ini warna cokelat yang tidak terlalu tua tapi juga ngga terlihat muda banget, aku sih sebelum pakai yakin kalau warnanya ngga bakal seterang di wadahnya karena rambutku tidak ber bleaching dan asal warna rambutku hitam jadi biasanya warna bakal susah masuk.

Cultusia color cream chestnut review
bagian samping boxnya

Cultusia hair color review
another angle of the box

Pada bagian samping terdapat komposisi dan cara penggunaan, aku sendiri not an expert di bidang komposisi, jadi kalian dapat mengklik gambar di atas dan simpulkan sendiri apakah ada bahan yang mungkin bisa membuat iritasi kulit kalian.

Harga :
Rp.10.000 - 15.000 di onlline, sayang aku belum bisa menemukan Cultusia Hair Colour ini secara offiline, mungkin karena merknya masih baru dan asing bagi orang salon.

How to use :
Setiap box Cultusia Colour Cream ini terdapat :

  • Cultusia hair Colour Cream
  • Cultusia hair peroxide
  • Cultusia conditioner
  • Sarung tangan plastik satu set
Menurutku set dari Cultusia ini terbilang generous banget loh, pengalaman pakai beberapa merk yang harganya setara dengan ini kadang tidak diberi sarung tangan,conditioner nya juga kecil, tapi Cultusia ini conditioner nya banyak banget, bahkan lebih banyak daripada semirnya.

Cara pakai semir rambut ini terbilang mudah, caranya :
  • Pakai sarung tangan dan basahi rambut
  • Campur colour cream dengan peroxide dan aduk sampai rata
  • Usapkan campuran semir tadi ke rambut yang basah dan ratakan
  • Diamkan selama 30 menit lalu bilas
  • Setelah memakai semir, pakai Cultusia conditioner agar rambut lembut
Berikut adalah 'wajah campuran colour cream dan conditionernya sebelum diaduk :

Cultusia color cream hair color review


Sayangnya aku lupa foto 'wajahnya' setelah diaduk, pokoknya warnanya jadi cokelat tua, aku sendiri awalnya was-was kalau nanti warnanya ga terlihat sama sekali awalnya, dan karena rambutku tebal, jadi aku pakai dua box ternyata kebanyakan saudara-saudara, semirnya jadi numpuk di rambutku sampai over, lain kali aku bakal coba pakai satu dulu. 

Formula :

Formulasi hari colournya tidak terlalu cair mupun kental, mudah diratakan juga dengan peroxidenya, sayangnya sih peroxidenya terlalu sedikit bagiku, cuma aku tidak tahu itu konsentrasi peroxidenya berapa persen karena tidak ada tulisannya. Untuk bau tidak terlalu menyengat baunya sehingga aku nyaman aja saat mengolesnya di rambutku, saat diratakan juga menurutku formulanya mudah banget di spread dan disisir, selain itu dia ngga terlalu panas, aku pakai semir ini sampai pangkal rambut loh, tapi cuma ngerasa agak sakit di pangkal doang itu juga ngga panas banget sampai gatel, masih bisa di toleransi lah.

Impression :

Karena rambutku ngga pakai bleaching, jadi aku mendiamkan semirnya di rambutku selama kira-kira satu jam, maksudnya supaya masuk, pengalaman pakai merk sebelah, meski didiamkan selama berjam jam hasilnya ngga akan ngejreng jadi aku santai aja, ternyata setelah dibilas warnanya keluar banget, seperti ini :

please excuse my face, berusaha keras biar hasilnya terlihat di kamera bund

Jadi warna cokelat banget kan? Awalnya aku antara takut dan excited karena ternyata semir ini betulan warnanya keluar meski rambut tidak di bleach, tetapi agak takut juga karena ternyata lebih muda dari perkiraan takutnya di kantor ada yang protes, gambar di atas adalah hasil setengah kering abis diberi hair dryer dengan lampu indoor, tetapi saat aku lihat di outdoor ternyata cokelatnya ngga kentara banget, masih keliatan natural dan pas di kantor juga tidak ada yang tau aku semir lagi kalau aku tidak bilang wkwkwkwk.

