Wednesday, February 28, 2018

(REVIEW) Pixy Matte in Love shade 210, 408, 505, 506

HAIIIII SEMUAAAA!!!!

Ini adalah postingan kedua bulan ini, bulan ini aku tidak sempat update blog karena sibuk KKN, jadi maafkan kenonaktifanku :(.

Kali ini aku akan mereview tentang lipstick matte terbaru dari Pixy, yaitu seri Matte in Love. Dilaunching sebelum Valentine, tema produk ini memang cinta-cintaan. Shadenya juga tidak ada yang aneh-aneh, kebanyakan pink sesuai dengan macam-macam perasaan lope-lope. 




Diantara 10 shades yang tersedia aku memilih 4 shades yang menurutku menarik, dan harus kuakui setengahnya membuatku kecewa, mau tau kenapa? Yuk, cek pendapatku tentang  Pixy Matte in Love ini!.




Pertama aku akan membahas packaging, Pixy Matte in Love ini memiliki dus berdesain khas Pixy banget, yaitu hitam dengan garis asimetris yang berwarna sesuai dengan shade lipsticknya, menurutku desainnya sudah bagus tapi akan lebih sip lagi kalau dusnya glossy jangan doff, mungkin karena finish lipsticknya matte jadi dusnya bersifat doff.




Untuk packaging lipsticknya tidak terlalu panjang dan berkesan lebih lebar daripada lisptick merk lain dengan harga dibawah 50 ribu lainnya, tapi ukurannya kecil sehingga masih nyaman untuk dibawa kemana-mana. Di bagian bawah terdapat keterangan shadenya.




Untuk pertama aku sedikit kaget karena ukuran lipsticknya yang lumayan gede dan bulat,gambar di atas adalah saat lipstick dalam keadaan diputar full, isinya lumayan banyak meskipun ngga terlalu panjang seperti lipstick Viva atau Purbasari, tapi terobati dengan diameternya yang besar. Sekarang saatnya melihat swatch Pixy Matte in Love ini di tanganku :


outdoor

indoor

Pigmentasi lipstick ini lumayan opaque tapi tidak sebagus lipstick matte seperti Purbasari, Viva, dll. Jadi masih terkesan agak sheer, bisa dilihat swatch tanganku kalau bulu-bulu tangan masih terlihat di bawah lipsticknya (Maafkan kalau bulu tangan gross you out). Selain itu aplikasinya ngga terlalu mulus, tapi juga ngga seret, jadi tengah-tengah gitu, menurutku ini hampir sama dengan lipstick mattenya Viva.

Bau dari produk ini seperti bubblegum yang lumayan kuat, aku sendiri tidak masalah dengan baunya tapi untuk yang sensi dengan bau-bauan hati-hati aja, bau ini akan menghilang setelah dioles selama beberapa menit.

Berikut ini adalah swatch di bibirku :

210 Blushing Rose




Shade pertama yang aku coba adalah No.210 Blushing Rose, shade ini adalah pink nude  dengan arah cool tone, shade ini ngga cocok banget di kulitku yang sawo matang dan warm tone, jadi aku tidak pernah memakai shade ini selain untuk swatch.

408 Merry Orange






Selanjutnya adalah No.408, yaitu Merry Orange. Shade ini merupakan shade kedua favoritku karena cucok banget buat kulitku dan warnanya orange brown yang membuat wajah terlihat lebih cerah, dibandingkan dengan yang Blushing Rose, Merry Orange ini lebih smooth saat diaplikasikan dan lebih pigmented.


No. 505 Exotic Nude





Kemudian No. 505 Exotic Nude, ini adalah shade yang paling aku suka diantara yang lainnya karena warna MLBB nya pas banget untuk dipakai daily! Sama seperti Merry Orange, aplikasinya smooth dan juga pigmented.  Ini adalah shade yang paling sering aku pakai.

No. 506 Serene Brown




Yang terakhir adalah No. 506 Serene Brown, shade ini terlalu pucat buat aku karena warnanya Brown with Grey undertone. Shade ini lebih cocok dipakai dengan yang memiliki kulit fair dengan cool tone, sama seperti Blushing Rose, aku tidak pernah memakai shade ini kecuali buat swatch.