Rambutku yang disemir dengan Cultusia Colour Cream ini sekarang sudah jalan kira-kira 2 minggu, dan kurasa, setiap keramas dia warnanya jadi agak luntur dan sekarang sudah lebih cokelat tua, jadi yang kurasa ini bukan permanent hair dye, tapi aku pernah pakai merk Nyu yang juga tidak permanen masih lebih tahan lama Nyu sih, cuma kalau masuk, lebih masuk si Cultusia ini, oh iya, rambutku juga tidak terasa kasar dan patah-patah setelah semir, which is rare mungkin conditionernya bagus.

What I like about this product:
  • Dapat kelengkapan semir yang mayan bagus
  • Baunya tidak terlalu menyengat 
  • Formula colour cream dan peroxidenya tidak terlalu panas di kulit kepala
  • Mudah digunakan dan mudah menempel di rambut
  • Warnanya masuk meski tidak di bleaching
  • Conditionernya membuat rambut lembut
  • Satu kotak bisa untuk seluruh rambut dengan panjang sebahu
  • Harganya murah
What I don't like about this product :
  • Cepat luntur
  • Masih sulit ditemukan di salon/toko offline
Overall : 4/5
Repurchase? Yes.

Aku merekomendasikan Cultusia Colour Cream Hair Colour ini bagi yang sedang mencari semir rambut tanpa bleaching, aku sendiri belum mencoba yagn warna-warna ngejrengnya jadi tidak tahu apakah tiap warna formulanya juga sebagus yang chestnut ini, tetapi kalau lihat harganya yang murce worth it dong, apalagi juga tidak terlalu panas jadi cocok bagi pemilik kulit kepala sensitif, repurchase jelas sih tapi aku lagi pengen cobain merk lain dulu huhu.

Thanks for sticking up with my review, comment, share, or react below so I'll know what you think, see you~

Sunday, February 28, 2021

(Review + Comparison) Rexona Dry Serum and Rexona Glowing White


 Hello semua! balik lagi sama blog ku yang membahas tentang berbagai review beauty product, kali ini aku mau ngereview produk ketek, yup, aku jarang (Hampir ga pernah) bahas di blog soal produk hygene satu ini, tapi setelah sekian lama sebagai konsumen produk ketek berbagai macam brand, akhirnya aku tergelitik juga untuk membuat postingannya juga. nah langsung aja baca tentang pendapatku soal produk ketek dry serum dan roll on dari Rexona ini!

Jadi dulu aku selalu memakai produk ketiak yang berbentuk roll on, pernah sih coba yang bentuk reguler seperti stick, tapi ternyata mudah kering produknya dan susah diratakan jadi aku selalu pakai yang roll on, brand yang pernah aku coba dah banyak, seperti Nivea, Rexona, Dove, Casablanca, dll, suatu hari aku melihat ada inovasi baru untuk deodorant, yaitu bentuk serum, aku sendiri awalnya agak skeptis, karena takutnya ngga kering di ketiak sedangkan ketiakku itu rawan berkeringat dan basah, tetapi akhirnya karena penasaran aku beli juga Rexona Dry serum ini, untuk harganya sih ngga terlalu berbeda jauh, yang roll on rexona ini sekitar 17.500-20.000 sedangkan yang dry serum 20.000-25.000, lebih mahal yang dry serum tetapi, kalau kita lihat secara isi, yang roll on nettonya 40ml, sedangkan yang dry serum nettonya 50ml, jadi secara kasat mata sih lebih banyak yang dry serum ya. Nah, sekarang aku mau bahas in depth dari masing-masing produk ini, seperti biasa aku bakal bagi dalam beberapa nomor.

1. Klaim

Rexona Dry Serum :

Rexona Dry Serum Natural Whitening Fresh Sakura langsung kering, mengandung 10% bahan pencerah alami - Vitamin E, ekstrak licorice, dan vitamin B3 yang cepat menyerap dan bekerja hingga 20 lapisan untuk mencerahkan kulit. Teruji secara klinis mencerahkan dalam 3 hari. Dengan keharuman sakura yang menyegarkan, Perlindungan 48 jam dari keringat dan bau badan,

Rexona Glowing White :

Rexona Glowing White Deodoran pencerah dengan 0% alkohol dan multivitamin, yang memberikanmu : ketiak cerah dan lembut alami, wangi segar bunga mawar, perlindungan keringat dan bau badan teruji secara dermatologis, ethyl alcohol, Vitamin E dan F.