Yang aku suka dari Pixy Matte In Love ini adalah, aplikasinya termasuk smooth meskipun shade yang pucat lebih seret daripada yang shade lebih bold.  Selain itu lipstick ini tahan lama, sekitar 4-5 jam dengan makan berat lipsticknya masih setia menempel di bibirku meskipun garis bibir semakin terlihat dan di bagian tengah sudah mulai hilang. Untuk kenyamanan di bibir menurutku termasuk nyaman dan tidak membuat bibir kering dan mudah dihapus. Sayangnya matte lipstick ini tidak kissproof maupun smudgeproof, sehingga kalau minum akan menempel di gelas, selain itu lipstick ini masih belum paraben free.

What I like about this product :
- Cheap
- Easy to find
- Smooth application
- Long lasting
- Not drying

What I don't like about this product :
- Not kissproof
- Not transferproof
- Not paraben free

Overal : 4/5
Repurchase? Kalau ada shade baru ^^.

Aku merekomendasikan Pixy Matte in Love ini kepada yang mencari lipstick matte bagus dengan budget di bawah 50 ribu, bagi anak sekolah dan kuliah yang mencari lipstick dengan warna-warna pink atau nude (meskipun ada shade merahnya 1-2), dan juga bagi pemula makeup yang masih ingin belajar. Aku sendiri akan repurchase kalau misal  ada shade baru, sementara ini shade yang aku punya sudah cukup :).

Thanks for sticking up with my review, like, share, or comment below so I'll know what you think! See you~





Saturday, February 3, 2018

(REVIEW) Viva Queen Perfect Shine Lip Color

Haiiii semuaaa!!

Kembali lagi dengan aku di sini, tak terasa sudah berganti bulan dan sekarang bulan Februari. Aku sendiri sekarang sebenarnya sedang sibuk KKN, tapi menyempatkan diri untuk update blog tercinta ini XD.

Kali ini, aku akan mereview tentang lipstick dari Viva yang oke punya, yaitu Viva Queen Perfect Shine Lip Color. Tanpa basa-basi lagi yuk baca terus review dariku ini!.


Aku baru mengetahui produk ini saat berkunjung ke salah satu toko kosmetik di daerahku buat lihat-lihat ginchu, saat pertama ditawari sama BA nya aku kurang tertarik karena aku ngga suka dengan tipe lipstick glossy. Tetapi setelah aku lihat-lihat warnanya kok menarik, serta seri ini adalah saudara dari seri Viva Perfect Matte yang mana kualitasnya baguuus ,akhirnya aku ambil 3 shade dari 10 warna.



Pertama aku akan bahas boxnya, boxnya berwarna dan berdesain sama dengan yang seri matte. Tapi berbeda dengan seri Matte yang boxnya doff, box dari seri Perfect Shine ini bersifat glossy, mungkin karena tipe lipsticknya yang bersifat glossy jadi menyesuaikan. 



Di bagian bawah box terdapat keterangan shadenya, aku memilih Shade 202 Sanguine Brown, 204 Stiletto, dan 209 Mahogany. Sedangkan di bagian samping terdapat komposisi, barcode, netto, dan keterangan brand serta pabrik. Aku sendiri kurang suka dengan desain dan warna backgroundnya, karena terlalu.... norak sih menurutku, kurang bagus kalau untuk jaman now.



Untuk desain dari lipsticknya sendiri berbentuk panjang dan agak ramping menggunakan warna hitam dan gold sebagai tulisannya. Menurutku warna temanya mirip dengan lipstick Purbasari matte. Di bagian bawah tube terdapat keterangan shade sama seperti di box.

Sekarang waktunya swatch! Berikut adalah swatch di lenganku :

Indoor

Outdoor
Saat pertama aku swipe aku impressed banget karena smooth bangettttt, ngga ada tugging ataupun patchy saat dioles,wangi dari lipstick ini khas, berbeda dengan merk lain yang sekarang berlomba memakai wangi kue atau coklat, Viva Queen Perfect Shine ini memakai  wangi segar seperti buah-buahan dicampur dengan floral, agak menyengat tapi ngga mengganggu.

Sekarang saatnya swatch di bibirku :

202 Sanguine Brown

Shade awal yang aku coba adalah 202 Sanguine Brown, warnanya adalah cokelat dengan hint oranye, warnanya cocok untuk daily maupun untuk smokey eyes karena oranye nya ngga terlalu ngejreng, jadi lebih dominan cokelatnya.