2. Packaging 

Rexona Dry Serum 



Secara packaging, dry serum ini bentuknya adalah tuber, mirip dengan facial wash, untuk isinya menurutku cukup penuh sehingga ngga terasa ringan atau "kopong", pada bagian depan terdapat stiker logo produk, nama brand dan juga variannya, aku beli yang varian Fresh Sakura.


Sedangkan pada bagian belakang terdapat stiker cara pakai, klaim, barcode, komposisi nama dan alamat perusahaan.



Saat dibuka terdapat tube dengan bagian tengahnya yang bolong, itu maksudnya adalah tempat produknya keluar, jadi tinggal pencet aja. Aku sendiri agak kurang suka dengan model seperti ini, karena takutnya kebanyakan yang keluar dan kalau meratakan ke ketiak agak ngga nyaman.

Rexona Glowing White 


Untuk Rexona Glowing White bentuknya standar roll on, mirip seperti tabung slim dan bagian depannya ada stiker nama produk, nama brand dan juga varian. Sedangkan pada bagian belakangnya terdapat stiker yang berisikan komposisi, klaim, cara pakai, nama dan alamat perusahaan.

Saat dibuka, ada semacam bola yang nanti bisa berputar supaya produknya keluar, menurutku model seperti ini praktis meskipun kadang bisa belepotan karena produknya terlalu banyak keluar.

3. Formula dan impression

Rexona Dry Serum 

Secara formula, aku merasa kalau dry serum itu thick dan berwarna putih, dengan wangi sakura yang menyegarkan dan ngga terlalu menyengat. Selain itu, apabila dioles ke kulit ngga langsung kering, tetapi menanti sekitar 1-2 menit baru full dry. Aku sendiri biasanya cuma memencet produknya sedikit lalu aku ratakan supaya tidak terasa "basah", untuk ketahanan dry serum dari Rexona ini dapat menahan keringat sampai setengah hari jadi sekitar 4 jam, kecuali kalau dipakai untuk beraktifitas berat mungkin akan lebih cepat, perlu diingat juga ketiak ku itu mudah keringetan. Selain itu untuk efek whitening, aku merasa kalau semenjak pakai Rexona Dry Serum ketiak ku jadi lebih cerah dan tidak menghitam, formulanya juga mild sehingga tidak membuat ketiak ku iritasi meskipun produk ini ngga 100% free alcohol.

Rexona Glowing White 

Formulasi untuk Rexona Glowing White ini lebih mild dan juga ringan daripada yang dry serum, wanginya itu seger seperti mawar tetapi menurutku lebih menyengat. Saat dioleskan ke kulit, aku merasa kalau yang roll on ini lebih cepat menyerap tetapi sebelum kering ketiak ku terasa "basah" apalagi kalau aku nge rollnya kebanyakan harus diangin-anginkan dulu. Ketahanan deodoran ini standar sekitar 4 jam sudah mulai berkeringat, tetapi, formula Rexona Glowing White ini tergantung lingkungannya, saat aku panas-panas atau beraktifitas berat formulanya tidak bisa menahan keringat sehingga ketiak jadi kerasa basah tetapi masih wangi kok. Untuk efek whitening roll on Rexona ini betulan bisa membuat ketiakku lebih cerah dan formulanya mild banget sehingga tidak membuat kulitku iritasi.

Berikut adalah perbandingan formula antara Rexona dry serum dan Rexona glowing white :

kiri : Recona Dry Serum, Kanan : Rexona Glowing White


Overall, aku merasa kalau kedua produk ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk yang dry serum menurutku lebih cocok bagi kalian yang memiliki kulit kering dan membutuhkan moisturizer + deodoran, sedangkan kalau yang glowing white bagi kalian yang suka formula ringan, aku sendiri sebenarnya prefer yang glowing white karena lebih ringan dan praktis tinggal di roll aja di ketiak tidak perlu mencet-mencet dan harus diratakan dulu. 