204 Stiletto

Entah mengapa di foto kok terlihat seperti pink muda, padahal realnya pink agak neon loh! 204 Stiletto ini berwarna pink tua dengan sedikit sentuhan neon. Awalan sih agak takut gak cocok di aku tapi pas aku coba ternyata shade ini membuat wajahku lebih cerah, warna ini jadi favoritku diantara yang lain.
209 Mahogany
Shade yang terakhir dan yang paling tua adalah 209 Mahogany, shadenya red brown, tetapi lebih dominan merahnya sedangkan cokelatnya sedikiiitt, jadi kalau aku pakai cuma terlihat seperti merah tua. Aku prefer pakai shade ini kalau ada acara karena warnana yang terlalu tua dipakai sehari-hari.

Ketahanan lipstick ini lumayan loh daripada rekan-rekan lipstick glossy lainnya. Aku pakai 3-4 jam tanpa makan warnanya masih awet, bedanya cuma finishnya bukan glossy lagi tapi jadi satin. Jika dipakai makan lipstick ini meninggalkan bekas di gelas, tisu, maupun sedotan jadi ngga transferproof maupun waterproof. Tapi untuk shade 204 dan 209 bila sehabis makan masih meninggalkan stain pink atau merah. Hebatnya meskipun glossy, lipstick ini tidak membuat bibirku terasa berat saat dipakai, ringan banget malah, pokoknya Viva Queen Perfect Shine Lip Color ini mendobrak semua stigmaku tentang lipstick glossy. Selain itu harganya murah sama dengan seri mattenya, aku membeli seharga 27 ribu rupiah di toko kosmetik.

What I like about this product :
- Cheap 
- Easy to find
- Smooth application
- Long lasting (for glossy lipstick)
- Lightweight 
- Good scent

What I don't like about this product :
- Cheap design

Overal : 4,5/5
Repurchase? Ya, kalau ada shade baru yang menarik

Aku merekomendasikan Viva Queen Perfect Shine Lip Color ini kepada para pecinta gincu yang bibirnya terlalu kering untuk pakai lipstick matte, atau untuk para pecinta matte yang lelah pakai finish matte dan ingin 'beristirahat' dengan finish lain, atau juga bagi yang masih pemula dalam makeup dan ingin mencari lipstick murah dibawah 50 ribu. Pokoknya aku merekomen bagi semuanya!!! Sukaaaa banget sama Viva Queen Perfect Shine Lip Color ini, meskipun lipstick ini bukan holy grailku tapi aku akuin kalau ini top banget.

Thanks for sticking up with my review, like, comment, or share below so I'll know what you think! See you~

Thursday, January 18, 2018

(REVIEW) 3CE Velvet Lip Cream & Lip Pencil in shade Heart

HALOOO SEMUUAAA...

Balik lagi dengan aku di sini, nah kali ini aku mau mereview tentang produk bagi pecinta ombre lips ala Korea. Sebenarnya produk ini sudah keluar dari awal taun lalu tapi baru ditulis sekarang karena numpuk reviewnya :(.

Yah, daripada ngga di publish, yuk baca terus reviewku tentang 3CE Velvet Lip Cream & Pencil.



3CE Velvet Lip Cream & Pencil ini merupakan salah satu dari seri Studio 3CE, aku sendiri ga tau maksudnya Studio series itu apa, kalau dari koleksi dan juga logonya sih seperti Etude Wonderfun Park, yang mengusung tema karnaval, jadi warna-warnanya fun cuma masih dengan khasnya 3CE, shade yang lebih dewasa atau "nude" daripada brand Korea lain. Seri Velvet Lip Cream & Lip Pencil ini sepaket, dan temanya lip ombre, jadi lip pencil dan lip creamnya memiliki shade tua dan shade muda, jadi menurutku sih best deal banget dapet dua, harganya di web resminya adalah $21, aku membeli di Shopee RP. 182.000.



Packaging dari 3CE Velvet Lip Cream & Lip Pencil ini lucu banget, dengan background warna pink girly dan juga logo 3CE Studio yang menggemaskan. Boxnya tidak terlalu besar, aku sampai agak heran ini lip pencil dan lip creamnya sekecil apa.