Thanks for sticking up with my review, comment, react, or share below so I'll know what you think, See you~

Saturday, February 13, 2021

(REVIEW) ARIUL 7 Days Mask Tea Tree and Aloe Version

 

7 days mask review

Hai semua kembali lagi denganku di sini, pada postingan kali ini aku mau ngereview produk yang mungkin sudah ngeksis dan sudah banyak yang tau lumayan lama, yup, aku terbilang telatg mau ngepost, padahal udah lama aku foto cuma nggak aku update-update di blog huhu. Produk yang aku review kali ini adalah Ariul 7 Days Mask.

Ariul ini sebenernya ada beberapoa varian dan karena judulnya 7 Days jadi mask sheet ini digunakan secara daily, tetapi aku putuskan untuk ambil yang paling sesuai dengan kulitku yang tipe berminyak dan acne prone saja dan tidak aku pakai setiap hari karena aku takut kalau setiap hari memakai mask sheet jadinya over moisturizing dan wajahku jadi beruntusan (yeah I've tried)  jadinya di sini aku cuma review yang varian Tea Tree dan Aloe Vera.

Klaim : 

  • Tea Tree : Mengandung Tea Tree dan eucalyptus yang berfungsi untuk soothing acne, nourishing, merapatkan pori-pori dan menghilangkan sebum berlebih
  • Aloe : Mengandung aloe dan eucalyptus yang berfungsi sebagai calming wajah, menjaga elastisitas kulit, dan melembabkan kulit

Selain klaim masing-masing varian, semua varian Ariul mengandung bahan-bahan alami dan maskernya terbuat dari bahan Tencel yang dapat menyerap banyak essence tanpa menetes netes.

Price : tergantung penjualnya, biasanya di olshop mulai dari 8k-15k 

Packaging :

Packaging masker ini cukup sederhana, dengan latar belakang putih dan font berwarna hitam, pada bagian depan terdapat klaim yang panjang banget berbentuk mirip koran, dengan gambar varian di bagian samping.


Pada bagian belakang terdapat keterangan dalam Hangul, Inggris dan bahasa Indonesia, oh iya Ariul ini ternyata merk Korea Selatan loh, cuma dia sudah mendapat ijin di bawah naungan Sociolla untuk mendistribusikan produknya di Indonesia jadi jangan salah ya hehe. 

How to use : Buka bungkus maskernya dan buka sheetnya, kemudian tempelkan sheetnya di wajah dan tunggu sekitar 20 menit, lalu tap tap sisa essence yang belum terserap.

Formula :


Formulasi dari Ariul 7 Days Mask ini enak banget, saat kubuka maskernya essencenya itu ngga terlalu kental maupun terlalu cair, jadi pas gitu, lalu cepat banget menyerap di kulitku, untuk wanginya bervariasi, jadi yang Tea Tree wanginya mirip minyak kayu putih (Tea tree) dan yang Aloe wanginya lebih mirip ke arah floral yang seger.


Saat aku buka sheetnya, aku merasa kalau bahan sheet nya itu beda dari bahan masker biasanya, lebih lentur dan kenyal hampir mirip bahan hydrogel cuma lebih keras. Belum juga coba pakai di wajah aku sudah tau "Wah ini enak banget pasti" karena dipegang di tangan sudah nyaman banget ngga terasa kasar.

Impression :

Setelah memakai masker dari Ariul ini aku ngerasa kalau wajahku jadi lebih lembut, halus, dan lembab, selain itu karena essence nya cepat menyerap jadi wajahku tidak terasa lengket atau berat. Kedua varian ini sama-sama menawarkan efek calming, dan aku ngerasa kalau misal lagi beruntusan dan pakai masker ini, keesokan harinya wajahku jadi mulus lagi! Dan yang paling aku suka adalah biasanya, mask sheet low end (Dibawah 25rb) memiliki bahan yang kasar dan alkohol yang tinggi, sehingga membuat wajahku jadi iritasi dan gatal-gatal, tetapi berbeda dengan mask sheet dari Ariul ini, bahannya yang alami dan bahan Tencel untuk maskernya membuat wajahku ngga iritasi  bahkan cenderung nyaman sekali.

Meskipun, aku tidak berharap kalau efek dari mask sheet ini permanen, karena kita semua tahu mask sheet itu lebih cocok untuk kalian yang ingin efek wajah lebih baik secara instan untuk acara penting keesokan harinya. Dan Ariul ini tidak cocok untuk kalian yang memiliki masalah fungal acne ya, tapi menurutku Ariul 7 Days Mask ini worth it banget untuk dicoba.

What I like about this product :

  • Cheap
  • Easy to find in Indonesia
  • Have many variants
  • Easy to absorb 
  • Calming my acnes
  • Have a good mask material
What I don't like about this product :
  • Not suitable for fungal acne problem
Overall : 4.8/5
Repurchase? YES

Aku merekomendasikan masker ini bagi kalian yang memiliki kulit kering maupun berminyak, karena berbagai varian dari masker ini dapat memenuhi kebutuhan kulit kalian, selain harganya yang terjangkau, hasilnya juga bagus banget loh dan kalian yang ingin coba maskeran tiap hari juga dapat memakai produk ini, aku sendiri sih belum berani mencoba 7 hari full memakai mask sheet karena kulitku berminyak tetapi sekali lagi masker dari Ariul ini menurutku bagus banget di kulitku dan jelas aku bakal repurchase lagi.

thank you for sticking up with my review, comment, react, or share below so I'll know what you think! See you~


Monday, January 25, 2021

(REVIEW) SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition

 Selamat tahun baru 2021! Di tahun yang baru ini apakah kalian semua sudah beraktifitas seperti biasanya? Aku sendiri udah cukup lama ya ngga update blog, karena lupa + banyak aktifitas akhir tahun jadinya blog ini terbengkalai, maapin aku huhu.

Kali ini aku mau ngereview lagi, produk kali ini adalah dari brand Jepang yang udah terkenal di khayalak ramai, yaitu 
SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition. 


Klaim :

"Setelah menjadi facial foam No.1 di Jepang selama 11 tahun berturut-turut, Senka mengeluarkan Perfect Whip Sakura Limited Edition di Indonesia untuk berikan pengalaman mencuci muka lebih menyenangkan. Busanya yang lembut, padat, dan berlimpah mampu bersihkan kotoran dan sisa make-up di segala jenis kulit. Diperkaya dengan Double Hyaluronic Acid yang jaga wajah tetap lembab setelah mencuci muka."

Komposisi :

"Water, Stearic Acid, Peg-8, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Glycerin, Lauric Acid, Alcohol, Butylene Glycol, Glyceril Sterate, Polyquaternium-7, Fragrance, Disodium EDTA, Sodium Benzoate, Sodium Metabisulfite, Dimethyl Ether, Sodium Hyaluronate, Sodium Acetylated Hyaluronate, Sericin, Citric Acid, Potassium Sorbate, Hydrolized Silk."

Netto : 120gr

Packaging :


Seperti packaging SENKA yang versi original, warna tubenya berwarna biru dengan logo dan nama produk di bagian stiker depan, bedanya kalau yang edisi Sakura ini ada hiasan sakuranya di bagian stikernya, lucu dan girlie banget, tapi menurutku masih cocok-cocok aja sama tema SENKA yang biru-biru. Pada bagian belakang terdapat stiker terjemahan bahasa Indonesia yaitu klaim, komposisi, cara pakai, dan nama alamat distributor Indonesia.

Formula :


Beralih ke formulasi produknya, aku merasa kalau SENKA ini mild banget terkesan 'fluffy' teksturnya, hampir sama seperti yang original tapi lebih lembut yang Sakura ini, warna produknya standar putih susu dengan wangi Sakura yang floral banget, cuma ngga terlalu menyengat dan masih enak untuk dipakai sehari-hari.

Impression :

Cara pakai SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition ini mudah banget loh, berikut adalah petunjuk sesuai website resminya :

"- Cuci tangan hingga bersih dan keluarkan Senka Perfect Whip Sakura Limited Edition kurang lebih 2 cm di atas permukaan tangan,

- Gosok perlahan sambil tambahkan air sedikit demi sedikit,

- Usapkan busanya yang lembut di wajah Anda,

- Bilas dengan air hingga bersih

- Voila! Get your suppin skin!"