Di bagian samping dan belakang box terdapat keterangan dalam tulisan hangul, aku sendiri tidak tau artinya hehe, dan tidak lupa ada stiker hologram 3CE yang menandakan itu produk ori.



Konsep 3CE Velvet Lip Cream & Lip Pencil ini dijadikan satu, jadi lip cream dan lip pencil digabung menjadi ukuran satu stik seperti lipstick, dengan satu sisi lip cream dan sisi lainnya lip pencil. Aku pertama merasa kalau ukuran stiknya lebih gede, tapi pas aku lihat kok kecil ya? Hmm, aku jadi takut kalau isinya sedikit.




Pertama aku bahas Lip pencilnya, lip pencil 3CE Velvet Lip Cream & Lip Pencil ini kecil ukurannya, tapi tidak seperti Kylie, lip pencil ini tinggal putar jadi ngga usah diserut. Saat aku swatch smooth banget, tidak patchy dan mudah diaplikasikan, aku suka banget sama lip pencilnya.



Selanjutnya adalah sisi Lip Cream, saat aku lihat aplikatornya gede dan panjang, serta wand/gagang dari lip cream ini mayan panjang dan seluruhnya tertutupi oleh lip cream, jadi kalau ingin tau seberapa isi dari lip creamnya yah sekitar panjang dari aplikator dan wandnya, lumayan banyak menurutku, cuma hebatnya ga ada lip cream yang tumpah saat aku miringkan wadahnya, model 3CE nya malah nge swatch dengan wadah yang menghadap kebawah, dan ga ada tanda tumpah sama sekali!

Lip creamnya menurutku creamy dan pigmented, cukup enak buat diratakan. Berikut ini adalah swatch lip pencil dan lip cream di lenganku :


indoor

outdoor
Diantara 6 shade yang ada, aku memilih shade Heart, yaitu shade yang agak tua dan kalem. Untuk lip pencil shadenya warna merah tua, sedangkan untuk lip creamnya berwarna pink nude. Aku penasaran banget dengan hasil ombrenya. Berikut ini adalah hasil swatch di model dan di bibirku :



Di model, courtesy google
my swatch
Kelihatan ngga ombrenya? Ngga begitu sih menurutku, dan harus aku akuin susah banget buat ngeratainnya supaya bisa seperti di foto, kebanyakan hasilnya fail dan kelihatan merah tuanya aja. 3CE ini yang lip pencil dijadikan tengahnya sedangkan yang lip cream untuk pinggiran bibir, jadi susah banget bikin ombrenya. Berikut ini lip pencilnya aku gunakan di pinggiran bibir dan lip cream di bagian tengah (dibalik gitu) :



Jelek ya? Iya karena shadenya berbeda jauh XD. Berbeda dengan model, warna lip creamnya bukan pink tapi lebih ke arah peachy, jadinya kelihatan ga pantes di kulitku yang sawo mateng. Plusnya adalah, aku tidak mencium bau apapun dari produk ini, lalu lip cream maupun lip pencilnya tidak membuat bibir kering. 

Minusnya adalah, mudah geser dan tidak transfer proof sehingga kalau dibuat makan akan langsung bubar jalan, mungkin karena finishnya velvet. Aku juga ngerasa lip creamnya thick banget, membuat bibirku terasa pake lipstick. 


Me using 3CE Velvet Lip Cream & Lip Pencil w/ full makeup
Selain itu hal yang kurang aku suka adalah sama seperti lip pencil Kylie, lip pencil 3CE ini saking butterynya jadi mudah abis, padahal cuma aku pakai 2-3 kali untuk swatch tapi sudah terlihat seperti berkali-kali pakai.

What I like about this product : 
- Cute design
- Not scented
- Smooth application
- Pigmented

What I don't like about this product : 
- Hard to see the ombre
- Not transfer proof
- Not long lasting
- Thick consistency
- Expensive
- Hard to find in Indonesia

Overal : 2,5/5
Repurchase? No.

Ga ada yang special dari  3CE Velvet Lip Cream & Lip Pencil, mungkin produk ini cocok bagi yang ingin ombre lips cukup dengan satu produk. Tapi kalau aku personally mending pakai lipstik nude untuk base dan lipstik bold di bagian tengah, jadi ngga usah repot beli produk khusus ombre lips, cukup dengan koleksi lipstik yang sudah ada saja. Jadi mungkin produk ini lebih cocok bagi para pecinta 3CE yang ingin melengkapi koleksi makeup linenya.

Thanks for sticking up with my review, like, share, or comment below so I'll know what you think! See you~

Sunday, January 7, 2018

(Review) Imperial Leather Body Perfume Collection All Collection

Haiiii semuaa!

Kembali lagi dengan aku di tahun 2018 ini, tak terasa blogku sudah 2 tahun loh! Kali ini aku akan membahas rangkaian koleksi parfum dari Imperial Leather, yaitu Imperial Leather Body Perfume Collection.



Imperial Leather merupakan brand di bawah naungan Cussons, aku sendiri dulu selalu mengira baik Imperial Leather maupun Cussons hanya mengeluarkan produk perawatan bayi, tapi ternyata juga mengeluarkan line orang dewasa, khususnya wanita.




Klaim Imperial Leather Body Perfume Collection yang aku tahu dari box adalah :

  • Imperial Leathe Body Perfume adalah parfum mewah berkualitas, tersedia dalam 6 varian wangi feminime yang dikembangkan oleh master perfumes, terinspirasi dari berbagai parfum favorit dari seluruh dunia.
  • Kandungan parfum 3 kali lebih banyak dengan wangi yang tahan lama
  • Tidak mengandung gas dan dapat digunakan hingg 800x semprot
  • Kemasan kaleng yang kuat dan tidak mudah pecah, cocok untuk dibawa kemana saja


Now, aku gatau banyak mengenai parfum karena aku sendiri bukan pecinta parfum banget ya, dan gatau kalau klaim dikembangkan oleh master perfumes dan terinspirasi oleh berbagai parfum kelas dunia itu benar, tapi aku akan mereview tentang kualitas parfumnya.




Pertama aku akan bahas packagingnya, packaging dusnya berwarna sesuai dengan varian, logo Imperial Leather di bagian depan dengan keterangan varian dan klaim awet sampai dengan 800 semprotan. Kalau dijejerin kelihatan masing-masing memiliki ciri khas sendiri dan kelihatan lucu banget. 



Di bagian belakang dus terdapat keterangan lebih lanjut seperti petunjuk penggunaan,  komposisi, warning, barcode, keterangan brand, maupun customer care. 


Imperial Leather Body Perfume Collection memiliki wadah berbentuk kaleng dengan model spray, karena modelnya ini jadi parfum ini highly flammable alias mudah terbakar. Teapi karena ini juga produk ini tidak mudah pecah dan dapat dibawa traveling. Imperial Leather Body Perfume Collection ini memiliki isi yang lumayan, sekitar 120ml. Dapat ditemukan di Hypermart, Alfamart, Lotte mart, Carrefour, dan berbagai swalayan lainnya.



Bagian belakang dari can parfum ini memiliki keterangan yang sama dengan dus, untuk membuktikan klaim bahwa kandungan parfum lebih banyak 3x lipat dan wanginya tahan lama mari melihat komposisinya :

Alcohol denat. (86% w/w), parfum, aqua, prophylene glycol, Limonene, Benzyl  Salicylate, Linalool, Hydroxyctronellal.

Ternyata gak banyak campurannya loh, kandungan parfumnya juga di deretan lima teratas, alias merupakan konsentrat utama dari produk, bisa dibilang klaim bahwa kandungan parfumnya lebih banyak dari merk lain memang benar, karena kebanyakan parfum yang dijual bebas masih menggunakan berbagai macam campuran dan kandungan parfumnya sedikit sehingga gampang hilang wanginya.

Berikut ini adalah macam-macam  varian Imperial Leather Body Perfume dan reviewku :

1. Fresh : Apple & Rose 


Aku sukaaa banget sama wanginya, menurutku wangi applenya kurang dominan, tapi masih terasa, membuat wanginya segar dan tidak membosankan. Aku sendiri paling suka memakai parfum ini saat kuliah atau beraktifitas sehari-hari karena wanginya bikin semangat tapi masih terkesan feminin.