Berikut adalah hasilku mencoba SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition  di tangan :

Kiri : Sebelum, kanan : sesudah memakai SENKA

Bisa dilihat kalau tanganku aku beri berbagai macam kosmetik, mulai dari primer, bb cushion, blush on, eyeshadow sampai dengan waterproof eyeliner dan waterproof mascara. SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition daapt menghapus berbagai makeup yang tidak waterproof, sedangkan untuk makeup yang waterproof harus digosok dengan kuku supaya hilang, aku personally selalu double cleansing, jadi SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition ini aku pakai setelah memakai cleanser pertama seperti makeup remover. 

Hal yang aku suka dengan produk ini adalah selain wangi Sakura dan cukup bersih membersihkan sisa kotoran dan makeup, dia juga tidak membuat kulitku iritasi ataupun breakout ketika dipakai setiap hari, karena pengalamanku ketika pakai yang SENKA original, kulitku jadi beruntusan dan gatal setelah dipakai beberapa hari, anehnya kalau yang edisi Sakura ini ngga, padahal dia kandungannya ada parfumnya, entah mungkin komposisi yang Sakura ini lebih mild daripada yang ori, jadi kalau pakai yang Sakura ini wajahku jadi bersih, lebih lembut dan seger.

What I like about this product:

  • Cheap
  • Smells good
  • Not irritating
  • Make my skin clean and smooth
  • Can erase makeup and dirt
What I don't like about this product :
  • Hard to find in Indonesia
Overall : 4.5/5
repurchase? Ingin mencoba seri SENKA yang lain

Aku merekomendasikan SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition bagi kalian yang sedang mencari Cleansing wash/ facial foam impor yang cocok untuk kulit sensitif seperti aku, ataupun bagi pecinta barang limited ed (seperti aku) ini wajib kalian coba! Harganya juga terjangkau, aku membeli produk ini dengan harga sekitaran 60rb rupiah, sayangnya sekarang sudah mulai jarang ada yang jual karenamemang barangnya limited. Aku sendiri sebenarnya suka sama SENKA Perfect Whip Sakura Limited Edition  tapi ngga ingin repurchase karena ingin mencoba seri SENKA yang lain (SENKA kan bejibun tuh seri facial foamnya).

Thanks for sticking up to my review, comment, share, or react below so I'll know what you think! See you~



Wednesday, October 14, 2020

(REVIEW) Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition

Masker merupakan kebutuhan primer pada rangkaian perawatan wajahku, aku sendiri memiliki banyak stok sheet mask, wash off mask, dan peeling mask saking sukanya pakai masker. Mungkin ada dari kalian yang notice juga kalau reviewku di blog ini kebanyakan masker, huhu pls jangan bosen yah, karena kali ini aku bakal mereview masker lagi, yaitu Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition. Yuk, langsung aja scroll terus ke bawah untuk membaca reviewnya!.


Sebenarnya masker ini bukan barang baru, karena Pinklab.co telah memproduksi masker ini sejak beberapa tahun yang lalu, dan juga pernah ngehits karena banyaknya endorse artis dan selebgram tentang masker ini, tetapi aku sendiri baru tahu dan mencoba masker ini barusan, maklum aku ngga terlalu suka ngescroll insta artis/selebgram. Pinklab. sendiri merupakan brand asli Indonesia spesialis skincare terutama masker, ada beberapa varian masker Pinklab.co ini, yaitu yang original, chocolate, sama dazzling bling mask.

Klaim :
  • Dapat mengurangi dan mengangkat jerawat dan komedo
  • Mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan (wrinkle)
  • Mengecilkan pori-pori dan meningkatkan ketebalan kulit sehat secara keseluruhan
  • Dibuat dengan bahan bahan alami dan aman untuk di gunakan pada wajah dan tubuh
  • Dead sea mask pinklab kami diyakini menyehatkan dan mendetoksifikask kulit dan bahkan terdapat kompleks yang bisa menghapuskan strect mark dan selulit.
  • Kandungan chocolatenya memiliki antioksidan sebagai UV protection pada kulit
  • Menghidrasi dan ketebalan kulit sehingga kulit lembab dan lebih muda
Banyak banget kan klaimnya? Aku sendiri sempet skeptis karena klaimnya wow banget,takutnya ngga sesuai ekspektasi, tapi karena ada varian chocolate dan aku suka wangi coklaaat... jadilan langsung cobain yang varian chocolate, padahal biasanya buat yang pertama kali disarankan cobain yang ori dulu, haha.