2. Irresistible : Lemon & Musk



Untuk wangi yang ini, menurutku lebih 'cowok' daripada yang varian fresh, bau lemonnya mirip dengan pewangi mobil, aku sendiri ga tahan dengan parfum lemonnya mobil, jadi ini merupakan varian yang paling jarang aku pakai, and my least favorite.

3. Enchanting : Freesia & Jasmine


Varian ini lebih mengedepankan sisi feminin dan manis, agak mirip dengan wangi parfum Pucelle Bubblegum yang sekarang sudah discontinued, wanginya girly. Tapi sayang aku ngga begitu suka dengan wangi model gini jadi jarang aku pakai, tapi buat yang suka banget dengan wangi floral manis tapi ngga terlalu berat pasti akan suka.

4. Exotic : Rose & Tea


Diantara yang lainnya, varian ini paling self explanatory, Rose & Tea. Aku sendiri telah mengenal wangi macam ini sejak pakai produk At;fox, dan aku ngefans banget dengan wangi bunga dicampur dengan tea. Menurutku wanginya paling relaxing diantara varian lain.

5. Eternal : Citrus & Amber



Pertama aku mengira kalau wangi varian ini akan lebih ceria daripada yang Irresistible karena kandungan citrusnya, ternyata wanginya lebih musky dan spicy, tetapi sama seperti Irresistible, wanginya agak 'cowok'. Aku suka wangi seperti ini tapi jarang aku gunakan untuk sehari-hari karena beberapa orang di lingkunganku menganggap wangi gini adalah wanginya "om-om," lol.


6. Alluring : Blossom & Patchouli



Wangi yang ini menurutku sesuai dengan namanya, yaitu alluring. Aku pertama mengira kalau ini wanginya gak aku banget, karena terlalu intens dan dewasa. Tapi akhirnya aku pakai ini juga, dan wanginya enak banget. Menurutku wangi ini bukanlah my cup of tea, tapi memiliki keunikan tersendiri yang membuat varian ini menjadi yang paling sering aku gunakan.

Diantara 6 varian ini, yang paling favorit adalah Alluring, disusul dengan Exotic, Eternal, Fresh, Enchanting, dan yang terakhir Irresistible.

Aku memakai parfum ini untuk kuliah biasanya jam 8 dan saat pulang jam 12 wanginya masih kuat loh! Untuk pemakaian 7-8 jam yang di kulit (pergelangan tangan dan leher) sudah hilang, tapi yang di pakaian wanginya masih kuat, bahkan sampe malem masih wangi! Aku amazed banget sama ketahanan parfum Imperial Leather Body Perfume, bahkan saking kuatnya, disemprot dikit aja wanginya udah sampai kemana-mana, jadi aku sarankan kalau pakai jangan terlalu banyak, terutama dengan wangi-wangi kuat seperti Alluring dan Eternal.

Overal : 5/5

Kesimpulannya aku sukaaaa sekali dengan Imperial Leather Body Perfume ini, untuk klaim isinya bisa sampai 800 semprotan sih belum nyobain ya, tapi yang pasti pakai sedikit aja udah wangi banget, jadi bakalan awet pastinya.  Aku menyarankan parfum ini bagi yang gak suka semprat semprot saat di luar, atau yang ingin travelling dan mencari parfum dengan bodi yang kokoh. Wanginya juga ngga mainstream dan variannya lumayan bisa mengerti berbagai macam selera orang dalam wewangian.

Aku berterima kasih kepada Imperial Leather, Cussons, dan juga Red Tree Indonesia telah memberikanku kesempatan untuk mencoba koleksi parfum yang amazing ini. 
Ceki-ceki sosmednya Imperial Leather : 

FB : https://www.facebook.com/ImperialLeatherIndonesia/

Harga Imperial Leather Body Perfume ini sekitar 50 ribu rupiah, tapi sekarang Alfamart sedang mengadakan promosi loh, kamu bisa dapetin Special Promo Imperial Leather Body Perfume Alluring 120ml atau Imperial Leather Body Perfume Enchanting 120ml dengan harga 26.900 ribu. Promo ini berlaku selama Januari 2018 dan tersedia di @alfamart ! Lebih jelasnya silahkan klik di link @alfamart atau sosmed Imperial Leather ya.

Thanks for sticking up with my review, comment, like, or share below so I'll know what you think! See you~