Packaging :



Untuk packaging menurutku lucuuu banget, karena jar dan dusnya memiliki warna pink dan coklat sebagai main theme nya, lada gambar cewek dengan tulisan 'I love chocolate', gemes deh pokoknya, untuk ukuran produk menurutku dengan harga 160 ribu dengan isi 100gr cukup mahal, apalagi model masker gini itu harus dihabiskan paling tidak 2 bulan sejak dibuka, karena kalau tidak maskernya bakal mengeras dan tidak bisa dipakai lagi.

Formula :


Masker coklat ini memiliki konsistensi yang cukup thick dan memiliki warna coklat keabuan seperti clay mask, hal yang sangat aku sukai adalah wanginya! Betulan berasa banget wangi coklatnya  apalagi wangi coklatnya itu bukan coklat yang murahan gitu membuatku jadi laper malam-malam.  Berikut ini adalah swatch maskernya di tanganku :



Bisa dilihat kalau mirip banget sama coklat, sayang di foto maskernya sudah agak kering padahal 3x seminggu aku pakai tapi memang awet banget loh, satu jar berasa puas banget. 

Impression :
Setelah memakai Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition aku merasa kalau wajahku jadi jauh lebih halus, lembut, dan beruntusan hilang! Selain itu wajahku juga terasa lebih cerah dan kenyal seolah wajahku lebih muda beberapa tahun. Aku sendiri amazed sama hasilnya karena yang diklaimkan itu bener, apalagi masker ini tidak membuat wajahku ketarik, kering ataupun iritasi (wajahku berminyak jadi aku gabisa klaim apapun bagi pemilik kulit kering). 
Sayangnya, masker ini efeknya ngga permanen, jadi misalkan maskeran malamnya, pagi bangun tidur masih terasa efeknya sampai siang, tetapi setelah itu wajah terasa balik lagi ke awal, jadi harus dipakai terus kalau mau efeknya tidak hilang (yang mana ngga aku rekomendasikan). Selain itu aku tidak merasakan efek calming yang berarti bagi jerawat di wajahku, mungkin kalau jerawat kecil bisa lebih kalem, tetapi untuk jerawat yang merah/bernanah ngga terlalu pengaruh, aku juga tidak bisa memberi komentar untuk efek perlindungan UV nya karena aku pakainya malam hari.

What I like about this product:
  • Chocolate theme
  • Chocolate scent
  • Membuat kulit halus kenyal dan cerah
  • Tidak membuat kulit kering ataupun iritasi
  • menghilangkan beruntusan atau jerawat kecil
  • Isinya lumayan banyak
What I don't like about this product :
  • Kinda expensive
  • Maskernya mudah kering
  • Efeknya tidak permanen/tahan lama
Overall : 4.5/5
Repurchase? Maybeeee

Aku merekomendasikan Pinklab.co Dead Sea Mask Chocolate Edition bagi kalian yang ingin memiliki kulit halus, kenyal, cerah dan tampak lebih muda, terlebih bagi yang memiliki acara penting besoknya bisa pakai masker ini. Meskipun klaimnya cocok untuk semua jenis kulit, aku tidak tahu apakah efek melembabkannya bakal ampuh bagi pemilik kulit kering, tetapi kalau di wajahku yang berminyak terasa sih wajahku tidak tertarik ataupun kering setelah memakai. Alasanku tidak mengiyakan repurchase karena menurutku harganya cenderung terlalu mahal buat kantongku, isinya juga harus cepat dihabiskan, which is kinda hard for me karena stok maskerku banyak, jadi gatau deh bisa habisin sebelum kering atau tidak.
Thanks for sticking up with my review, comment, share, or react below so I'll know what you think! See you~